BOGOR-KAWASAN-MENIKMATI INDAHNYA ALAM DARI ATAS POHON BERSAMA THE CLIMBING TREE INDONESIA-KIKI-1100 px X 600 px-02.jpg

Berita Kawasan

The Climbing Tree Indonesia Nikmati Alam dari Atas Pohon

Indonesia merupakan negara tropis yang ditumbuhi banyak pohon dan tumbuhan karena tanahnya yang subur. Karena keadaan alam yang berbeda, olahraga yang ada di Indonesia juga berbeda dengan beberapa negara lainnya. Salah satu olahraga ekstrem yang cukup popular di Indonesia adalah olahraga panjat atau climbing.

Bagi Anda yang cinta ketinggian tentu sudah tak asing lagi dengan olahraga yang memacu adrenalin seperti rock climbing, gantole, paragliding, dan sky diving. Namun, pernahkan Anda mendengar tree climbing atau panjat pohon? Tak sedikit orang yang bingung bahkan heran mengapa panjat pohon menjadi salah satu olahraga? Padahal panjat pohon adalah sebuah aktivitas yang tak asing dilakukan di Indonesia.

[Baca Juga: Pilihan Eduwisata di 4 Museum Sekitar Bogor Botanical Garden]

Dikutip dari okezone.com, di luar negeri olahraga ekstrem yang satu ini sudah ada dan diresmikan sejak 1983 di Atlanta. Di daerah Bogor, Jawa Barat ada komunitas yang rutin melaksanakan olahraga ekstrim yang satu ini. Komunitas The Climbing Tree Indonesia awalnya pada tahun 2007 hanya sekelompok pemuda pecinta alam berjumlah delapan orang. Komunitas ini merupakan komunitas pecinta panjat pohon pertama di Indonesia. Komunitas ini sering kali berkumpul di Jalan Anasar 1 Nomor.68, Cilendek Timur, Bogor, Jawa Barat dengan empat kegiatan utama yaitu Sport, Science, Art of Life, dan Adventure.

Komunitas The Climbing Tree Indonesia

Sesuai namanya, komunitas ini rutin mengadakan aktivitas untuk menaklukan pohon-pohon tinggi yang ada di sekitar Bogor. Sebagai bagian dari olahraga, kegiatan ini dapat melatih otot tangan, kaki, dan perut. Kegaitan memanjat juga baik untuk pernafasan. Fungsi adventure dari kegiatan ini adalah dibutuhkannya adrenalin dan keberanian yang tinggi. Karena kegiatan yang mereka lakukan cukup berbahaya, komunitas ini akan mengutamakan faktor keselamatan agar mengurangi risiko kecelakan sebelum melakukan kegiatan tersebut. Mereka akan melakukan pengenalan alat panjat yang dipakai agar proses pemanjatan lebih aman.

Fungsi science, komunitas ini sangat bagus untuk mendukung kelestarian pohon termasuk hutan di Indonesia. Sehingga komunitas ini juga sering kali melakukan sosialisai mengenai teknik memanjat pohon yang baik dan benar untuk masyarakat sekitar.

[Baca Juga: Bermain Sambil Belajar di Rumah Akar Pohon]

The Climbing Tree Indonesia juga sering bekerja sama dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) untuk pengunduhan biji pohon sengon yang tingginya lebih dari 30 meter. Pohon ini dikenal rapuh (mudah tumbang) sehingga dibutuhkan tenaga ahli untuk mengambil biji yang berada di atas pohon.

Komunitas ini juga sering kali diminta untuk memberikan materi diberbagai pelatihan atau kegiatan. Dilansir dari depokgo.com (9/11/2018), Komunitas The Climbing Tree Indonesia memiliki anggota sebanyak 50 orang yang tersebar di wilayah Indonesia terutama di Pulau Jawa dan Sumatera.

Untuk, fungsi art, dalam komunitas yang berpusat di Bogor, Jawa Barat ini, ada pada keindahan nuansa alam di hutan belantara. Mereka menikmati indahnya hidup di atas pohon, serta seni fotografi dari atas pohon.

Read More

Artikel Lainnya

3 Masterpiece Sutradara Mouly Surya Bisa Ditonton di Netflix

Hobi dan Hiburan

3 Masterpiece Sutradara Mouly Surya Bisa Ditonton di Netflix

01 December 2020, 18:49

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, fiksi., Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta, ketiganya bisa Anda tonton mulai Desember 2020 ini di Netflix.

Aplikasi Si Poltak Permudah Warga Medan yang Alami Kecelakaan

Berita Kawasan

Aplikasi Si Poltak Permudah Warga Medan yang Alami Kecelakaan

01 December 2020, 17:28

Angka kecelakaan di Kota Medan cukup tinggi sehingga perlunya penanganan yang cepat bagi korban kecelakaan agar korban dapat segera ditangani dan diselamatkan.

Warganya Mulai “Kendor” Protokol Kesehatan, Risma Peringatkan Gelombang Kedua COVID-19.jpg

Kesehatan

Warganya Mulai “Kendor” Protokol Kesehatan, Risma Peringatkan Gelombang Kedua COVID-19

01 December 2020, 16:42

Wali Kota Risma khawatir dengan masyarakat Kota Surabaya yang semakin menurun tingkat kesadaran protokol kesehatannya padahal terdapat potensi gelombang kedua COVID-19.

Bandara Abdulrachman Saleh Tidak Terpengaruh Aktivitas Gunung Semeru

Berita Kawasan

Bandara Abdulrachman Saleh Tidak Terpengaruh Aktivitas Gunung Semeru

01 December 2020, 15:57

Aktivitas di Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur, masih berlangsung normal dan belum terpengaruh oleh aktivitas vulkanik Semeru.


Comments


Please Login to leave a comment.