Mengintip Antusias Warga Berwisata ke Museum Sejarah Jakarta di Libur Lebaran

Berita Kawasan

Mengintip Antusias Warga Berwisata ke Museum Sejarah Jakarta di Libur Lebaran

Banyaknya antusias warga yang memanfaatkan libur Lebaran dengan berwisata, salah satunya ke Museum Sejarah Jakarta, membuat pihak pengelola melakukan penambahan loket pintu masuk, yakni di pintu barat dan pintu utara. Hal tersebut di lakukan untuk mengantisipasi antrean panjang yang ingin masuk ke Museum Sejarah Jakarta.

Loket pintu masuk ditambahkan selama empat hari, yaitu pada tanggal 6-9 Juni 2019 sebagaimana dikatakan Kepala UP Museum Kesejarahan Jakarta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Sri Kusumawati. "Kami membuka dua pintu loket, yaitu loket barat dan pintu loket utara untuk mengantisipasi antrean panjang pengunjung Museum Sejarah Jakarta," ujarnya sebagaimana dilansir beritajakarta.id (7/6/2019).

Mengintip Antusias Warga Berwisata ke Museum Sejarah Jakarta di Libur Lebaran

Dia juga menjelaskan, waktu kunjungan Museum Sejarah Jakarta selama libur Lebaran diperpanjang menjadi 12 jam. Sehingga, musim libur Lebaran kemarin, pengunjung bisa datang dari pukul 08.00 hingga 20.00. Tujuan perpanjangan jam operasional Museum Sejarah Jakarta adalah untuk memberikan kesempatan bagi para pengunjung dari luar kota atau daerah yang ingin mengunjungi museum ini. 

[Baca Juga: Disparbud DKI Menata Jalur Di Kota Tua untuk Tingkatkan Wisatawan]

Seorang pengunjung yang datang dari Mampang Prapatan Hendra (37) mengaku baru pertama kali mengunjungi Museum Sejarah Jakarta. Dia yang mengajak istri dan kedua anaknya berwisata ke Museum Sejarah Jakarta mengaku takjub dengan tata pamer dan ruang museum yang dihadirkan di dalamnya.

Menurutnya, nuansa masa lalu begitu kental saat masuk ke area dalam Museum Sejarah Jakarta. Selain itu, ragam koleksi seperti ruang koleksi meriam dan pedang, miniatur kapal layar, senjata api kuno dan blueprint pembangunan kota, serta peralatan yang digunakan saat Zaman Batu seolah mengajaknya ke masa kolonial.

"Ternyata di sini banyak menyimpan koleksi yang bisa mengajak kita seolah-olah kembali ke masa kolonial dan tahu perjalanan sejarah Jakarta," tuturnya.

[Baca Juga: Disparbud Jakarta akan Restorasi Jembatan Kota Intan]

Sementara, terkait jumlah pengunjung, Koordinator  Pemandu Wisata UP Museum Kesejarahan Jakarta Amat Kusaini Al Alexs mengutarakan, pengunjung yang datang ke museum yang berada di kawasan Kota Tua ini berjumlah mencapai 11.600 orang pada Lebaran hari kedua.

Jumlah tersebut menunjukan, Museum Sejarah Jakarta masih menjadi lokasi favorit wisata pengunjung kawasan Kota Tua selama libur Lebaran.

Read More

Artikel Lainnya

Meningkatkan Hormon Serotonin Mampu Mencegah Depresi

Kesehatan

Meningkatkan Hormon Serotonin Mampu Mencegah Depresi

19 August 2019, 23:00  |  2 Views

Tubuh manusia memiliki komponen ajaib yang dirancang untuk menghadapi tantangan dalam beraktivitas. Serotonin ialah hormon yang dapat diandalkan untuk mencegah depresi.

Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

Pendidikan

Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

19 August 2019, 22:00  |  1 Views

Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Kiat Memilih Toner Sesuai 4 Jenis Kulit

Kecantikan dan Fashion

Kiat Memilih Toner Sesuai 4 Jenis Kulit

19 August 2019, 21:00  |  5 Views

Toner memiliki fungsi yang baik untuk kesehatan kulit Anda, namun sebelum menggunakannya coba perhatikan kiat memilih toner sesuai jenis kulit.

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville

Berita Kawasan

Kendalikan Polusi Udara Jakarta, Pemprov DKI Tanam Bougenville

19 August 2019, 20:00  |  4 Views

Pemprov DKI memutuskan untuk menanam bougenville di sejumlah titik Jakarta Pusat demi mengendalikan polusi udara Ibu Kota.


Comments


Please Login to leave a comment.