Merasa Cepat Haus Saat Puasa Hindari Makanan Ini Saat Sahur

Kuliner

Merasa Cepat Haus Saat Puasa? Hindari Hidangan Ini Saat Sahur

Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menahan hawa nafsu Anda dari hal-hal tidak baik, seperti mengkonsumsi makanan tidak sehat saat berbuka dan sahur. Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat tentunya akan memengaruhi kegiatan berpuasa Anda.

Misalnya, ada beberapa makanan yang dapat membuat Anda merasa lebih cepat haus atau dahaga saat berpuasa. Jika ingin puasa Anda lebih lancar, ada baiknya menghindari tiga jenis hidangan ini ketika sahur. Penasaran jenis apa saja? Berikut daftarnya.

Resep gorengan nikmat di saat musim hujan Risol Kulit Pangsit

1) Gorengan

Jadi salah satu jenis makanan wajib bulan Ramadan yang harus Anda hindari ketika sahur. Meski rasanya nikmat, jenis makanan goreng dengan minyak banyak yang satu ini dapat menyebabkan rasa kembung dan begah jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, kandungan minyak di dalam gorengan juga membuat proses dahaga meningkat lebih cepat.

Merasa Cepat Haus Saat Puasa Hindari Makanan Ini Saat Sahur

2) Makanan Manis

Bagi orang Indonesia, makanan manis jadi menu wajib yang ada pada saat buka puasa. Selain rasanya nikmat, makanan manis juga dapat mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar. Meski begitu, mengkonsumsi makanan manis seperti bubur kacang hijau, ketan hitam saat sahur sangat tidak disarankan.

[Baca Juga: Bakmitopia Ajak Buka dan Sahur Bersama dengan Produk Terbarunya]

Melansir dari healthline.com, pakar nutrisi dari Boston University School of Medicine menyatakan, saat gula masuk ke dalam darah, air akan berpindah dari sel, dan ikut masuk ke dalam darah. Dengan kata lain, sel tubuh yang kekurangan cairan akan langsung mengirimkan sinyal ke otak, bahwa tubuh membutuhkan asupan mineral lebih banyak.

Manfaat Kesehatan Dari Teh Peppermint

3) Teh Manis

Menikmati teh manis hangat sehabis makan sahur memang nikmat, namun kebiasaan ini sebaiknya segera dihindari. Melansir dari foodnetwork.com, dalam Food Science tahun 2010, Universitas Illinois mengungkap bahwa, satu cangkir teh rata-rata mengandung 100-200 miligram kafein yang sama dengan minuman berenergi.

Kandungan kafein dari teh memiliki sifat diuretik yang mempengaruhi proses pencernaan. Maka jangan heran jika Anda sering merasa ingin buang air setelah mengkonsumsi teh di pagi hari. Meski tidak memberikan efek yang signifikan pada proses pencernaan, namun kandungan teh dapat membuat intensitas buang air kecil menjadi lebih sering. Dengan begitu, stok cairan tubuh lebih cepat menurun.

Selama berpuasa usahakan untuk memperhatikan asupan sahur. Perbanyak minum mineral dan makan makanan sehat agar kegiatan berpuasa selama seharian dapat berjalan dengan lancar.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.