TEBET_KAWASAN_MENGENAL-PATUNG-PANCORAN-DAN-MISTERI-ARAH-ACUNGAN-TANGANNYA_INGGIL_1100-X-600-px.jpg

Berita Kawasan

Misteri Arah Acungan Tangan Patung Pancoran

Salah satu jalan yang sering dilewati oleh banyak orang di Jakarta, ialah Jalan Raya Pancoran, ketika melewati jalan ini pasti tidak asing dengan patung yang satu ini. Patung Dirgantara atau lebih dikenal dengan nama Patung Pancoran merupakan salah satu simbol penanda kota di Jakarta yang banyak orang tahu.

Patung ini memiliki tinggi 11 meter dengan tinggi kaki mencapai 27 meter, dibangun pada masa pemerintahan Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno menghabiskan biaya sebanyak Rp12 juta. Patung ini dirancang oleh pematung asal Yogyakarta kala itu yang bernama Edhi Sunarso atas permintaan Bung Karno sendiri. Memiliki berat mencapai 11 Ton, patung ini terbuat dari bahan perunggu.

Bung Karno kala itu merancang Patung Pancoran untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia dalam mencapai keperkasaan, mengandalkan sifat-sifat jujur, berani dan bersemangat. Pengerjaan patung sendiri sempat mengalami keterlambatan karena peristiwa Gerakan 30 September PKI pada tahun 1965. Akhirnya Patung Pancoran ini dapat diselesaikan pada akhir 1966.

Lokasi dari Patung Pancoran ini bertempat di lokasi yang strategis. Berada di Pancoran, Jakarta Selatan yang merupakan pintu gerbang kawasan Jakarta Selatan dari Lapangan Terbang Halim Perdanakusuma. Monumen ini juga merupakan penyambut bagi para pendatang yang baru saja mendarat.

Ada hal yang menarik dari patung ini, yaitu arah acungan tangan dari Patung Pancoran. Banyak desas-desus masyarakat yang menyebutkan bahwa arah tangan tersebut menunjuk ke arah tempat rahasia dimana Bung Karno menyimpan harta kekayaannya. Cerita lain juga menyebutkan bahwa patung ini menghadap ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan jantung peradaban bangsa Indonesia selama dijajah oleh Belanda.

Fakta yang sebenarnya, dilansir oleh jakarta.go.id, arah tangan Patung Pancoran ini sebenarnya menunjuk ke arah utara tempat Bandar Udara Internasional Kemayoran. Bandar Udara Internasional Kemayoran sendiri merupakan bandara internasional pertama yang dimiliki oleh Jakarta. Fungsi dari bandar udara kala itu ialah yang melayani seluruh rute penerbangan dosmetik dan internasional, sebelum akhirnya dipindah ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain perbincangan mitos mengenai arah acungan tangan, perlu diketahui bahwa model dari patung ini adalah Bung Karno sendiri yang memeragakan gayanya, sedangkan dari wajah patungnya mengambil dari Pak Edhi Sunarso. Bahkan hingga saat ini Patung Pancoran tidak pernah selesai dibuat. Seperti yang dilansir oleh kompas.com menurut Sadirin ahli konservatori dari Balai Konservasi Dinas Pariwisata, bila diamati lebih dekat, Patung Pancoran akan terlihat masih kasar dan banyak tambalan las penyambung satu bagian dengan bagian lain.

Hingga sampai sekarang pun Patung Pancoran masih belum diresmikan. Karena Bung Karno telah lebih dahulu wafat. Patung Pancoran sebagai salah satu cagar budaya. Belum ada pembicaraan dilakukannya peresmian, walau begitu Sadirin tetap berupaya agar salah satu cagar budaya ini untuk diresmikan.

Read More

Artikel Lainnya

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

Berita Kawasan

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

18 November 2019, 19:00

Euis Kurniawati adalah salah satu nominasi Ibu Ibukota Awards Bidang Pelestarian Lingkungan. Simak #AksiHidupBaik yang dilakukannya di sini.

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

Berita Kawasan

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

18 November 2019, 18:00

Kapal pembersih sungai yang diberikan oleh Waste4Change ini mampu menjaring sampah setidaknya 200-300 kilogram.

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Pemula

Kesehatan

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula

18 November 2019, 17:00

Pemilihan sepatu lari yang pas berpengaruh terhadap performa loh. Salah-salah malah bikin kaki kamu terkilir. Berikut tips bagi kalian yang ingin membeli sepatu lari.

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

Berita Kawasan

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

18 November 2019, 16:00

Gedung sekolah yang kini menjadi SMPN 1 Jakarta ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Inilah sejarah sekolah pribumi pertama di Batavia.


Comments


Please Login to leave a comment.