DEPOK_KULINER_MENIKMATI MASAKAN PAKISTAN DI CINERE DEPOK_OCI-01.jpg

Kuliner

Menikmati Masakan Pakistan di Cinere Depok

Sama-sama menggunakan kari, tapi ternyata membedakan masakan khas Pakistan dengan makanan Timur Tengah ataupun India mudah. Bedanya ada di kuah kari. Coba saja ke Restoran Warung Pakistan di Cinere Depok. Kuah kari mereka tidak menggunakan santan.

Varian menu makanan Pakistan memang tak jauh berbeda dengan masakan kedua tempat tadi. Seperti Samosa (sejenis gorengan berbentuk segitiga berbungkus kulit lumpia), roti Cane, Roti Paratha, Naan (roti pipih khas Pakistan), dan Dal Chana (sejenis kari yang terbuat dari kacang-kacangan). Kuah kari di Pakistan menggunakan bawang bombay dan tomat tanpa santan. Berbeda dengan kari lain, pengunjung tidak perlu khawatir dengan kolesterol karena kari di Warung Pakistan tidak menggunakan santan.

Selain makanan, Warung Pakistan menyediakan makanan seperti teh Pakistan, Lassy. Minuman berbahan dasar yoghurt ini diklaimnya bagus untuk mengobati panas dalam.

Lebih lanjut Wasim, pemilik Warung Pakistan, seperti dikutip dari kompas.com, Selasa (14/8/2018), mengatakan bahwa memang masih ada warga yang belum familiar dengan menu makanan Pakistan. “Memang belum banyak orang yang tahu tentang makanan Pakistan. Menu ini masih lebih sulit dicari dibandingkan masakan India,” kata pemilik restoran yang berada di Jalan Raya Cinere No 29, Depok, Jawa Barat.

[Baca Juga : Pilihan Masakan Sunda di Rawamangun]

Menemukan makanan ala Pakistan di Indonesia memang tidak mudah. Kebanyakan masakan Asia Selatan yang berada di Tanah Air adalah makanan India. Padahal, makanan Pakistan pun tak kalah lezatnya. Padahal untuk membuat masakan Pakistan di Indonesia tidak terlalu sulit. Apalagi, banyak jenis rempah lokal yang gampang dia dapatkan di pasaran.

Bahan Segar

Untuk jenis rempah tertentu, dia memang harus mendatangkannya langsung dari Pakistan. Rempah ini biasa digunakan untuk membuat Lamb Biryani. Sedangkan untuk roti Parata, Wasim juga mendatangkan gandum khusus dari Pakistan. "Kami mengambil dari distributor untuk bumbu impor karena memang tidak ada di sini," ujar Wasim.

Biasanya, Wasim memesan dari distributor seminggu sekali. Dia tidak ingin menyetok rempah-rempah dalam jumlah besar karena selalu ingin menyajikan masakan dengan citarasa asli Pakistan. "Kalau terlalu banyak stoknya bumbunya jadi kurang segar. Sengaja hanya sedikit-sedikit kalau pesan biar selalu segar dan pelanggan tidak kecewa," dia menjelaskan.

Warung Pakistan terletak tidak jauh dari Polsek Limo, Depok, dan bersebelahan dengan toko karpet yang juga milik Wasim. Menu yang disajikan sudah disesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia. Setiap hari warungnya dikunjungi sekitar 10 tamu dan pada akhir pekan bisa sampai 30 pelanggan.

Menurut dia, masih dari sumber yang sama, tamu yang datang memang pelanggan yang sudah fanatik dengan masakan Pakistan. Ini tentu berbeda dengan segmen rumah makan lainnya yang per hari bisa dikunjungi hingga ratusan pelanggan. "Biasanya keluarga yang datang. Mereka memesan roti cane dengan kari ayam," tutur Wasim.

[Baca Juga : Beragam Makanan Pedas dekat Taman Mini Indonesia Indah]

Walaupun secara bangunan resto ini terkesan standar, tapi untuk masalah rasa, Anda tidak perlu khawatir. Harganya hanya berkisar dari Rp15.000 hingga Rp100.000 rupiah. Wasim menceritakan, bahwa sebenarnya Warung Pakistan ini sudah dirintis oleh orang tuanya yang asli Lahore, Pakistan sejak 20 tahun lalu. Orang tuanya memulai bisnis kuliner Pakistan pertama kali di Jalan Radio Dalam 123. Di lokasi tersebut, orang tuanya juga berbisnis karpet.

Setelah sukses menjalankan bisnis kuliner Pakistan di Radio Dalam, kemudian sang ayah mulai membuka cabang di Jalan Raya Kemang No. 2, dan terakhir di Cinere Depok dikelola Wasim. Restoran ini buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga 10 malam.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.