ads
Mengintip Strategi Bisnis Asuransi MNC Life

Bisnis

Mengintip Strategi Bisnis Asuransi MNC Life

Menekuni bidang penjualan atau sales tentu tidaklah mudah. Namun, bagi seseorang yang memiliki minat di bidang sales bisa menjadi mudah seperti dirasakan mantan Abang dan None (Abnon) Jakarta Selatan di tahun 1991 yang kini bekerja sebagai Kepala Divisi Asuransi Mikro MNC Life Gerard Chris Kaliey.

Gerard membagi sedikit cerita perjalanan kariernya yang menyukai bidang sales kepada tim PingPoint.co.id (5/4/2019) saat ditemui di Lavender Food Hall Gedung iNews, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Dia mengaku pernah berpengalaman bekerja di bank, asuransi umum, asuransi jiwa, pendidikan, medis dan sejak tahun 2014 bergabung di MNC Life. Pengalaman pekerjaannya selalu memiliki hubungan dengan sales karena dia menyukai dunia penjualan.

“Pokoknya basic-nya saya orang sales dan sangat suka di bidang sales. Bahkan saya pernah menjual pendingin ruangan yang biasa di gunakan gedung sebagai AC sentral,” ucapnya.

[Baca Juga: Kuliah Bisnis Industri Kreatif di Kalbis Institute]

Gerard mengatakan, untuk menjadi seorang sales yang baik maka orang itu harus bisa menjual barang yang terlihat (tangible) dan tidak bisa dilihat (intangible) seperti polis asuransi. Dia juga bercerita bagaimana menjual asuransi dari MNC Life sejak awal bergabung di perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo itu.

“Pada awalnya, kami menawarkan asuransi itu ke pabrik-pabrik. Pada saat saya masuk pertama kali di MNC Life, asuransinya ditawarkan dalam bentuk voucher asuransi kecelakaan diri. Namun ternyata kurang efektif, sehingga saya merubah bisnis modelnya, memperluas cakupan dan jangkauannya dengan membuat website untuk aktivasi voucher asuransi yang sebelumnya menggunakan pulsa SMS,” jelasnya.

Mengintip Strategi Bisnis Asuransi MNC Life Melalui Koperasi

Strategi Bisnis Asuransi Melalui Koperasi

Dalam meningkatkan penjualan asuransi, Gerard bersama tim Asuransi Mikro MNC Life kemudian memilih untuk merangkul komunitas atau asosiasi. Dia mengatakan, kebetulan di setiap pabrik ada koperasi sehingga dia bisa bekerjasama dengan koperasi-koperasi besar yang ada di Karawang, Jawa Barat. Itulah awal dari program dari MNC Life untuk pengembangan koperasi yang bermula di Karawang.

Gerard mengaku kerjasama yang terjalin dengan koperasi-koperasi di Karawang sudah didukung dan direstui Bupati Karawang, serta sudah di endorse Dinas Koperasi Jawa Barat pada tahun 2018. Dengan dukungan dari Dinas Koperasi Jawa Barat, saat ini sedang dijalankan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan di Bogor untuk bekerjasama dengan MNC Life melalui asuransi kecelakaan.

[Baca Juga: ThisAble Enterprise Berdayakan Ekonomi Disabilitas Dengan Pelatihan]

“Saya sudah sosialisasi ke beberapa perusahaan dan baru memulainya di Bogor, jadi saya ke beberapa perusahaan besar dan mereka sudah tertarik. Rencananya saya juga ingin bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Asuransi yang ditawarkan ke koperasi dan perusahaan adalah asuransi kecelakaan bernama Hariosiaga yang memiliki harga yang terbilang murah, yaitu Rp55.000 per orang untuk satu tahun dengan manfaat mendapatkan penggantian biaya maksimal Rp3 juta per tahun untuk perawatan di rumah sakit bila terjadi kecelakaan dan mendapatkan maksimal Rp30 juta bila meninggal dunia akibat kecelakaan yang diperoleh ahli waris.

Mengintip Strategi Bisnis Asuransi MNC Life Inovasi Digitalisasi Bisnis Asuransi

Inovasi Digitalisasi Bisnis Asuransi

Kemudian, Gerard membuat asuransi ke dalam bentuk digital yang bernama aplikasi Siaga yang bisa diunduh di smartphone Android untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Aplikasi ini dibuat juga untuk memudahkan masyarakat mendapatkan asuransi dengan harga murah dan manfaat yang besar sekaligus menyadarkan masyarakat pentingnya asuransi jiwa.

Selain membuat aplikasi Siaga dalam mengembangkan bisnis asuransi yang dijalankan, Gerard bersama tim juga memberikan peluang bisnis bagi siapa pun yang ingin berbisnis asuransi tanpa perlu datang ke kantor perusahaan asuransi yang disebut Gerard sebagai reseller.

“Orang bisa berbisnis asuransi tidak perlu datang ke perusahaan asuransi jiwa untuk jadi agent, cukup akses ke website ilucky.mnclife.com. Daftar kemudian pilih paket sesuai yang di inginkan,” jelasnya.

[Baca Juga: Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memilih Asuransi Rumah]

Banyak keuntungan yang bisa didapat seorang reseller asuransi Hariosiaga, seperti di antaranya diskon, poin yang bisa ditukarkan dengan barang atau voucher, uang tunai dan lain sebagainya.

Asuransi Hariosiaga yang merupakan asuransi kecelakaan diri tidak hanya kecelakaan yang seperti mindset banyak orang. Gerard mengatakan, siapa pun yang membeli asuransi Hariosiaga, baik ibu rumah tangga, tukang parkir, dan profesi apapun bila terjadi kecelakaan sekecil apa pun, seperti terluka akibat memotong pisau, jatuh dari tangga, jatuh dari atap, terserempet motor dan kecelakaan kecil lainnya bisa mendapat penggantian biaya perawatan dari asuransi Hariosiaga.

Gerard berharap, dengan hadirnya aplikasi Siaga yang bisa di akses pada telepon genggam, bisa berjalan sesuai visi misi MNC Life yaitu memasyarakatkan asuransi dan mengasuransikan masyarakat.

Read More

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan tubuh

Kesehatan

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

21 April 2019, 12:00  |  9 Views

Walaupun wujudnya unik tak seperti buah lainnya, markisa mengandung banyak manfaat lho. Berikut manfaat markisa untuk kesehatan.

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Masyarakat Peduli Terhadap Sampah

Berita Kawasan

Wakil Wali Kota Bekasi Motivasi Warga Peduli Terhadap Sampah

21 April 2019, 14:00  |  4 Views

Dalam Diskusi Kota Bekasi Bersih, Wakil Wali Kota Bekasi berikan motivasi warga untuk peduli mengelola sampah.

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

Berita Kawasan

Museum Sejarah Jakarta Gelar Pameran Foto Sejarah Islam di Australia

21 April 2019, 10:00  |  6 Views

Pameran foto kisah panjang Islam di Australia digelar di Museum Sejarah Jakarta hingga 30 April 2019.

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

Berita Kawasan

Agar Larangan Kantong Plastik Tidak Jadi Bumerang

21 April 2019, 16:00  |  6 Views

Beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta mulai mendengungkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Apakah cara ini efektif mengurangi konsumsi plastik?


Comments


Please Login to leave a comment.

ads