SUPERBLOK KOTA KASABLANKA KIAN TERWUJUD

Properti dan Solusi

Superblok Kota Kasablanka Kian Terwujud

Bentuk sempurna dari superblok Kota Kasablanka semakin terlihat dengan berdirinya tower apartemen Angelo, Bella dan Chianti. Selama ini, orang mengenal Kota Kasablanka hanya sebagai sebuah mal atau pusat perbelanjaan di kawasan Tebet Jakarta. Tapi nyatanya, Kota kasablanka atau yang akrab disebut Kokas ini tidak hanya terbatas itu. Kota Kasablanka mulai berubah menjadi sebuah kawasan terpadu atau superblok seluas 13 hektare yang tengah dikembangkan PT Pakuwon Jati Tbk.

Kini, wujud sempurna dari superblok itu makin nyata dengan hadirnya Angelo, Bella, dan Chianti di lingkungan apartemen Casa Grande Residence. Proyek tiga tower apartemen ini sejatinya masuk dalam pengembangan Casa Grande Residence tahap II. Selain apartemen, perkantoran dan kondominium juga jadi bagian dari ketiga tower tersebut.

Beberapa fasilitas standar kondominum seperti sky garden dan kolam renang, berbagai sarana yang sudah dikembangkan di tahap sebelumnya, serta integrasi dengan beberapa bangunan termasuk mal Kota Kasablanka, menjadi keunggulan utama dari tiga tower yang merangkum hunian sebanyak 1.198 unit tersebut.

Saat ini, pembangunan ketiga tower tersebut nyaris rampung. Topping off ketiganya juga telah dilakukan pada pertengahan tahun kemarin. Sementara terkait pemasaran, penjualan unit yang telah dilakukan pengembang dari tiga tahun lalu pun hampir selesai karena sebagian besar unitnya telah terjual.

Kenaikan nilai investasi dari ketiga apartemen itu juga sudah mulai terasa di tahun yang sama saat pengembang melakukan seremoni topping off. Harga awal yang Rp30 juta per meter persegi, telah naik menjadi Rp45 juta per meter persegi pada tahun 2017. Nilai jual tipe 2 bedroom di Tower Bella juga meningkat menjadi Rp3,7 miliar dengan luas bangunan sekitar 74 meter persegi. Jadi nilai jual saat ini mencapai Rp50 juta per meter persegi (rumahdijual.com, 28 Agustus 2018)

Ke depannya, pengembang yakin bahwa peminat ketiga tower apartemen ini semakin meningkat. Itu karena proyek residensial, perkantoran, maupun fasilitas komersial di dalam kawasan superblok Kota Kasablanka memiliki berbagai kelebihan khusus, di mana Salah satunya adalah lokasi yang sangat strategis. Okupansi yang selalu di atas 90 persen pada beberapa proyek residensial dan perkantoran yang sudah rampung juga menambah keyakinan pihak pengembang akan hal tersebut. Di sisi lain, kawasan mixed use seperti superblok Kota Kasablanka memang diminati oleh pasar.

Konsumen yang tertarik dan ingin memiliki unit di salah satu tower baru itu bisa datang langsung ke kantor pemasaran Casa grande Residence di Jalan Kasablanka Raya kav. 88, Jakarta Selatan. Atau, bisa juga mencari informasi lebih lanjut di casagranderesidence.co.id. Di sana, Anda bisa melihat berbagai fasilitas dan kunggulan yang dimiliki apartemen tersebut. “Casa Grande Residence cocok untuk profesional yang ritme kerjanya tinggi dan butuh hunian praktis dengan fasilitas lengkap. Di sini sudah ada mal seluas 111 ribu meter persegi, tiga blok perkantoran,” imbuh Ivy.

Dengan berdirinya Angelo, Bella, dan Chianti, apartemen Casa Grande Residence semakin lengkap. Wujud dari Superblok Kota Kasablanka pun semakin terwujud. Superblok itu jadi memiliki wajah baru selain Delapan Puluh 8 perkantoran, Prodential Center Kota Kasablanka, Casa Grande Residence tahap pertama, dan Mall Kota Kasablanka yang sudah ada sebelumnya. Semua fasilitas di superblok ini saling terintegrasi sehingga memberi kemudahan pada siapapun yang tinggal di kawasan terpadu itu.

Read More

Artikel Lainnya

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

Bisnis

Shell Eco-marathon Memacu Generasi Muda Siap Mencapai Mobilitas Berkelanjutan

05 December 2020, 09:05

Dalam perjalanan 10 tahun partisipasi Indonesia di SEM, ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terlibat yaitu sebanyak lebih dari 200 persen.

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

Kesehatan

Sebelum Vaksinasi Nasional Dilakukan, Wali Kota Bogor Tekankan Tiga Hal Ini

04 December 2020, 15:33

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa COVID-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut.

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

Berita Kawasan

Lantik Pengurus PCI 2020-2024, Koni Kabupaten Bogor Optimistis Majukan Cricket

04 December 2020, 14:37

Ketua Koni Kabupaten Bogor Junadi Syamsudin mengatakan, di kukuhkannya kepengurusan PCI periode 2020-2024. Dapat menjalankan berbagai program kegiatan dengan inovatif sehingga Cabor Cricket bisa lebih maju.

14 Hari Kedepan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

Berita Kawasan

14 Hari Ke Depan, Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Ditutup

04 December 2020, 13:49

Hal ini sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang diambil sebagai langkah penanganan pandemi di Kota Bandung.


Comments


Please Login to leave a comment.