Mengenal Marbling Art dari Kareng Heng, Seniman Asal Singapura

Pendidikan

Mengenal Marbling Art dari Karen Heng, Seniman Asal Singapura

Tahukah Anda tentang salah satu teknik seni yang biasa disebut marbling art? Seni yang satu ini merupakan metode mendesain sebuah gambar dengan media air yang biasanya menghasilkan pola yang mirip dengan batu marmer. Pola tersebut dihasilkan dari warna yang mengapung diatas air biasa atau air yang lebih kental konsistensinya, kemudian gambar tersebut dipindahkan ke media lain seperti kertas atau kain.

Teknik kesenian ini cenderung mudah diikuti dan diaplikasikan. PingPoint.co.id pertama kali melihat dan mencoba secara langsung teknik marbling art saat PingPoint.co.id menemui Artis Marbling Art Karen Heng asal Singapura di Plaza Senayan, Jakarta Selatan (6/11/2019).

Mengenal Marbling Art dari Kareng Heng, Seniman Asal Singapura

Saat Karen mempraktikan marbling art beberapa saat lalu, ia menggunakan bubuk agar-agar sebagai media menggambar marbling. Untuk pewarnaannya sendiri menggunakan cat air yang lebih mudah melekat.

[Baca Juga: 5 Jenis Batu Marmer untuk Interior atau Eksterior Ruangan]

Menurut Karen, marbling art memiliki tiga jenis teknik, yaitu Turkish, Japanese, dan Europian. Sesuai daerah asalnya, ketiga teknik ini memiliki perbedaan dan keunikannya masing-masing. Jika teknik asal Turki cenderung memiliki objek yang jelas, misalnya tanaman, hewan, dan lain sebagainya. Kemudian teknik asal Jepang coraknya abstrak, namun yang membedakan adalah proses pembuatannya, yaitu dengan membuat lingkaran dengan mencelupkan warna ke media air sebanyak 30-50 kali, kemudian ditiup hingga membuat corak.

Mengenal Marbling Art dari Kareng Heng, Seniman Asal Singapura

Sedangkan, motif Europian juga memiliki corak abstrak dan teknik membuatnya cenderung bebas tak ada aturan yang berarti. Namun biasanya corak asal Eropa yang paling terkenal ada zig zag. Menurut Karen, teknik Europian ini paling mudah di antara semua teknik yang ada, karena semua orang bisa melakukannya tanpa memerlukan waktu belajar yang lama.

[Baca Juga: Pasar Seni Ancol, Pasar Seni Terbesar di Dunia]

Teknik ini telah dipelajari Karen selama kurang lebih dua tahun. Kini dirinya, memiliki studio seni di negara asalnya untuk memperlihatkan dan mengajarkan marbling art ke masyarakat luas. “Marbling art ini salah satu kesenian yang tidak sulit dilakukan, jadi bukan hanya orang tertentu saja yang bisa melakukan marbling art. Semua orang bisa mencobanya,” ujar Karen.

Karen melanjutkan, marbling art juga bisa menenangkan dan jadi salah satu cara relaksasi diri. Selain itu, lewat hasil karya marbling art dan pemilihan warna, Anda bisa mengetahui karakter dan mood seseorang.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.