INSPIRATIF MENGINTIP BISNIS KOPI ES TAK KIE YANG TAK LEKANG ZAMAN

Bisnis

Mengintip Bisnis Kopi Es Tak Kie yang Tak Lekang Zaman

Tidaklah mudah memiliki usaha yang bisa bertahan hingga puluhan tahun bahkan meraih panggilan “legendaris”. Namun salah satu bisnis di kawasan Glodok Jakarta yang berkiprah di dunia kuliner bisa berusia hingga lebih dari 90 tahun dan tetap memiliki banyak pelanggan setia. Nama usaha tersebut adalah Kopi Es Tak Kie.

Tidak kira-kira, bisnis kopi ini telah dirintis semenjak 1927 oleh seorang pria yang merantau dari Tiongkok bernama Liong Kwie Tjong. Dengan jiwa wirausaha yang kuat, ia pun membuka sebuah kedai kopi yang berada di kawasan sembilan Glodok.

Sebagaimana dilansir dari kopiestakkie.com, kala itu Liong Kwie Tjong pun memilih kata Tak Kie sebagai nama usahanya. Nama ini terdiri dari dua kata yaitu “Tak” dan “Kie”. Tidak sendiri memiliki makna orang yang bijaksana, sederhana dan apa adanya. Sedangkan Kie memiliki makna sesuatu yang mudah diingat banyak orang.

Dari awal berdiri hingga saat ini, nama Tak Kie pun tidak pernah berubah dan terus melekat kuat dalam bisnis kuliner yang saat ini dikelola oleh generasi ketiga yaitu Ayauw. Pria yang sudah berusia 67 tahun itu merupakan cucu dari Liong Kwie Tjong.

Berlokasi di Gang Gloria, Jalan Pintu Besar Selatan III, No.4-6 Glodok, kedai Es Kopi Tak Kie sebenarnya terbilang sulit ditemukan karena berada di gang sempit sehingga sulit terlihat dari jalan besar. Namun hal itu tidak menyurutkan animo dari para pelanggannya untuk tetap kembali ke kedai ini dan menikmati sajian kopi serta makanan yang ada di Kopi Es Tak Kie.

Sang pemilik pun mengungkapkan alasan utama mengapa kedai kopi ini tetap bisa bertahan semenjak 1927 dan jawabannya adalah menjaga kualitas produk yang disajikan kepada pelanggan. “Kita harus mempertahankan mutu. Kita mencari kopi yang benar-benar bagus agar terus lancar, stabil,” jelas Ayauw, sebagaimana dikutip dari liputan6.com.

Namun perkembangan zaman yang saat ini berfokus di dunia digital pun memengaruhi bisnis Kopi Es Tak Kie dan membuat mereka harus ikut beradaptasi. Pasalnya, kedai kopi ini pun memiliki laman resmi yaitu di www.kopiestakkie.com, untuk semakin mengenalkan produk mereka kepada masyarakat luas sehingga yang datang ke kedai Kopi Es Tak Kie bukan hanya para pelanggannya.

Laman resmi kedai Kopi Es Tak Kie pun dikelola oleh anak pertama dan ketiga dari Ayauw. “Mereka yang urus website itu. Sekarang anak saya juga sudah mau ikut ngembangin penjualan kopi, kayak buka-buka outlet di pameran mall gitu,” ucap generasi ketiga pemilik kedai kopi legendaris di Glodok tersebut. Saat Anda datang ke tempat ini, suasana vintage pun terasa sangat kuat di kedai Kopi Es Tak Kie. Namun suasana ini jugalah yang menjadi daya tarik utama dari usaha yang telah berusia 91 tahun ini.

Selain suasana tempo dulu yang membuat orang-orang terasa nyaman, di kedai ini juga terpampang berbagai foto orang-orang terkenal yang pernah menyambangi dan menikmati suguhan kopi khas kedai ini. Sebagaimana diwartakan wartakota.tribunnews.com, salah satu foto yang menghiasi dinding kedai Kopi Es Tak Kie adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Usut punya usut, Jokowi memang pernah datang ke kedai kopi yang berlokasi di Glodok ini sewaktu ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ke-14. “Kalau di sini yang enak ini, es kopinya,” ucap Jokowi pada 2014 mengenai pengalamannya di kedai Kopi Es Tak Kie kepada media Berita Satu.

Read More

Artikel Lainnya

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021.jpg

Pendidikan

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya dilaksanakan Bulan Juli 2021

11 April 2021, 08:06

Sekolah Tatap Muka di Tasikmalaya akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2021/2022. Meskipun pemerintah sudah memberikan lampu hijau agar sekolah tatap muka dilaksanakan segera, namun Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya masih belum bisa melaksanakan.

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang

Tirta Nirwana 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Tirta Nirwana Songgoriti: Pertemuan Kerajaan Medang, Singosari, dan Tionghoa

10 April 2021, 18:07

Berwisata ke Tirta Nirwana kita bisa sedikit mencuil pelajaran pertemuan sejarah kerajaan di Indonesia dan Tionghoa. Lebih dari itu, bermain air di sini sangatlah menyenangkan.

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.


Comments


Please Login to leave a comment.