Mengenal Mutiara Alam Dan Mutiara Budidaya

Bisnis

Mengenal Mutiara Alam dan Mutiara Budidaya

Kerang adalah binatang laut yang menakjubkan, karena dari dalam tubuhnya menghasilkan butiran mutiara yang bernilai jual. Sampai saat ini, mutiara tidak mudah untuk mendapatkannya serta memerlukan waktu yang lama dalam pembentukannya, sehingga para nelayan harus bekerja keras dan membuat budidaya mutiara agar tidak terancam punah walaupun berkembang biak tidak secara alami.

Mengenal Mutiara Alam Dan Mutiara Budidaya

Mutiara merupakan hasil biomineralisasi pada kerang yang termasuk golongan molusca terhadap masuknya benda asing dan membuat iritasi pada tubuhnya. Dari alam benda asing ini seperti, pasir, batu, serpihan karang, dan lainnya. Seluruh jenis kerang sebenarnya menghasilkan mutiara, namun tak semua kilaunya indah. Hanya beberapa kerang yang dapat menghasilkan mutiara dengan kilau nan indah, maka jenis kerang terpilihlah pada umumnya dibudidayakan.

[Baca Juga: Kilauan Untung Dari Bisnis Mutiara]

Mutiara alam memang terbentuk secara alami dimana tiba-tiba kemasukan benda asing. Sedangkan mutiara budidaya, lebih kepada bantuan manusia yang sengaja memasukan benda asing ke dalam kerang yang bisa menginduksi pembentukan mutiara agar dapat terjadi proses pelapisan nacre. Nacre inilah yang membentuk lapisan tipis dan lama-kelamaan akan menciptakan sampul warna-warni mutiara. Mirip dengan proses terciptanya mutiara alami, bedanya hanya terletak pada pancingan yang memang disengaja. Hingga saat ini kebanyakan mutiara merupakan hasil budidaya.

Mengenal Mutiara Alam Dan Mutiara Budidaya

Melansir dari beberapa laman, berikut langkah-langkah budidaya kerang mutiara, antara lain :

  1. Pilih indukan berkualitas. Baik itu yang berasal dari alam maupun pembenihan, indukan berkualitas adalah harga mati. Indukan yang diambil dari alam biasanya akan melakukan proses aklimatisasi. Proses ini disebut pula dengan adaptasi. Hal tersebut penting dilakukan, mengingat habitat asli kerang mutiara di laut yang lebih dalam. Maka penyesuaian pun perlu dilakukan.
  2. Proses penanaman indukan kerang. Biasanya, spesies indukan kerang berasal dari dua kerang yang berbeda.
  3. Proses reproduksi kerang mutiara. Saat proses reproduksi berlangsung, kerang-kerang tersebut akan mengeluarkan lendir. Bayi-bayi kerang akan lahir di hatchery atau tempat penetasan. Selanjutnya, kerang tersebut dapat Anda kembangbiakkan pada tangki peternakan mutiara. Setelah bayi-bayi tersebut berusia 60 hari, Anda bisa mulai membudidayakannya di perairan asin.
  4. Proses operasi penambahan nukleus. Saat kerang telah mencapai usia 3 tahunan berada di air laut, maka kerang-kerang tersebut sudah siap untuk dioperasi. Namun sebelum melakukan proses penanaman nukleus, kerang-kerang tersebut harus melewati proses seleksi. Yang akan digunakan hanyalah kerang-kerang yang memiliki kualitas unggulan. Kerang tersebutlah yang akan ditanam biji nukleus saat cangkang kerangnya terbuka.
  5. Proses penyayatan. Tahap selanjutnya dalam cara budidaya kerang mutiara laut adalah tahap penyayatan. Sayatan tersebut dibuat pada tubuh kerang mutiara, selanjutnya, nukleus dan potongan kecil mantel haruslah dikorbankan untuk melanjutkan penanaman nukelus. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk merangsang produksi nacre yang akan merangsang produksi nacre.
  6. Proses penyesuaian pada habitatnya. Kerang yang sudah ditanami nukleus tersebut dikembalikan ke habitat semula, yaitu di air laut. Pada proses ini, kerang-kerang tersebut akan dirangkai pada kerangka yang sudah disiapkan sebelumnya. Biarkan terapung, tapi tetap ikat menggunakan karet apung.
  7. Proses pembentukan mutiara. Sesaat setelah di lepaskan pada kerangka air laut, kerang mutiara akan membentuk lapisan mutiara dengan sendirinya. Yang perlu dipantau selama proses ini adalah suhu air serta faktor lingkungan lainnya.
  8. Pembentukan chonchiolin. Selepas itu, lapisan berpori yang terdapat pada kerang akan menghasilkan conchiolin pada area sekitar nukleus dan nacre. Inilah nantinya yang akan menghasilkan mutiara di dalam kerang.
  9. Panen mutiara. Setelah lapisan mutiara terbentuk dengan sempurna dan ukurannya sesuai dengan keinginan Anda. Semakin besar dan berkualitas, harganya pun akan semakin mahal. Mutiara yang dihasilkan pada musim dingin akan nampak lebih bagus dan berkilau jika dibandingkan saat musim panas.
  10. Proses pengambilan. Cara pengambilan mutiara dari tubuh kerang adalah dengan cara memotong daging kerang tersebut. Proses ini haruslah dilakukan dengan hati-hati sehingga kerang tidak sampai mati. Sangat penting untuk menjaga kerang tetap hidup, karena mereka masih bisa menghasilkan mutiara-mutiara berkualitas. Sama halnya dengan cara merawat bunga aglaonema.

[Baca Juga: Herbal Rumput Mutiara Bersifat Antikanker]

Nah, mengingat potensinya yang sangat besar, maka cara budidaya kerang mutiara air laut patut untuk dipelajari. Bagi Anda yang menyukai mutiara, hati-hati tertipu saat membelinya.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.