Tingkatkan Wisata Kuliner, Menpar RI Indonesia Butuh Makanan Nasional

Bisnis

Menteri Pariwisata: Makanan Nasional akan Tingkatkan Pariwisata

Makanan dan minuman unik dan nikmat dari suatu wilayah, bisa dikatakan merupakan magnet tersendiri agar wisatawan mau berkunjung. Namun sayangnya karena beragam keterbatasan, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memandang Indonesia belum masuk ke dalam lingkup “surga kuliner” bagi wisatawan, khususnya yang berasal dari luar negeri. Dari sinilah, ia menuturkan, Nusantara membutuhkan makanan nasional yang ikonik sehingga dapat menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung.

Hal ini disampaikan Arief saat ia memberikan pidato dalam peresmian event Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2019 di Pluit Village. Pentingnya keberadaan wisata kuliner di Indonesia digambarkan Menpar melalui perhitungan pihaknya terkait pengeluaran wisatawan saat mereka berlibur.

Tingkatkan Wisata Kuliner, Menpar RI Indonesia Butuh Makanan Nasional

“Dari sisi pariwisata, orang itu kalau spending USD1.200 untuk wisman (wisatawan mancanegara”. Kalau wisnus (wisatawan Nusantara) Rp800.000, dibulatkan Rp1.000.000. Di antara spending itu, 35 persen atau 1/3-nya itu untuk kuliner dan belanja,” ujar Menpar dalam pidato peresmian event Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2019 di Pluit Village, Jalan Pluit Indah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara (27/9/2019).

Menurut Arief, saat ini Indonesia belum menjadi surga kuliner yang mampu menarik perhatian wisatawan dan ini dipengaruhi oleh satu kelemahan. “Kita tidak memiliki national food! Makanan nasional tidak punya, kalau Malaysia ada nasi lemak, Singapura ada laksa, Tom Yum di Thailand, Indonesia apa?,” tanya Menpar.

[Baca Juga: Ini Dia 5 Makanan Nasional Indonesia yang Ditetapkan Kemenpar]

Ketidakadaan makanan nasional ini, bagi Arief sebenarnya dipengaruhi oleh banyaknya makanan Indonesia. Di mana setiap wilayah memiliki kuliner yang khas dengan rasa yang nikmat dan olahan unik dengan Menpar yang mendeskripsikan situasi ini dengan sebutan konsep problem of plenty. Dari pandangan inilah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melakukan riset demi menentukan di antara semua makanan di Indonesia yang mana yang dapat dijadikan ikonik.

“Akhirnya Kemenpar telah memutuskan lima national food. Nomor satu soto, nomor dua sate, nomor tiga gado-gado, nomor empat rendang, nomor lima nasi goreng. Tiga di antara lima, itu telah ditetapkan CNN sebagai makanan terenak di dunia dan nomor satunya adalah rendang,” ucap Menpar.

[Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, Beli Makanan Hanya Rp409 dengan JakOne]

Demi semakin mendorong keberadaan lima makanan nasional ini, kuliner khas Nusantara ini juga turut hadir di stand-stand Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2019. Seperti yang terlihat di Pluit Village, bahkan Menpar sempat mencicipi menu Nasi Goreng Ikan Tenggiri Bu Hj. Hasanah khas Pekalongan di sela-sela peresmian event ini. Bagi Anda yang penasaran, langsung saja datang ke sini, mengingat kegiatan Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2019 masih akan terus digelar hingga 27 Oktober 2019.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.