DEPOK_PROPERTI_MENUNTUASKAN-HAMA-ULAT-BULU-DI-LINGKUNGAN-RUMAH_IVAN_1100-px-X-600-px.jpg

Properti dan Solusi

Menuntaskan Hama Ulat Bulu di Lingkungan Rumah

Pada akhir Agustus 2018 kemarin, Warga Jalan Damai, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, digegerkan dengan keberadaan ratusan ulat bulu secara tiba-tiba di halaman dan taman rumah mereka. Warga pun langsung melaporkan hal itu ke kelurahan dan kecamatan setempat. Petugas yang datang langsung melakukan tindakan untuk menuntaskan hama yang meresahkan tersebut.

"Warga nggak mau kejadian seperti tahun kemarin, di mana ulat bulunya sampai banyak banget dan masuk ke dalam rumah. Makanya, tadi segera dilaporin dan langsung ada petugas yang datang, dan lakukan penyemprotan serta cari sarang utama ulat bulunya," kata Erna Wati, warga sekitar seperti dikutip dari tribunnews.com, Senin (3/9/2018).

[Baca Juga : Membuat Taman Bermain Anak Itu Mudah, Begini Caranya]

Ya, sesuai yang dikatakan warga, kejadian serupa pernah terjadi tahun 2017. Ulat-ulat yang “menyerang” lingkungan rumah penduduk kala itu berasal dari lahan kosong yang tak terurus milik salah seorang warga yang memang tidak tinggal di sana. Lahan itu ditumbuhi beberapa pepohohan ukuran sedang dan rerumputan liar, sehingga sangat ideal jadi tempat tumbuh kembang ulat bulu.

Belajar dari pengalaman warga Depok, sepertinya bukan hal yang mustahil jika hama ulat bulu juga menyerang hunian kita. Sebab sama dengan ulat, kita juga menyukai lingkungan rumah asri yang banyak ditumbuni tanaman serta pepohonan berdaun lebat. Bedanya, kita suka hal tersebut karena bisa membuat hunian jadi terlihat indah, teduh, dan nyaman, sementara ulat bulu suka akan hal tersebut karena dedaunan merupakan makanan utama mereka.

Maka itu, agar tak hidup berdampingan dan dibuat tidak nyaman oleh ulat bulu, baiknya kita tuntaskan masalah lalu mencegah hama tersebut datang kembali. Dengan demikian, hunian bisa benar-benar nyaman, dan lingkungan sekitarnya rimbun serta asri karena ditumbuhi tanaman yang berdaun lebat. Sementara terkait cara untuk menuntaskan masalah dan mencegah ulat bulu ini, beberapa hal yang bisa Anda lakukan antara lain:

1. Buang Ulat Bulu

Jika jumlah ulat bulu yang ada di lingkungan atau taman rumah belum terlalu banyak, buang saja ulat bulu secara langsung. Bukan hanya dibuang jauh dari rumah, tapi juga lingkungan perumahan agar tidak mengganggu warga lainnya. Sementara untuk mengambil setiap ulat bulu ini, Anda bisa menggunakan sumpit agar tangan tidak bersentuhan dengan tangan.

2. Bubuk Bacillus Thuringiensis

Sebagian orang takut menyemprotkan obat nyamuk ke ulat bulu karena khawatir tanaman yang dihinggapi ulat akan itu mati. Maka itu, cobalah gunakan bubuk Bacillus thuringiensis (Bt). Ini merupakan bubuk yang terbuat dari bakteri garam-positif sehingga tidak akan mematikan tanaman. Bubuk ini bisa Anda peroleh dengan mudah di toko-toko tanaman. Cara menggunakannya adalah dengan menaburkan bubuk Bt di daun-daun tanaman yang rentan dihinggapi ulat bulu. Dalam waktu beberapa saat, ulat bulu akan mati ketika melewati bubuk ini.

3. Pelihara Unggas

Setelah masalah ulat bulu selesai, untuk mencegahnya datang kembali, Anda bisa memelihara unggas di lingkungan rumah. Sebab, unggas seperti ayam, bebek, dan burung dapat memakan ulat bulu. Cukup dengan membebaskan unggas di halaman atau taman rumah Anda, maka hunian bisa terhindar dari serangan hama ulat tersebut.

4. Rawat Tanaman dengan Pestisida Alami

Jika memelihara unggas dinilai merepotkan, maka Anda bisa merawat tanaman menggunakan pestisida agar tidak terserang hama ulat bulu. Tapi, bukan pestisida berbahan kimia yang bisa mengancam kehidupan tanaman serta kesehatan penghuni rumah. Pestisida dalam hal ini merupakan yang alami karena terbuat dari bahan yang aman. Berikut adalah cara membuat pestisida yang dimaksud.

  • Campurkan garam, sabun (boleh sabun cair untuk mandi, sabun colek, atau sabun cair pencuci piring), dan sedikit minyak tanah.
  • Masukkan bahan-bahan di atas ke dalam botol semprot, lalu kocok agar semua bahan tercampur.
  • Semprotkan cairan pestisida ini ke tanaman atau pohon yang dihinggapi ulat bulu, serta secara rutin untuk mencegah tanaman dimakan ulat.

[Baca Juga : Asal-usul Kota Depok Indonesia]

Dengan menerapkan cara-cara di atas, kemungkinan besar lingkungan rumah khususnya halaman atau tamannya, akan bebas dari hama ulat bulu. Halaman dan taman rumah pun akan jadi tempat yang indah karena ditumbuhi banyak tanaman, serta bisa jadi tempat yang nyaman untuk relaksasi di rumah.

Read More

Artikel Lainnya

IBB TV Satelit Bandung132, Kado HUT ke-210 bagi Warga

Berita Kawasan

IBB TV Satelit "Bandung132", Kado HUT ke-210 bagi Warga

27 September 2020, 09:59

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

Berita Kawasan

Pelebaran Kreteg Wesi Sampangan, Kota Semarang Selesai Akhir November

26 September 2020, 17:46

Menelan anggaran sebesar 20 milyar rupiah, pelebaran akses yang menghubungkan Gunungpati dan Gajahmungkur itu ditargetkan rampung November 2020.

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

Hobi dan Hiburan

Serunya Nonton Film Bareng di Drive-In Senja Bandung

26 September 2020, 11:39

Ini dilakukan outdoor. Mudah-mudahan tidak terlalu khawatir juga sama COVID-19. Karena kita berada di mobil sendiri relatif lebih aman.

Di Bawah Rp500 Ribuan, Amazfit Neo Siap Diluncurkan .jpg

Bisnis

Di Bawah Rp500.000-an, Amazfit Neo Siap Diluncurkan

25 September 2020, 18:43

Perusahaan Huami siap meramaikan pasar jam tangan pintar di Indonesia dengan produk Amazfit Neo yang memiliki harga tak sampai Rp500 ribuan.


Comments


Please Login to leave a comment.