Mengapa Pohon Natal Menurut Tradisi Harus Dipasang Sampai 6 Januari

Properti dan Solusi

Mengapa Pohon Natal Menurut Tradisi Harus Dipasang Sampai 6 Januari?

Ada dua jenis orang dalam hal dekorasi Natal: mereka yang membongkar pohon Natal pada tanggal 26 Desember, dan mereka yang membiarkannya terus terpasang meskipun tahun dan bulan telah berganti. Jika Anda sedang mencari alasan untuk mempertahankan pohon dan dekorasi Natal lebih lama, ini penjelasan yang dibutuhkan seperti dirangkum dari realsimple.com (21/12/2020).

Menurut tradisi, pohon Natal harus tetap terpasang hingga 6 Januari. Kenapa? Membongkar pohon Natal memang biasanya kurang menyenangkan daripada ketika memasangnya. Namun, ada alasan lebih bagus mengapa Anda perlu menunggu untuk kembali menyimpan pohon Natal dan dekorasinya di gudang.

Mengapa Pohon Natal Menurut Tradisi Harus Dipasang Sampai 6 Januari

Anda mungkin sudah familiar dengan lagu tentang 12 hari Natal, tetapi mungkin tidak tahu bahwa 12 hari tidak benar-benar dimulai hingga Hari Natal. Artinya, ada hampir dua minggu penuh perayaan yang harus dilakukan setelah Sinterklas tiba. Menurut tradisi Kristiani, 6 Januari menandai hari ketiga raja sebenarnya tiba di Betlehem dan menandakan akhir dari perayaan Natal.

Hari ini disebut The Feast of Epiphany, The Twelfth Night, atau Three Kings Day, dan di beberapa bagian dunia, ini menandakan perayaan yang sama besarnya dengan yang terjadi pada Hari Natal.

[Baca Juga: Gereja Kristus Raja, Surabaya Pasang Masker Sebagai Hiasan Pohon Natal]

Perayaan Epifani atau Teofani tersebut juga dinamakan Hari Raya Penampakan Tuhan di Indonesia. Ini merupakan sebuah hari raya keagamaan dalam sejumlah Kristen untuk merayakan wahyu Allah sebagai manusia yaitu Yesus Kristus atau manifestasi Yesus di dunia dalam bentuk kelahiran-Nya.

Sudah sejak abad kedua Epifania dirayakan pada tanggal 6 Januari, yang dikaitkan dengan kenangan pembaptisan Yesus di Sungai Yordan. Terdapat tulisan dari abad keempat yang mencatat kekhususan perayaan ini sebagai perayaan Kedatangan Tuhan, yakni kelahiran-Nya sebagai manusia dalam inkarnasi yang utuh sempurna.

Mengapa Pohon Natal Menurut Tradisi Harus Dipasang Sampai 6 Januari

Di Antiokhia dan Mesir, pada masa hidup Santo Yohanes Krisostomus, pesta ini dirayakan sebagai hari kelahiran Yesus dan sekaligus hari pembaptisan-Nya. Ketika pesta ini menyebar ke Barat, Gereja Barat menerjemahkan pesta ini sebagai perayaan pewahyuan diri Yesus dalam perwujudan tiga raja dari Timur yang datang menuju Bethlehem untuk menyembah kanak-kanak Yesus yang baru lahir.

Alasan penempatan tanggal perayaan Epifania di Gereja Timur adalah sama seperti Natal dalam Gereja Barat, yaitu titik balik peredaran Matahari. Orang kafir di Mesir saat itu merayakannya 13 hari sesudah 25 Desember, sebab biasanya pada tanggal itu matahari di wilayah sana terlihat lebih benderang. Sehingga 6 Januari bagi umat Kristiani dirayakan sebagai Kelahiran Kristus, Sang Matahari Sejati.

Dan meskipun Anda akan menerima alasan apa pun untuk meninggalkan ornamen dan menyala lebih lama, menurut tradisi, sebenarnya tidak beruntung jika Anda membongkar pohon Natal sebelum tanggal ini.

Read More

Artikel Lainnya

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Kesehatan

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

22 January 2021, 18:09

Usai menjalani penetapan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Sanusi menuturkan jika kebijakan swab massal ASN semata-mata untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.

Wow! Mahasiswi UI Ini Selesaikan Program Doktor 2,5 Tahun.jpg

Pendidikan

Wow! Mahasiswi UI Ini Selesaikan Program Doktor 2,5 Tahun

22 January 2021, 17:12

Seorang mahasiswi UI berhasil meraih gelar doktornya hanya dalam kurun waktu 2,5 tahun saja dan disinyalir menjadi doktor termuda serta tercepat di universitas tersebut.

Korban Banjir Bisa Mengungsi di Kantor Kecamatan Kabupaten Bekasi

Berita Kawasan

Korban Banjir Bisa Mengungsi di Kantor Kecamatan Kabupaten Bekasi

22 January 2021, 17:09

Berbagai kantor kecamatan di daerah rawan banjir di Kabupaten Bekasi akan disiapkan jadi lokasi pengungsian warga korban banjir.

Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19.jpg

Kesehatan

Pemkot Surabaya Tambah Fasilitas Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19

22 January 2021, 14:04

Demi mempercepat proses vaksinasi COVID-19 di wilayahnya, Pemkot Surabaya menambah fasilitas kesehatan yang melayani penyuntikan vaksin Sinovac.


Comments


Please Login to leave a comment.