Mengenal Kampoeng Kembang Goyang, Makanan Oleh-oleh Khas Betawi

Kuliner

Mengenal Kampoeng Kembang Goyang, Makanan Oleh-oleh Khas Betawi

Sebagai ibu kota negara, Jakarta menjadi sentral bisnis dan pusat pemerintahan. Hal ini berdampak dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Jakarta, baik untuk urusan bisnis, dinas, atau sekadar berwisata.

Sayangnya, di tengah banyaknya pengunjung baik dari luar daerah maupun mancanegara, justru tak banyak tempat yang menyajikan oleh-oleh khas makanan tradisional Betawi. Makanan tradisional khas Betawi justru sulit ditemui. Kalaupun ada, biasanya hanya pada acara perayaan atau acara tertentu.

Mengenal Kampoeng Kembang Goyang, Makanan Oleh-oleh Khas Betawi

Berangkat dari potret masalah tersebut, sekelompok warga yang bertempat tinggal di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan mendirikan Kelompok Usaha Bersama (Kube) untuk menjual produk makanan camilan khas Betawi. Di bawah binaan Dinas Sosial DKI Jakarta, warga RT10/02 mendirikan Kampoeng Kembang Goyang. Sebagaimana namanya, warga di daerah tersebut memproduksi Kembang Goyang yang merupakan makanan khas Betawi.

[Baca Juga: Melihat Antusiasme Warga Jakarta di Acara Naturale Market]

“Tujuannya karena dulu makanan Jakarta ini sudah langka. Kebetulan saya asli orang Jakarta. Kita ingin makanan khas Betawi 'dibumikan' tidak hanya ada pas hari raya saja. Setiap hari orang kalau ingin makan Kembang Goyang bisa datang ke Kampoeng Kembang Goyang,” kata Sri Mulyati, Ketua Kube untuk Kampoeng Kembang Goyang, saat ditemui PingPoint.co.id di acara Naturale Market, Jakarta Pusat (23/2/2020).

Bisnis Kampoeng Kembang Goyang sendiri ini sudah ada sejak tahun 2011. Selain kembang goyang, mereka turut memproduksi aneka makanan khas Betawi lainnya seperti akar kelapa dan rempeyek. Selama ini, pemasarannya pun dilakukan secara daring, jaringan pertemanan, dan melalui acara bazar. Rata-rata dalam sehari mereka mampu memproduksi 100 bungkus.

Mengenal Kampoeng Kembang Goyang, Makanan Oleh-oleh Khas Betawi

Adapun pemesanan paling banyak biasanya terjadi pada momen hari raya yakni bisa mencapai 5.000 bungkus dalam satu bulan. Pembelinya pun tak hanya warga sekitar saja. Ada pula pembeli dari luar daerah.

Kampoeng Kembang Goyang pun terus melakukan inovasi dalam mengembangkan bisnis mereka. Dari sisi varian produk misalnya, mereka tak hanya memproduksi kembang goyang yang manis. Ada pula kembang goyang yang dicampur dengan kacang hijau, kacang tanah dan coklat.

[Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Gelar Bazar Ramah Lingkungan]

Lalu dari sisi kemasan, mereka memproduksi dalam bentuk kemasan kardus. Tujuannya agar dapat lebih menarik untuk dijadikan buah tangan khas kota Jakarta.

Dia pun berharap agar ke depannya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka sentral oleh-oleh yang mana para pelaku UMKM dapat berpartisipasi di dalamnya. “Makanan khas Jakarta banyak. Harapannya kita terus melestarikannya. Kalau bisa membuat outlet khusus oleh-oleh kota Jakarta. Apalagi kota ini pusat bisnis,” tutup Sri Mulyati.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang JFW 2023, Ini 8 Desainer yang Karyanya Tembus Panggung Internasiona l.jpg

Kecantikan dan Fashion

Jelang JFW 2023, Ini 8 Desainer yang Karyanya Tembus Panggung Internasional

07 October 2022, 14:07

Setidaknya ada delapan desainer yang rencananya hadir di JFW 2023 dengan karya yang sudah digunakan para selebriti internasional.

Resmi Dijual 7 Oktober 2022, Ini Harga Infinix Zero Ultra dan Zero 2 0.jpg

Bisnis

Resmi Dijual 7 Oktober 2022, Ini Harga Infinix Zero Ultra dan Zero 20

07 October 2022, 10:03

Pekan ini secara resmi Infinix Indonesia memboyong produk flagship-nya ke Indonesia dengan harga mulai dari Rp3 jutaan.

Konser Justin Bieber Diundur Hingga Tahun 2023, Ini Cara Refund-nya.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Justin Bieber Diundur Hingga Tahun 2023, Ini Cara Refund-nya

07 October 2022, 07:35

Pihak promotor akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi bahwa konser Justin Bieber pada tahun ini akan diundur sampai tahun 2023 dengan penonton diperbolehkan untuk mengajukan refund.

Pelajar Ikut Beraksi di Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta.jpg

Pendidikan

Pelajar Ikut Beraksi di Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta

06 October 2022, 18:54

Dari mulai pelajar SMP hingga dalang cilik, generasi muda Jogja terlihat turun ke jalan untuk merayakan HUT ke-266 Kota Yogyakarta pada pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.