SERPONG_KESEHATAN_MENGENAL-BAHAYA-DAN-PENANGANAN-BRUXISM_GALIH_1100-px-X-600-px.jpg

Kesehatan

Mengenal Bahaya dan Penanganan Bruxism

Sebagian orang pasti pernah menggeremetakkan atau menekan gigi tanpa sadar, terutama saat tidur. Dalam istilah medis, kondisi tersebut disebut bruxism. Di mana kondisi yang tidak normal pada rongga mulut yang ditandai dengan gerakan-gerakan clinching (mengatupkan gigi pada rahang atas-bawah) dan branching (menggemeretek gigi).

Seperti dilansir dari ekahospital.com, laman resmi Rumah Sakit Eka Hospital BSD City pada Kamis (11/10/2018), bruxism merupakan kebiasaan yang dilakukan tanpa disadari dan biasanya dilakukan pada saat tidur. Umumnya, pada tidur akan terdengar suara gigi geligi beradu. Karena terjadi sangat kuat, maka hal tersebut akan menimbulkan masalah kesehatan gigi, bahkan menyebabkan komplikasi masalah oral lainnya.

#R#

Gejala Bruxism

Pasien mengidap kebiasaan bruxism ditandai dengan sering mengeluh pusing. Ketika bangun tidur pun akan selalu merasa lelah, sulit membuka mulut lebar karena rahang terasa kaku, dan dapat menyebabkan kelaian pada tulang dan rahang sendiri.

Khusus pada anak, kebiasaan ini akan menyebabkan masalah dalam maloklusi atau hubungan antara rahang atas dan bawah yang menyimpang dari bentuk normal. Hal itu dikarenakan pertumbuhan gigi posterior, yakni gigi pengunyah makanan yang tak sempurna dapat menyebabkan menurunnya pertumbuhan vertikal dari gigi pengunyah bagian atas.

#R#

Tak hanya itu, beberapa gejala juga timbul pada bagian rongga mulut. Di antaranya email gigi akan retak, gigi depan dan belakang lebih pendek, kerusakan jaringan pendukung gigi, dan terdapat kegoyangan pada gigi.

Penanganan Bruxism

Untuk penanganan dan perawatan kasus bruxism, pasien akan dibuatkan alat khusus dental guard atau night guard sesuai dengan susunan gigi gelili penderita. Alat ini akan digunakan pada saat tidur untuk mencegah kerusakan lebih lanjut sekaligus menghentikan penderita dari kebiasaan tersebut.

Alat tersebut dibuat dari ermoplasty yang memiliki struktur lapisan yang keras pada luar permukaan dataran kunyahnya sehingga dapat menekan tekanan yang berlebihan dari gigi, tetapi memiliki permukaan yang halus pada bagian sampingnya. Sehingga memberikan kenyamanan pada gusi dan gigi pada saat digunakan sewaktu tidur.

Nah, bagi Anda yang tanpa sadar kerap melakukan kebiasaan tersebut atau mengalami bruxism, segeralah konsultasi ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tak kita inginkan.

[Baca Juga: Ingin Gigi Terlihat Cantik? Ikuti Tips Berikut Ini]

[Baca Juga: Dokter Gigi RS Pondok Indah Favorit Anak-anak]

Read More

Artikel Lainnya

BJM 1.jpg

Berita Kawasan

Batu Jati Mas Tetap Buka untuk Ciblon Ramadhan dan Lebaran di Kota Batu

13 April 2021, 12:07

Ciblon sebagai budaya yang diserap dari penyujian jiwa dan raga agama Hindu ini dimediasi oleh umat Islam Kota Batu dalam penyambutan Ramadhan.

sholat-tarawih.jpg

Berita Kawasan

Salat Tarawih Perdana di Kota Medan Berlangsung Lancar dan Sesuai Prokes

13 April 2021, 11:49

Pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menyambut Ramadan dengan protokol kesehatan, seperti menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area masjid.

Slide3.JPG

Berita Kawasan

Salat Tarawih di Masjid Agung Jami’ Kota Malang Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

13 April 2021, 11:08

Tahun ini, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid, dengan berbagai aturan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan.

UTBK UNDIP 2021

Pendidikan

Hari Pertama UTBK UNDIP Tahun 2021 Berjalan Lancar

13 April 2021, 11:07

Ia mengatakan bahwa ini adalah kali kedua UNDIP melaksanakan UTBK di masa pandemi dan meyakinkan bahwa semua pihak melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin


Comments


Please Login to leave a comment.