Menulis Selama 6 Bulan, Siswi SMP di Jakarta Ini Hasilkan Novel Mitologi

Pendidikan

Menulis Selama 6 Bulan, Siswi SMP di Jakarta Ini Hasilkan Novel Mitologi

Namun, di tengah kesemrawutan pandemi COVID-19, banyak hal yang masih berjalan dan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Meskipun dampak finansial mulai terasa menghantam pelaku usaha dan pekerja, masih ada yang terus berkarya dan memproduksinya. Salah satunya adalah Renata Maysani, siswi kelas tujuh SMP Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan yang kini sedang menunggu novelnya dicetak di bulan April mendatang.

Renata baru saja menyelesaikan novel pertamanya tersebut dalam waktu enam bulan. Perilisan resminya dilaksanakan 7 Maret lalu. Bocah perempuan yang jatuh cinta dengan mitologi itu memberi judul Siren pada karya anyarnya. Sekarang, Siren sedang dalam tahap pre order dan pembeli akan mendapatkannya dalam bentuk fisik di bulan April.

Menulis Selama 6 Bulan, Siswi SMP di Jakarta Ini Hasilkan Novel Mitologi

Kepada Pingpoint.co.id (28/3/2020), Renata berbagi kisahnya dalam menulis Siren. Siren tuh semacam putri duyung. Mereka pakai suara mereka yang sangat bagus untuk memikat para pelaut dan akhirnya menarik mereka [para pelaut] ke dalam lautan,” jelas Renata.

Dua bulan pertama, Renata menghabiskan waktunya untuk riset dan membuat plot cerita. Ia mengaku proses risetnya terbantu karena dirinya sudah membaca mitologi sejak lama. “Aku suka mitologi dari kelas lima SD” lanjutnya.

Berawal dari membaca novel karya JK Rowling, Harry Potter, Renata pada akhirnya menemukan karakter burung phoeix milik Dumbledore. Sejak itu, Ia mulai mencari tentang phoenix dan menemukan banyak karakter mitologi lain. Berbekal pengetahuannya tentang mitologi itu, Renata hanya perlu memperdalam kembali wawasannya akan sosok Siren lewat internet dan buku.

[Baca Juga: Guru Aini: Novel Terbaru Andrea Hirata yang Ditunggu-tunggu Penggemar]

Sementara menulisnya, Renata menghabiskan waktu kurang lebih empat bulan. Dalam waktu tersebut, Siren secara bersamaan ditulis dan diedit. Kebetulan, pihak editor dan penerbit adalah tempat les menulisnya.

Tidak hanya guru les menulis, Renata juga dibimbing oleh guru Bahasa Indonesia di sekolahnya. Naskah Siren ikut ditinjau oleh gurunya itu, sementara wali kelas turut memberi motivasi pada Renata untuk menyelesaikan naskah.

Selama enam bulan, Renata menggunakan hari Sabtu dan Minggunya untuk Siren. Ia rela menunda aktivitas lainnya, termasuk ketika sang ayah mengajak jalan-jalan. Tak hanya Sabtu dan Minggu, selepas pulang sekolah pun Ia menyempatkan menulis selama satu hingga dua jam.

[Baca Juga: Dita Soedarjo Cerita Serunya Tinggal di Jakarta Lewat Novel Jakartholic]

Renata memang bukan satu-satunya penulis muda di Jakarta. Namun, perjuangan dan kemauannya setidaknya dapat memotivasi orang-orang yang punya potensi menulis, tetapi masih belum serius dan hanya menyimpan tulisannya di dokumen komputer.

Bagi Pointers yang gemar menulis, mungkin dapat meniru manajemen waktu Renata. Meski tak mengikuti bimbingan menulis, kini sudah ada media untuk membantu para penulis menerbitkan bukunya. Contohnya saja di web gwp.id, Anda dapat mengikuti Gramedia Writing Project dengan mengirim naskah novel secara bertahap. Selamat mencoba, Pointers.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.