Micro-houses, 5 Rumah Kecil yang Juga Bisa Menawan

Properti dan Solusi

Micro-houses, 5 Desain Rumah Kecil yang Juga Bisa Menawan

Ketika kota kita menjadi lebih sibuk, lebih padat dan lebih mahal, ukuran rumah kita, juga, pasti akan berkurang. Hal tersebut seiring keinginan orang untuk tinggal jauh dari pusat kota. Ruang yang lebih kecil berarti hal-hal tertentu tidak akan pas atau harus dikorbankan. Ini memberi arsitek dan desainer peluang untuk menciptakan solusi inovatif dan tepat untuk rumah modern bergaya micro-houses.

Mulai rumah atap kecil hingga hunian minimalis konseptual, ini adalah lima dari micro-houses yang paling mencolok menurut Hannah Jenkins, penulis buku Living Little: Simplicity and Style in a Small Space seperti diberitakan cnn.com (22/11/2020).

Micro-houses  Cabn Jude by Michael Lamprell

1) Cabn Jude oleh Michael Lamprell di Adelaide, Australia

Rancangan micro-house ini cocok untuk Anda yang muak dengan sosial media. Inilah rumah yang menyatu sempurna dengan alam. Rumah ini dirancang untuk memberikan detoksifikasi digital: kabin kecil, off-grid, dan ramah lingkungan di Adelaide Hills Australia Selatan yang memungkinkan penghuninya untuk kembali ke alam.

Interiornya dilapisi dengan kayu berwarna terang, yang membantu meningkatkan kesan luas. Jendela besar menghadirkan banyak cahaya alami, sementara jendela yang dapat disesuaikan membantu menjaga kabin tetap sejuk selama musim panas.

Micro-houses La Colombière by YH2 Architecture

2) La Colombière oleh YH2 Architecture di Quebec, Kanada

Micro-house ini dulunya digunakan sebagai gudang penyimpanan penebang kayu yang kemudian ditata ulang secara kontemporer dari struktur aslinya. Bangunan sekarang berfungsi sebagai tempat peristirahatan di hutan yang imersif. Terinspirasi oleh pertumbuhan alami pepohonan, filosofi desain menganggap hunian tersebut terkait erat dengan tanah tempatnya berdiri, menghasilkan volume atas yang mengingatkan pada kanopi pohon.

Eksterior kayu cedar yang gelap membuatnya semakin menyatu dengan lanskap, memberi penghormatan kepada tumbuhan runjung di sekitarnya. Di dalam, langit-langit dan dinding yang menjulang tinggi dicat putih, sementara bahan dari bangunan aslinya dipertahankan dan menyatu, menekankan struktur baru sebagai perpanjangan, bukan penyisipan.

[Baca Juga: 5 Tips Sulap Ruangan Sempit Menjadi Luas]

Micro-houses Glasshouse Treehouse by ElevenTwoEleven Design

3) Glasshouse Treehouse oleh ElevenTwoEleven Design di New York, Amerika Serikat

The Glasshouse Treehouse adalah proyek DIY oleh desainer interior Christina Salway, yang dengan berseni menangkap dan menafsirkan kembali pesona rumah kaca di Pegunungan Catskill yang hijau di New York.

Bertujuan untuk membuat kolase dari barang-barang bekas yang dikumpulkan, dihadiahkan dan ditemukan. Jendela yang diselamatkan Salway merupakan barang buangan di sudut jalan.

Salway juga mendekati teman dan keluarga untuk menyumbangkan pintu dan jendela yang tidak diinginkan atau tidak digunakan. Desain kolase ini menawarkan pemandangan pedesaan yang indah dan, meski hanya memakan ruang yang sangat kecil. Interior rumah pohon ini terbagi menjadi tiga zona: area kerja, area tidur, dan lounge.

Micro-houses FLEXSE by SA Lab

4) FLEXSE oleh SA Lab di St Petersburg, Rusia

Tampilan modern pada rumah tungku Skandinavia, FLEXSE adalah hunian mikro prefabrikasi dengan kemampuan adaptasi musiman yang mengesankan. Meskipun prototipe pertama dimaksudkan untuk memasak, bangunan ini dapat disesuaikan untuk tujuan yang berbeda: sauna, tempat tinggal tamu, dan bahkan rumah mungil yang lengkap.

Micro-house ini seluruhnya terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang, strukturnya dapat dirakit menjadi beberapa bagian di lokasi atau ditempatkan di atas fondasi. Konstruksinya juga memungkinkannya untuk dipasang di daerah terpencil, pedesaan atau bahkan di atas air. Fitur utamanya termasuk atap miring untuk meminimalkan penumpukan salju, interior dan eksterior yang dilapisi kayu, dan tungku terbuka yang menghangatkan ruang.

Micro-houses Unyoked by Fresh Prince

5) Unyoked oleh Fresh Prince di New South Wales, Australia

Unyoked adalah serangkaian kabin liburan kecil di semak-semak Australia yang menawarkan kesunyian dan keterputusan dari kehidupan modern kepada para pelancong.

Rumah ini dimaksudkan agar penghuninya melangkah seringan mungkin di alam terbuka. Masing-masing rumah memiliki jejak karbon minimal dan menggabungkan tenaga surya, bahan reklamasi (seperti kayu dan jendela yang dirancang ulang) dan fasilitas luar ruangan seperti meja piknik, kompor gas, dan tungku api. Biasanya micro-house ini ditempatkan di lokasi yang berbatasan dengan hutan, terletak di lembah atau dipasang di pegunungan.

Read More

Artikel Lainnya

FKUB Medan Terima Penghargaan Harmony Award 2020

Berita Kawasan

FKUB Medan Terima Penghargaan Harmony Award 2020

18 January 2021, 17:17

Tentunya Penghargaan ini sangat berarti dalam meningkatkan motivasi dan Kinerja Baik Pemko maupun FKUB untuk terus merawat, memelihara dan menguatkan kehidupan keagamaan.

Kanal Youtube Disdik Depok Perkaya Pembelajaran Daring Siswa

Pendidikan

Kanal Youtube Disdik Depok Perkaya Pembelajaran Daring Siswa

18 January 2021, 16:17

Kanal yang diberi nama Belajar Bersama Disdik Kota Depok ini, bertujuan untuk mendukung kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) atau pembelajaran daring siswa.

Pantauan Vaksinasi Tenaga Medis di Tangerang Selatan

Kesehatan

Pantauan Vaksinasi Tenaga Medis di Tangerang Selatan

18 January 2021, 15:28

Proses pendaftaran vaksinasi ada empat alur. Meja pertama, calon penerima vaksin yang mendapatkan SMS yang sudah mendaftar melalui aplikasi, melakukan registrasi dan pencatatan.

Kerjasama Pemkot dan Gojek Perkuat Pariwisata dan UMKM di Kota Malang

Bisnis

Kerjasama Pemkot dan Gojek Perkuat Pariwisata dan UMKM di Kota Malang

18 January 2021, 14:23

Pemerintah Kota Malang di awal tahun 2021 melakukan terobosan dalam bentuk inisiasi kerjasama dengan GoJek dan GoPay.


Comments


Please Login to leave a comment.