seminar nasional zero emission_1.jpg

Bisnis

Menuju Ekosistem Hijau dan Indonesia Bebas Karbon

Sebagai kelanjutan aktivitas rangkaian Seminar Nasional yang dimulai di Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang pada bulan Mei lalu. Kali ini, Toyota Indonesia kembali mendukung rangkaian seminar nasional tahap kedua dengan berkolaborasi bersama civitas akademia Universitas Udayana (UNUD) di Bali, dengan tema Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia Mewujudkan Net Zero Emission di Indonesia ‘Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan Bali Menuju Net Zero Emission di Indonesia’.

Aktivitas seminar ini menjadi bentuk partisipasi aktif berbagai stakeholder pendukung, seperti sektor pendidikan, industri pariwisata, serta industri otomotif nasional untuk mewujudkan cita-cita Pemerintah mencapai target masa depan Indonesia ‘Bebas Emisi’. Dalam upaya terus mewujudkan komitmen tumbuh berkembang bersama masyarakat Indonesia, memberikan solusi kendaraan hijau, dan industri otomotif nasional yang sustainable menuju 50 tahun mendatang.

[Baca Juga: Frisian Flag Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca]

Kolaborasi ‘Triple Helix’ berupa sinergi positif Pemerintah, Akademisi, dan Industri dapat menjadi solusi nyata mencapai netralitas karbon yang merupakan target nasional yang harus dicapai pada tahun 2060 mendatang. Target Net Zero Emission menjadi sebuah tantangan tersendiri yang tidak mudah dicapai tanpa kolaborasi membangun dari semua pihak juga andil serta partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam upaya Indonesia dan dunia yang lebih bersih sehingga bisa dinikmati tidak hanya untuk saat ini namun berkelanjutan di masa depan.

Ekosistem Hijau dan Indonesia Bebas Karbon

Kehadiran kolaborasi ini juga menjadi penopang untuk pembentukan ekosistem hijau yang menjadi langkah awal guna mencapai target netralitas karbon. Tatanan kehidupan yang menyeluruh dari proses hulu, hingga hilir, tentunya memerlukan kolaborasi dan dukungan seluruh stakeholder. Pembentukan ekosistem hijau menjadi wujud nyata dalam upaya mengurangi karbon sebagai musuh bersama.

“Kami ingin mendukung Pemerintah, civitas akademia, dan industri untuk mengembangkan sistem mobilitas yang ramah lingkungan di Bali sebagai best practice destinasi wisata hijau, dengan memberikan solusi teknologi kendaraan elektrifikasi lengkap, yang mengusung strategi multipathway, mengkombinasikan kendaraan rendah emisi seperti LCGC dan flexi engine, HEV, PHEV, BEV, dan FCEV serta menawarkan konsep mobilitas baru sehingga semua lapisan masyarakat dapat berkontribusi pada pengurangan emisi dalam mobilitasnya,” ujar External Corporate Affairs Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam.

[Baca Juga: Toyota Perluas Jangkauan EV Smart Mobility Project ke Kawasan Danau Toba]

Tantangan era elektrifikasi untuk membentuk ekosistem hijau memerlukan kehadiran dan peran aktif dari generasi muda. Para sumber daya manusia (SDM) penerus bangsa ini merupakan duta untuk membuka jalan menuju ekonomi hijau, khususnya yang akan dilengkapi dengan 50 spesifikasi dan keahlian baru di bidang elektrifikasi saat mereka mengenyam pendidikan di masa perkuliahan. “Sehingga saat lulus nanti, generasi penerus bangsa dapat berkontribusi bersama mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia bebas emisi di masa depan,” tutup Bob Azam.

Ekosistem Hijau dan Indonesia Bebas Karbon

Paparan seminar nasional kali ini akan disampaikan oleh jajaran Pemerintah, Akademisi, hingga Pemerhati Lingkungan diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dr. (HC) Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MMT; Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar M.Sc.; dan Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster.

Para pembicara seperti Pemerhati Lingkungan dan Pakar Ekonomi Sirkuler Dr. Alexander Sonny Keraf akan memaparkan mengenai Sirkular Ekonomi untuk Sektor Pariwisata, sementara Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU akan lebih menjelaskan secara mendalam mengenai gambaran ideal pariwisata Bali yang hijau dan berkelanjutan.

[Baca Juga: Pemda dalam Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim]

Kepala Pusat Komunitas Berbasis Energi Terbarukan Universitas Udyana, Prof. Ir. Ida Ayu Dwi Giriantari, M. Eng. Sc. Ph. D. akan menjelaskan tentang Green Energy untuk Pariwisata Bali yang Hijau dan Berkelanjutan. Dan Executive Vice President Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing & Executive Program Director Toyota Mobility Foundation, Prasanna K. Ganesh akan memberikan presentasi mengenai Mobilitas Hijau & Digital untuk Pariwisata Berkelanjutan.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.