MENGULAS MUSEUN UNIK DENGAN RIBUAN KOLEKSI DI KEMANG TIMUR

Berita Kawasan

Museum di Tengah Kebun, Museum Unik dengan Ribuan Koleksi di Kemang Timur

Kawasan Kemang di Jakarta Selatan, terkenal sebagai area pilihan hangout anak-anak muda yang tinggal di Ibu Kota. Dari mulai restoran sampat tempat belanja, tersedia di area ini. Namun tahukah Anda, di tengah hiruk pikuk wilayah tersebut, khususnya di Kemang Timur, ternyata ada sebuah museum yang memiliki nama unik serta ribuan koleksi?

Nama tempat yang menyimpan ribuan koleksi itu adalah Museum di Tengah Kebun. Museum ini berlokasi di Jalan Kemang Timur Raya Nomor 66, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Satu hal yang perlu Anda ketahui mengenai museum di Kemang Timur ini adalah jam bukanya. Pasalnya, museum ini hanya dibuka pada weekend (terkadang Rabu dan Kamis buka) dari pukul 09.30-15.00.

Teka-teki mengapa museum ini buka pada weekend disinyalir berhubungan dengan sang pemilik Museum di Tengah Kebun. Karena Museum di Tengah Kebun sebenarnya berada di sebuah rumah besar milik Sjahrial Djalil, pria asal Pekalongan yang merupakan seorang tokoh di dunia periklanan Indonesia. Jadi selain sebagai tempat memamerkan ribuan koleksi bersejarah, Museum di Tengah Kebun juga merupakan bagian dari tempat tinggalnya.

[Baca Juga : Pilihan Eduwisata di 4 Museum Sekitar Bogor Botanical Garden]

Sebagaimana dilansir dari travel.kompas.com, Senin (3/9/2018), untuk memasuki museum ini sebenarnya, pengunjung tidak dikenakan biaya. Namun, sulit sekali untuk bisa masuk dan melihat koleksi di museum ini. Mengingat terdapat peraturan di mana Anda perlu mendaftar jauh-jauh hari untuk meminta izin mengunjungi Museum di Tengah Kebun.

Selain itu, ada juga peraturan mengenai rombongan. Karena untuk mengunjungi Museum di Tengah Kebun tidak bisa dilakukan oleh perseorangan. Paling sedikit, Anda harus memiliki minimal tujuh orang (maksimal 12 orang) dalam satu rombongan agar diperbolehkan masuk. Namun percayalah bahwa usaha Anda akan berbuah manis saat sudah bisa masuk ke dalam museum ini dan melihat berbagai koleksinya.

Usut punya usut, museum yang saat ini menyimpan koleksi ribuan benda seni dan bersejarah itu awalnya merupakan ruang pameran pribadi miliki Sjarial Djalil. Semakin berkembangnya koleksi itu sebenarnya memiliki benang merah dengan kebiasaan Sjarial yang selama 42 tahun berkeliling dunia.

Mayoritas kunjungan dari pendiri biro iklon Ad Force Inc itu adalah ke berbagai museum yang semakin meningkatkan kecintaannya terhadap sejarah. Berdasarkan penjelasan dari pengelola Museum di Tengah Kebun sekaligus keponakan Sjarial Djalil, Mirza Djalil, pamannya itu memang menyukai sejarah semenjak ia masih sekolah dan saat berkunjung ke luar negeri acap kali ia melihat benda-benda bersejarah asal Indonesia.

Karena itulah, Sjarial Djalil merasa terpanggil untuk membeli benda-benda bersejarah Nusantara yang dilelang di luar negeri dan membawanya pulang ke Indonesia. Lambat laut koleksinya semakin banyak dan melalui Yayasan Museum di Tengah Kebun, Sjarial pun membuka pintu rumahnya agar khayalak umum dapat melihat serta mengapresiasi berbagai benda seni serta bersejarah miliknya.

Sebelum Anda masuk dan melihat-lihat koleksi di museum tersebut, Anda perlu menelaah bangunan yang menaungi Museum di Tengah Kebun. Sebagaimana dikutip dari travel.tempo.co, bangunan museum ini didirikan dari berbagai sisa bangunan-bangunan bersejarah di Indonesia.

[Baca Juga : Belajar Sejarah di Museum Tengah Kebun, Kemang Timur]

Contoh sisa bangunan bersejarah yang jadi dasar Museum di Tengah Kebun adalah tembok museum ini dibentuk dari puluhan ribu batu bata bekas gedung VOC serta belasan ribu bata bata dari gedung meteorologi yang dibangun pada 1896. Bahkan engsel pintu di museum ini berasal dari penjara wanita di Meester Cornelis (nama Jatinegara era Kolonial Belanda).

Selain berbagai benda seni dan bersejarah dari Indonesia, ada juga benda-benda sejarah dari luar negeri. Seperti lukisan Raja Willhelm dari Jerman, kursi malas dari Dinasti Qing, bahkan tempat minum bekas Napoleon Bonaparte. Bila Anda penasaran untuk datang ke museum di Kemang Timur ini, ada baiknya Anda menghubungi (021) 7196907 untuk meminta izin berkunjung ke sana.

Read More

Artikel Lainnya

Geliat Bisnis Properti Masa Era New Normal di Kota Semarang

Properti dan Solusi

Geliat Bisnis Properti Era New Normal di Kota Semarang

10 April 2021, 18:47

“Hikmah dari kebijakan di rumah saja membuat para penghuni rumah mulai menyadari bahwa rumah yang mereka tinggali perlu pembenahan di beberapa bagian,” ujar Hafid Santoso pemilik H+S Architect, usaha konsultan arsitek di kota Semarang

Tirta Nirwana 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Tirta Nirwana Songgoriti: Pertemuan Kerajaan Medang, Singosari, dan Tionghoa

10 April 2021, 18:07

Berwisata ke Tirta Nirwana kita bisa sedikit mencuil pelajaran pertemuan sejarah kerajaan di Indonesia dan Tionghoa. Lebih dari itu, bermain air di sini sangatlah menyenangkan.

Teletubies 1.jpg

Hobi dan Hiburan

Menghabiskan Waktu di Bukit Teletubies Bersama Gunung Arjuno

10 April 2021, 17:08

Berwisata di tempat menyejukkan yang tak perlu bayar tiket atau parkir ada di Kota Batu, yakni Bukit Teletubies.

Pebisnis Louhan 1.jpg

Bisnis

Cerita Pebisnis Ikan Louhan, Berawal dari Hobi Hingga Untung Jutaan Rupiah

10 April 2021, 16:09

Memiliki keunikan tersendiri, ikan louhan diminati banyak orang. Ada yang menjadi hiasan di rumah, sampai menjadikannya peluang usaha.


Comments


Please Login to leave a comment.