Mengenal Tiga Periode di Dunia Kopi

Kuliner

Mengenal Tiga Periode di Dunia Kopi

Kopi merupakan minuman yang biasa dinikmati hampir semua kalangan. Dari mulai diminum agar bisa lebih bersemangat saat bekerja hingga dinikmati di kafe bersama teman atau orang yang dikasihi. Namun saat meneguk minuman ini, pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana perjalanan perkembangan kopi dan sebenarnya apa yang memengaruhi hadirnya kopi instan yang tinggal seduh hingga kafe yang memiliki speciality coffee? Karena di balik minuman ini terdapat tiga periode yang memengaruhinya.

Pada dasarnya, kopi-kopi yang beredar di masyarakat saat ini berasal dari tiga periode tersebut. Di mana terdapat perbedaan prioritas dari setiap kopi yang ada di masing-masing periode tersebut dan ini tentu saja mempengaruhi juga dengan rasanya. Penasaran? Berikut ini tiga periode di dunia kopi.

First Wave

Periode pertama di dunia kopi sebenarnya diawali para wirausahawan tertarik untuk menyediakan kopi di rumah-rumah. Sebagaimana dikutip dari craftbeveragejobs.com (28/6/2019), untuk first wave, perkembangan kopi jenis ini bisa ditarik benang merahnya ke tahun 1800-an. Namun pada masa ini, proses pembuatan kopi masih bersifat tradisional.

[Baca Juga: Ini Tips Memilih Kopi Berkualitas ala Barista]

Pada tahun 1900-an, periode pertama kopi ini mulai masuk masa industrialisasi dan menuju ke era kopi instan. Merek kopi instan pertama yang terkenal dalam First wave ini adalah Nescafe yang pada tahun 1938 merajai pasar di Amerika Serikat. Lantas bagaimana dengan periode pertama di Indonesia?

Menurut Store Manager Kopi Manyar Ferdian Sugiarto, first wave di Indonesia justru diawali oleh kopi siap seduh yang bisa Anda beli hingga kini di pasar tradisional. “First wave itu kopi tubruk,” ucap pria yang sudah berkecimpung di dunia kopi semenjak tahun 2015 itu kepada Pingpoint.co.id di Kopi Manyar, Bintaro, Jakarta Selatan (21/6/2019).

Ini Tips Memilih Kopi Berkualitas ala Barista

Second Wave

Munculnya second wave atau periode kedua ini disinyalir dipicu oleh kekecewaan para penikmat kopi di first wave. Pasalnya, mereka merasa kopi yang diminum tidak nikmat karena pengusaha lebih mementingkan produksi massal yang mudah disajikan tanpa memperhatikan kualitas.

Jadi para penggemar kopi di periode kedua ini ingin menambah kenikmatan kopi mereka melalui kualitas yang baik serta mengetahui dari mana biji kopinya berasal. “Second wave itu chain store seperti Starbucks, Max Coffee, dan lain-lain,” ujar pria yang berprofesi sebagai barista itu sebelum menjadi store manager di kafe. Jadi istilah seperti espresso, latte, French Press, dan lainnya muncul di periode ini.

Third Wave

Seperti periode pertama, second wave juga menuai kritikan dari para penikmat kopi. Pasalnya, kafe dan coffee store yang masuk ke periode kedua dari hari ke hari dipandang mementingkan pengalaman sosial dalam menikmati kopi dibandingkan kualitas dari biji kopinya hingga proses pembuatannya.

[Baca Juga: Menikmati Secangkir Kopi di Kedai Kopi Bintaro]

Periode ketiga pada dasarnya adalah tempat-tempat yang menawarkan kopi berkualitas tinggi dengan teknik artisan.“Third wave itu tempat dengan speciality coffee seperti kita (Kopi Manyar),” tambahnya.

Dalam periode ketiga dipandang terdapat unsur transparansi dari setiap kopi yang Anda nikmati. Karena tempat yang menawarkan speciality coffee memiliki rekam jejak lengkap dari mana biji kopi yang mereka gunakan dan bagaimana proses pemanggangannya yang akan berpengaruh dengan aftertaste, tingkat keasaman, aroma, dan lainnya.

Read More

Artikel Lainnya

Juni Mulai Normal, Pemda Siapkan Pariwisata di Jogja

Berita Kawasan

250 Pedagang Pasar Tradisional Di Jogja Jalani Rapid Test

05 June 2020, 19:00

Untuk memetakan sebaran COVID-19, pemkot Yogyakarta lakukan kegiatan rapid test untuk para pedagang tradisional.

Pemkot Medan Gelar Uji Coba PPBD 2020 Online Tingkat SMP.jpg

Pendidikan

Pemkot Medan Gelar Uji Coba PPBD 2020 Online Tingkat SMP

05 June 2020, 18:00

Pekan ini, Pemkot Medan mulai membuka PPDB 2020 secara online sekaligus menggelar uji coba untuk memudahkan pendaftaran anak sekolah tingkat SMP di tengah pandemi COVID-19.

Kemendikbud Tanggapi Isu Uang Kuliah Naik Kala Pandemi COVID-19

Pendidikan

Kemendikbud Tanggapi Isu Uang Kuliah Naik Kala Pandemi COVID-19

05 June 2020, 17:30

Isu yang ramai beredar tentang kenaikan uang kuliah atau UKT di masa pandemi Covid-19, mendapat respon dari Kemendikbud

Lawan Rasisme, Fans K-Pop Bersatu Bajak Tagar WhiteLivesMatter

Hobi dan Hiburan

Lawan Rasisme, Fans K-Pop Bersatu Bajak Tagar #WhiteLivesMatter

05 June 2020, 17:00

Sebuah survei menunjukkan, mayoritas masyarakat Amerika Serikat bersimpati dengan aksi protes atas pembunuhan George Floyd. Begitu juga dengan fans K-Pop.


Comments


Please Login to leave a comment.