BNPB Targetkan 10 Ribu Tes SWAB per Hari

Kesehatan

Menuju New Normal, Pemkot Semarang Tingkatkan Tes Massal

Dinas Kesehatan Kota Semarang meningkatkan tes massal COVID-19 di tempat publik dalam rangka persiapan menuju tatanan hidup baru atau new normal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan tes massal di tempat publik ditingkatkan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin. Keamanan tempat publik dari COVID-19, kata Abdul, merupakan tolak ukur penerapan new normal.

Untuk tes massal kali ini, Abdul dan pihaknya telah menyiapkan 5.000 alat rapid test. Selain itu, Dinkes Kota Semarang juga telah menyiapkan 12.500 Virus Transport Media (VTM). VTM adalah media untuk menyimpan spesimen pasien berupa lendir dari hidung atau tenggorokan untuk dilakukan tes swab.

Abdul mengatakan, bila hasil rapid test seorang warga di suatu tempat publik reaktif, Dinkes akan menindaklanjuti dengan tes swab. Apabila hasil tes swab juga menunjukkan positif COVID-19, maka tempat publik tersebut akan ditutup sementara. “Jika dari rapid test hasil reaktif dan dilanjutkan ke swabnya positif COVID-19, tempat keramaian tersebut akan kami tutup dan dilakukan tracking,” kata Abdul, mengutip ayosemarang.com (28/5/2020).

Sejauh ini Dinkes Kota Semarang telah melakukan tes massal di beberapa tempat, di antaranya Mal Paragon, Polrestabes Semarang, Kantor Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Kedai Kopi Susu di Jalan Rinjani Kecamatan Gajahmungkur.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan hasil tes massal yang dilakukan di Mal Paragon semuanya negatif. “Sekarang ini memang kami tingkatkan tes massal secara acak, terutama di tempat-tempat keramaian. Alhamdulillah bisa dilakukan dengan baik, kalau yang kemarin salah satunya di Mal Paragon hasilnya semua negatif,” kata pria dengan sapaan akrab Hendi ini pada Rabu (27/5/2020).

Mengutip semarangkota.go.id (28/5/2020), Hendi juga menyampaikan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tidak akan diperpanjang kembali dan new normal mulai dilaksanakan 8 Juni 2020. “Ada waktu dan kesempatan mempersiapkan protokol terbaik melindungi warga, akan dibahas pada 6 Juni mendatang, sebagai persiapan sebelum 7 Juni PKM usai, dan new normal mulai 8 Juni,” lanjut Hendi.

Hingga Kamis, 28 Mei 2020, pasien positif COVID-19 di Kota Semarang berjumlah 87 orang. Sementara itu, masih ada 114 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang menunggu hasil uji swab dan 197 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

[Baca Juga: Wali Kota Semarang Sebut Menerapkan New Normal Tugas Berat]


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.