Mengenal Lebih Dekat Puteri Indonesia Riau 2019

Kecantikan dan Fashion

Mengenal Lebih Dekat Puteri Indonesia Riau 2019

Finalis Puteri Indonesia 2019 asal Riau Sabrina Anggraini ternyata sosok yang terbilang tomboy sebelum mengikuti ajang bergengsi nasional tersebut. Hal itu dikatakan Sabrina saat dia menjadi panelist dalam diskusi pada acara Rentique X Eureka Fashion Trunk Show tanggal 26 April 2019.

Sabrina mengaku, saat masih kuliah di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dia menjadi anak kos yang dituntut untuk hemat sehingga dia seringkali tampil dengan apa adanya. “Aku apa adanya banget sebenernya pas masih kuliah. Aku tuh lebih gayanya tomboy dan cuek. Jadi waktu itu aku ke kampus ya pake aja apa yang ada di lemari,” ujarnya.

Mengenal Lebih Dekat Puteri Indonesia Riau 2019

Seiringnya waktu saat masih tinggal di Jogja, dia mengatakan seringkali bepergian ke gunung, pantai yang ada di sana. Dengan hobi travelling-nya itu, sehingga dia semakin mengeksplor tentang fashion. “Karena misalnya aku ke tempat apa nih, oh kayaknya seru nih kalau aku pake semacam syal di atas kepala, atau yang ada motif-motif khas daerah,” tuturnya.

[Baca Juga: Mengintip Kostum Daerah Finalis Puteri Indonesia 2019]

Dia juga sering memperhatikan style fashion dari setiap orang yang dia temui selama travelling, seperti saat dia mengikuti suatu kompetisi di Inggris. Sehingga dia terinspirasi untuk semakin mengeksplorasi gaya fashion. Terlebih, setelah dia mengikuti ajang Puteri Indonesia 2019. Dia mengaku jadi lebih memperhatikan gaya berpakaiannya yang membuatnya nyaman sehingga tampil cantik dan percaya diri.

Dalam sesi interview tim PingPoint.co.id (26/4/2019) bersama Sabrina usai acara Trunk Show, dia mengatakan, saat mengikuti ajang Puteri Indonesia 2019 dia mewakili Riau karena ibunya berasal dari Siak, Riau. Dia juga sempat tinggal di Pekanbaru saat masih kecil.

[Baca Juga: Rentique, Aplikasi Rental Busana dengan Harga Terjangkau]

“Sebenarnya Yayasan Puteri Indonesia sendiri punya tiga syarat untuk bisa ikut mewakili suatu daerah. Pertama, sesuai domisili, lalu punya keturunan dari asal daerah itu, serta pernah kuliah atau kerja di daerah itu,” jelasnya.

Wanita cantik berusia 23 tahun ini pun bercerita, alasan dia mengikuti pemilihan Puteri Indonesia 2019. Dia terinspirasi dari salah satunya, Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri. Awalnya mengikuti ajang tersebut, dia mencoba memberanikan diri.

[Baca Juga: #DressTheWayYouAre Ajak Perempuan Indonesia Tampil Percaya Diri]

“Sampai akhirnya bisa ikut, memang karena modal nekat untuk audisi. Tapi, sebelum audisi itu aku sempet ikut Artika Wulandari Beauty Camp buat lebih mengerti lagi tentang beauty fashion. Karena aku sebenernya backgroundnya lebih ke akademik dan travelling,” katanya.

Dia bersyukur bisa lolos dan mendapat predikat Puteri Indonesia Riau 2019. Selama satu tahun menjabat sebagai Puteri Indonesia Riau 2019, dia memiliki tugas yang harus dijalankan dari Yayasan Puteri Indonesia. Selain itu, dia juga mengerjakan design aplikasi karena dia memiliki latar belakang pendidikan Teknologi Informatika, dan tetap menjadi travel blogger.

Read More

Artikel Lainnya

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dapat Membantu Melawan COVID-19

Kesehatan

Penelitian Menemukan Kaitan Imunitas DBD dalam Melawan COVID-19

22 September 2020, 17:03

Penelitian ini membandingkan distribusi geografis kasus virus corona dengan penyebaran demam berdarah pada 2019 dan 2020.

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

Berita Kawasan

DKI Jakarta Perlu Penambahan Lahan Pemakaman Khusus COVID-19

22 September 2020, 16:20

Saat ini, terdapat dua TPU khusus COVID-19: Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur. Jika tak ada penambahan lahan, dikhawatirkan lahan itu akan habis.

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

Pendidikan

Pemkot Bogor Luncurkan Pedoman PJJ dan WiFi Publik Gratis di 797 RW

22 September 2020, 14:15

Ada sejumlah persoalan dalam penerapan PJJ, seperti persoalan akses wifi yang tidak merata, kemampuan untuk membeli kuota internet dan materi pembelajaran.

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

Berita Kawasan

Dengan 620 Pompa, DKI Jakarta Siaga 24 Jam Hadapi Banjir

22 September 2020, 13:17

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan mayoritas pompa mobile dan pompa stasioner di Jakarta dalam kondisi prima menghadapi musim hujan.


Comments


Please Login to leave a comment.