ads
MENGENAL SEJARAH KEBAYORAN LAMA

Berita Kawasan

Mengenal Sejarah Kebayoran Lama

Kebayoran Lama merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Pemerintahan Kota Jakarta Selatan. Dalam perkembangannya, Kebayoran Lama semakin menjadi kawasan yang punya banyak ikon. Sebut saja Pondok Indah Mall (PIM) 1, PIM 2, dan PIM3. Namun secara umum, tidak banyak orang yang tahu bagaimana wilayah Kebayoran Lama ini terbentuk.

Asal-usul Nama

Pemilihan nama kecamatan ini sebenarnya sangat berhubungan dengan salah satu nama pohon. Nama Kebayoran diambil dari bahasa Betawi yaitu ‘kabayuran’. Kata ini sendiri berarti tempat penimbunan kayu bayur. Pohon Bayur yang memiliki nama latin Pterospermum javanicum merupakan jenis pohon yang kerap dimanfaatkan kayunya untuk konstruksi bangunan dan dijadikan bahan dasar untuk mebel. Kayu bayur terkenal karena memiliki kualitas yang kuat serta tahan dari serangan rayap.

Pada era Kolonialisasi Belanda di Tanah Air, area Kebayoran dimanfaatkan untuk menampung kayu-kayu tersebut. Kayu-kayu bayur itu diangkut ke Batavia dengan cara dihanyutkan ke Kali Krukut dan Kali Grogol.

Sebelum Indonesia merdeka, wilayah Kebayoran merupakan kawedanan (wilayah administrasi yang tingkatnya di bawah kabupaten dan di atas kecamatan) yang masuk area Kabupaten Meester Cornelis (saat ini Jatinegara). Pemerintah Hindia Belanda sebenarnya sempat ingin membangun lapangan terbang di wilayah ini. Namun, rencana tersebut pupus akibat pecahnya Perang Dunia II.

Ketika Indonesia merdeka, wilayah Kebayoran pun mengalami pengembangan, khususnya di area yang sebelumnya masih terbengkalai pembangunannya. Pada 1969, area tersebut terbagi dua, yaitu Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama.

Wilayah Kebayoran Lama saat ini membentang dari area Grogol Utara, Grogol Selatan, Cipulir, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama Selatan, Pondok Pinang hingga Pondok Indah. Walau sudah menjadi area yang maju, kecamatan ini masih memiliki area hijau di Jalan Raya Kebayoran Lama yang menimbulkan rasa sejuk jika melewatinya.

Saksi Bisu Era Orde Baru

Selain menjadi area bersejarah, Kebayoran Lama juga menjadi saksi bisu era Pemerintah Orde Baru khususnya di area yang dinamakan ‘Gang Buntu’. Pasalnya, lokasi ini menjadi “area berdarah” untuk para aktivis pada tahun 1967 hingga 1968. Saat ini sudah tidak terlihat lagi bentuknya, tapi ketika masa Orde Baru di Gang Buntu terdapat bangunan yang digunakan sebagai penjara. Bangunan ini juga terkenal sebagai lokasi penyiksaan orang-orang yang dibawa masuk ke sana oleh pihak berwajib pada saat itu.

Sebelum tragedi G30S/PKI terjadi, bangunan ini difungsikan sebagai studio film milik warga keturunan Tionghoa. Kemudian, militer era Orde Baru pun mengambil alih dan menjadikannya sebagai ruang tahanan milik Badan Intelijen Strategis.

Menurut buku yang ditulis Margiyono dan Kurniawan Tri Yunanto berjudul Neraka Rezim Soeharto, penjara Gang Buntu merupakan lokasi penyiksaan terkejam di era Orde Baru. Unsur kemanusiaan dianggap hilang oleh orang-orang yang pernah masuk ke penjara ini. Ada yang mengklaim diinterogasi dengan ditetesi cairan kimia hingga disetrum giginya setiap hari agar mengaku.

Pejabat militer saat itu juga acap kali datang ke penjara ini untuk menyaksikan langsung proses interogasi. Salah satu bekas tahanan penjara Gang Buntu mengatakan bahwa di sana berlaku lisensi membunuh atau license to kill.

Saat ini suasana seram area tersebut telah hilang karena digantikan oleh pemukiman warga. Sebab Gang Buntu telah berubah “wajahnya” menjadi jalan umum. Itulah sejarah dari wilayah Kebayoran Lama, baik dari era kolonialisme hingga Orde Baru, kawasan ini menjadi bagian dari sejarah penting Jakarta.

Kisah tersebut mulai banyak dilupakan orang. Terlebih dengan maraknya pusat hiburan dan perbelanjaan seperti PIM 1, PIM 2, PIM 3, yang membuat cerita pilu itu perlahan terhapus dalam sejarah. Namun setidaknya, Anda telah mengetahui sekilas latar belakang dari kawasan ini.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood.jpg

Properti dan Solusi

Kampus PUPR Jadi Contoh Greenship Neighborhood

T3 24 February 2019, 10:00 a.m.  |  2 Views

Kampus PUPR yang dikembangkan Kementerian PUPR sebagai percontohan Greenship Neighborhood.

Buruknya Infrastruktur Pendidikan di Bekasi.jpg

Pendidikan

Tahun 2019 Jadi Prioritas Infrastruktur Pendidikan di Bekasi

T3 24 February 2019, 09:00 a.m.  |  2 Views

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di setiap daerah, termasuk Jawa Barat pembanguan infrastruktur seharusnya jadi perhatian penting bagi pemerintah setempat.

Vaksin Rabies Gratis di Stan Dinas KPKP Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Vaksin Rabies Gratis di Stan KPKP Jakarta Indonesia Pet Show 2019

T3 23 February 2019, 09:00 a.m.  |  5 Views

Dinas KPKP Jakarta memberikan layanan vaksi gratis untuk pengunjung yang membawa hewan peliharaan mereka ke JIPS 2019.

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda.jpg

Kecantikan dan Fashion

Kampung Batik Siap Tampil di Festival Budaya Musim Semi Belanda

T3 23 February 2019, 10:00 a.m.  |  3 Views

Belanda merupakan negara pertama yang akan diperkenalkan batik buatan warga di wilayah paling timur Kota Tangerang ini.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads