Metode Bank Sampah Kumala Jadi Percontohan Negara Filipina

Berita Kawasan

Metode Bank Sampah Kumala Jadi Percontohan Negara Filipina

Sudah sejak lama Bank Sampah Kumala berdiri dengan memberdayakan para tunawisma di area Tanjung Priok, khususnya yang berada di bawah naungan Yayasan Kumala, untuk bekerja di sini. Melihat keberhasilan metode pemberdayaan ini, 15 orang perwakilan dari negara Filipina melakukan kunjungan ke Bank Sampah Kumala pada 13 November 2019. Langkah kunjungan ini disebut dalam rangka percontohan yang kelak akan dicoba diterapkan di Filipina.

Para perwakilan dari Filipina yang berjumlah 15 orang itu disebut merasa takjub melihat metode yang digunakan bank sampah yang berlokasi di Jalan Budi Jaya No.44, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung .Pasalnya, bank sampah yang berada di bawah naungan Yayasan Kumala ini tak hanya fokus dalam teknologi pengolahan sampah semata. Namun yang terpenting adalah kemampuan Bank Sampah Kumala yang mementingkan sisi sosialnya dengan merangkul para anak jalanan.

[Baca Juga: Kecamatan di Jakarta Utara Ini Miliki 60 Bank Sampah]

“Saya benar-benar terkesima dengan apa yang dilakukan di tempat ini. Mereka bisa mengelola sampah dengan teknologi yang sebenarnya sederhana tapi juga mengedepankan segi sosialnya dengan memberikan kesempatan mitra anak-anak jalanan di sekitarnya,” ungkap Sekretaris Dewan Legislatif Kotamadya Guiuan Recti Melquiades, sebagaimana dikutip dari utara.jakarta.go.id (13/11/2019).

Kecamatan di Jakarta Utara Ini Miliki 60 Bank Sampah

Hal yang paling utama yang dicerminkan dari Bank Sampah Kumala menurut Recti adalah membuat para tunawisma tetap merasa dihargai. Mengingat mereka tetap mampu berkarya dengan bekerja di sini. “Jadi ini adalah contoh yang baik dan ini perlu diterapkan di Filipina,” tambahnya.

Sekadar informasi, Filipina juga mengalami masalah tunawisma yang tinggi. Di tahun 2018 saja diperkirakan ada sekitar 4,5 juta tunawisma di Filipina. Sehingga memang dibutuhkan metode untuk membantu memberdayakan tunawisma di sana yang salah satunya adalah melalui pengelolaan bank sampah. Di mana selain membantu menggandeng tunawisma, bank sampah juga membantu mengurangi sampah di lingkungan.

[Baca Juga: Warga Tanjung Priok Manfaatkan Saluran Air untuk Budidaya Lele]

Hal senada dengan apa yang diungkapkan Recti juga disampaikan oleh Presiden Association of Barangay Captain Ernie Manatad. Menurut Ernie, apa yang dilihatnya bersama perwakilan dari Filipina lainnya di Bank Sampah Kumala dapat dijadikan grand design untuk dibawa ke negara asalnya dan coba diterapkan di sana.

Kunjungan perwakilan dari Filipina ini bukan hanya datang untuk melihat Bank Sampah Kumala. Mengingat dalam kunjungan yang merupakan realisasi dari program Partnership for Resilience Strategic Partnership antara Pemerintahan Filipina dan DKI Jakarta ini, para perwakilan juga menyempatkan diri untuk melihat metode urban farming yang diterapkan di Kecamatan Koja, Jakarta Utara.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.