Picu Kontroversi, PPDB Jakarta Hari Pertama tetap Terapkan Seleksi Usia

Pendidikan

Meski Picu Kontroversi, PPDB Jakarta Hari Pertama tetap Berdasar Usia

Sejumlah orangtua murid pada Rabu 24 Juni 2020 memprotes seleksi usia dalam penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2020 jalur zonasi. Namun, hari ini penerimaan peserta didik baru atau PPDB DKI Jakarta tetap berlangsung dengan menerapkan seleksi berdasarkan usia.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersikukuh menerapkan kebijakan seleksi usia pada jalur zonasi. Kepala Dinas Pendidikan Nahdiana menuturkan kebijakan ini sudah dirumuskan selama tiga tahun. "DKI sudah merumuskan ini dari tiga tahun yang lalu, kami tidak ubah karena ini sudah settle," kata Nahdiana seperti dilansir dari liputan6.com (25/6/2020).

Picu Kontroversi, PPDB Jakarta Hari Pertama tetap Terapkan Seleksi Usia

Saat rapat bersama Komisi E DPRD pada Rabu kemarin, Nahdiana berulang kali menjelaskan alasannya seleksi usia bagi jenjang SMP, SMA/SMK tetap dijalani yakni karena tidak akuratnya titik koordinat alamat calon peserta didik baru saat pihak sekolah memasukkan ke dalam sistem.

Fakta tersebut dikatakan Nahdiana menjadi salah satu penyebab kisruh-nya jalur zonasi. Ia juga menegaskan masalah jalur zonasi tidak hanya terjadi di Jakarta saja. Daerah di luar Jakarta merasakan hal serupa. Terlebih lagi, imbuhnya, tahun ini kelas 6 dan 9 tidak melaksanakan Ujian Nasional akibat pandemi COVID-19.

"Kalau Anda masuk, berarti anak Anda diseleksi tinggalnya di mana, karena ada KK, dengan NIK, dari situ Anda baru bisa masuk yang berbasis irisan kelurahan, himpitan dengan kelurahan lain. Ini kalau diukur dengan Google Maps masukin ke sistem itu tuh yang bikin kisruh. Ini kami ukur itu," terangnya.

Tuai Protes

Meskipun telah dijelaskan, salah satu orangtua, Eva tetap heran korelasi seleksi usia dengan tujuan pemerintah DKI yang berpihak pada warga tak mampu. "Pertanyaan saya, satu apakah usia mencerminkan ketidakmampuan seseorang?" tanya Eva dalam rapat dengan Komisi E Bidang Kesra DPRD DKI seperti dilansir dari bisnis.com (25/6/2020).

Dia mempertanyakan apakah anak yang tua memang berasal dari keluarga tak mampu ketimbang anak berusia muda. Eva menilai seleksi usia ini justru memperlihatkan ketidakadilan. Eva beranggapan pemerintah DKI seharusnya memperbanyak kuota PPDB jalur afirmasi untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi warga tak mampu bersekolah.

[Baca Juga: Catat! Ini Alur Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Tahun 2020]

Sementara, dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Partai Demokrat menyayangkan kelanjutan sistem tersebut. "Ini sangat disayangkan padahal pemerintah pusat memberikan wewenang ke daerah menetukan proposi final dan menetapkan wilayah zonasi," kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Desie Christhyana yang dikutip dari detik.com.

Desie mengatakan dengan adanya pembatasan usia dapat menghalangi anak usia muda yang memiliki prestasi untuk melanjutkan sekolah. Desie mengatakan sistem ini tidak sesuai dengan program merdeka belajar yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

[Baca Juga: Seluruh Proses Pendaftaran PPDB DKI Dilakukan Secara Online]

"Dengan adanya aturan pembatasan usia membuat anak-anak yang usia muda dan mempunyai kepintaran tidak bisa mendapatkan sekolah yang baik (favorit) karena setiap anak anak mempunyai keunikan masing-masing dan kemampuan anak-anak berbeda dalam tingkat kematangan seharusnya pemerintah memperhatikan. Itu tidak sesuai dengan program Merdeka Belajar yang digemborkan oleh Pak menteri," ujarnya.

Hari ini pun Pemprov DKI tetap melanjutkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi. Pelaksanaan PPDB dengan tahap zonasi akan dibuka pada 25-27 Juni. Sementara tahap seleksi afirmasi dan tahap prestasi non akademik telah dilakukan.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.