Luncurkan Program Olah Popok Bayi Bekas, Merries Gandeng Posyandu Jakarta Barat

Bisnis

Merries & Posyandu Jakarta Barat Luncurkan Program Olah Popok Bekas

Penggunaan popok bayi sekali pakai banyak dipilih orangtua yang memiliki bayi sebagai solusi buang air besar dan kecil buah hatinya. Sayangnya, tak sedikit yang cenderung tidak ambil pusing mengenai sampah yang ditimbulkan dari popok bekas pakai ini. Dengan rata-rata orangtua tinggal melipat popok tersebut dan membuangnya ke tempat sampah. Metode pembuangan ini dipandang tak ramah lingkungan, apalagi terkadang popok bekas pakai acap kali ditemukan mengambang di saluran air Ibu Kota. Perusahaan Kao Indonesia, melalui brand Merries pun tidak tinggal diam.

Luncurkan Program Olah Popok Bayi Bekas, Merries Gandeng Posyandu Jakarta Barat

Melihat kebiasaan buruk terkait pembuangan popok bekas pakai ini, pihak Kao Indonesia merasa hal tersebut bisa berdampak buruk. Tak hanya pencemaran lingkungan, pembuangan ini juga tidak baik untuk kesehatan masyarakat. Dari sinilah, brand Merries memilih untuk melakukan inisiatif dengan meluncurkan program bernama Merries Senyumkan Lingkungan.

[Baca Juga: Amankah Penggunaan Popok Kain pada Bayi?]

Dalam program Merries ini, perusahaan Kao Indonesia pun menggandeng PKK Pemerintah Jakarta Barat untuk mengajak 28 posyandu di kawasan ini agar bisa menjalankan program ini. Di mana popok bekas pakai yang masuk ke dalam cakupan area 28 posyandu itu dikumpulkan dan setiap satu pekan sekali akan diambil pihak Merries untuk didaur ulang yang nantinya dijadikan fiber serta minyak serupa dengan minyak tanah.

Luncurkan Program Olah Popok Bayi Bekas, Merries Gandeng Posyandu Jakarta Barat

“Gerakan Mengolah Popok Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan yang akan mulai digaungkan di Jakarta Barat. Kita harus bangga ini merupakan yang pertama kali se-Indonesia di Jakarta Barat, khususnya kader-kader posyandunya, diberikan kepercayaan oleh PT Kao untuk masalah gerakan pengolahan bekas,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Barat dan Istri Wali Kota Jakarta Barat Inad Luciawaty pada peluncuran program Senyumkan Lingkungan melalui Gerakan Mengolah Popok Bayi Bekas Pakai untuk Masa Depan Lingkungan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan No.2, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (15/11/2019).

[Baca Juga: Posyandu Cipete Utara Terima Bantuan Posyandu dari IKPJ]

Vice President Marketing Kao Indonesia Susilowati menjelaskan, program pengolahan popok bekas pakai ini masih berada di tahap pilot project sehingga dari ratusan posyandu yang ada di Jakarta Barat, hanya 28 yang dipilih untuk menjalankannya. “Karena kita mencoba dulu dari skala kecil, karena kita learning, kita akan belajar step-step ini apa saja kekurangannya. Kedua, instansi pengelolanya juga kita melihat kesanggupan untuk mengelola, karena kita juga harus benar-benar mengolah ini dengan baik. Nah dari situ kita coba dengan 28 posyandu yang akan melibatkan 1.000 ibu-ibu PKK,” imbuhnya.

Read More

Artikel Lainnya

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari

Kesehatan

Ingin Kurus? Jangan Coba-coba Makan Ini di Malam Hari!

10 December 2019, 18:00

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori saat malam hari akan membuat berat badan naik. Ingin kurus? hindari jenis makanan ini jelang tidur!

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

Bisnis

Avrist Senang dengan Hasil Program Avrist Warrior Woman

10 December 2019, 17:00

Melihat antusiasme serta perkembangan bisnis peserta Avrist Warrior Woman, perusahaan Avrist menilai program CSR ini sukses.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

Berita Kawasan

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Senen Direlokasi

10 December 2019, 16:00

Dalam rangka menata trotoar di Jalan Raya Senen, Pemkot Jakarta Pusat relokasi para pedagang pakaian bekas.

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

Berita Kawasan

Ular Sanca Besar Ditangkap Petugas Kelurahan Kebagusan

10 December 2019, 15:00

Warga Kelurahan Kebagusan baru-baru ini dikejutkan dengan kemunculan ular yang panjangnya lebih dari satu meter. Petugas pun sigap menangkapnya.


Comments


Please Login to leave a comment.