Mengenal Sejarah Bendung Katulampa Bogor Jawa Barat

Berita Kawasan

Mengenal Sejarah Bendung Katulampa Bogor Jawa Barat

Seperti yang kita tahu, Bendung Katulampa di Bogor, Jawa Baratmenjadi salah satu pintu air yang cukup menarik perhatian masyarakat ketika musim hujan. Tak jarang volume air di Katulampa meningkat drastis. Sebagai corong informasi paling dini tentang debit air Sungai Ciliwung, Katulampa menjadi kanal deteksi bagi warga Jakarta untuk bersiap-siap jika banjir datang.

Cerita pintu Air Bendung Katulampa, Bogor tidak lepas dari sejarah kolonial Belanda. Melansir dari sejarahbogor.com (12/12/2019), proyek pembangunan bendungan ini dimulai pada 16 April 1911 dan selesai pada awal Oktober 1912, sebelum akhirnya diresmikan penggunaannya pada 11 Oktober 1912.

Mengenal Sejarah Bendung Katulampa Bogor Jawa Barat

Bendungan hasil karya Ir. Hendrik van Breen ini memiliki panjang total 74 m, dengan lima inlaatsluis (pintu untuk mengalirkan arus ke bawah), tiga spuisluis (pintu untuk menahan air, jika volume air sudah mengancam kawasan bawah), dengan lebar masing-masing pintu sebesar 4 meter. Jika ditaksir, total biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan ini sekitar 80.000 Gulden (mata uang Belanda).

[Baca Juga: Sosok Edukatif Suparno Jumar, Dalang di Balik Bersihnya Kali Ciliwung]

Bendung Katulampa mulai dioperasikan pada tahun 1911, akan tetapi, pembangunannya sudah dimulai sejak 1889, karena terjadinya banjir besar yang melanda Jakarta pada tahun 1872. Banjir tersebut dikabarkan membuat daerah elit Harmoni ikut terendam air luapan Sungai Ciliwung. Dari Katulampa, sebagian air Ciliwung dialirkan lewat pintu air ke Kali Baru Timur, saluran irigasi yang dibangun pada waktu yang sama. Dari Bogor bagian timur, sungai buatan itu mengalir ke Jakarta, di sepanjang sisi Jalan raya Bogor, melalui Cimanggis, Depok, Cilangkap, sebelum bermuara di daerah Kali Besar, Tanjung Priok, Batavia. Air Kali Baru Timur dulu dipakai untuk mengairi sawah yang terdapat di daerah antara Bogor dan Jakarta.

Mengenal Sejarah Bendung Katulampa Bogor Jawa Barat

Selain untuk pengendalian banjir bendungan ini juga memiliki fungsi lainnya yaitu sebagai sistem irigasi. Berkat bendungan ini sebanyak 10.000 bouw sawah (1 bouw ekuivalen dengan 0,7 hektar) dapat diairi melalui kali baru.Namun seiring berkurangnya lahan persawahan di Bogor dan Jakarta, Bendung Katulampa saat ini digunakan untuk memantau debit air.

[Baca Juga: Pemanfaatan Sungai Ciliwung Sebagai Lahan Pertanian]

Selain dari fungsinya, salah satu yang menarik dari sejarah Bendung Katulampa adalah momen peresemiannya. Pada zaman kolonial Belanda, pintu air ini diresmikan oleh orang-orang besar seperti Gubernur Jenderal Alexander Willem Frederik Idenburg, didampingi para pejabat penting masa itu. Mereka antara lain Kepala Insinyur Negara Roos, Ir. Van Dissel, Ir. Hendrik van Breen, pengawas Leuwiliang dan Bogor, anggota dewan Ebbink, adminsitrator D. Veenstra (Ciluar), Mulder (Kedung Halang), Valette (Pondok Gede), Sol (Ciomas), Residen Batavia, Asisten Residen (setingkat wedana) Bogor, dan para patih Bogor, Batavia dan Meester Cornelis (sekarang Jatinegara).

Menurut historia.com, peresmian bendungan tersebut dimeriahkan dengan gamelan dan tari-tarian, serta upacara selamatan dengan kepala kerbau. Setelah peresmiannya, hingga kini Bendungan Katulampa memiliki peran besar dalam mengatur debit air Sungai Ciliwung sehingga aliran air yang dibawanya tidak mendatangkan kerusakan hebat bila tiba-tiba naik secara drastis.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Natasya88 2 years, 9 months lalu
    Natasya88

    Di spesial menyambut Natal & Tahun baru Buruan Dapatkan SPESIAL KADO X’MAS 5% LANGSUNG SETIAP KALI DEPOSIT BERKELIPATAN 100K hanya di (DUPA88,Net) sekarang juga guys. . .🥳🥳😘