Mobil Antik Bertenaga Listrik Meriahkan Karnaval Langit Biru

Berita Kawasan

Mobil Antik Bertenaga Listrik Meriahkan Karnaval Jakarta Langit Biru

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyelenggarakan karnaval kendaraan listrik dengan tema Jakarta Langit Biru 2019 di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Selatan pada 27 Oktober 2019. Bukan hanya mobil listrik keluaran terbaru, ada pula mobil antik yang sudah diubah sumber energinya.

Berkat tangan-tangan kreatif, mobil klasik VW Beetle atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan VW Kodok mampu dimodifikasi menjadi menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Ditemui saat mengikuti Karnaval Langit Biru Jakarta, pemilik kendaraan, pemilik VW Kodok Rudi Susanto Rahardjo mengatakan, mobil yang diproduksi di Jerman pada tahun 1973 tersebut awalnya memakai mesin pembakaran dalam atau Internal Combustion Engine (ICE). "Saya melakukan konversi penggunaan bahan bakar fosil menjadi tenaga listrik agar lebih ramah lingkungan," ujar Rudi, warga Grogol, Jakarta Barat seperti dikutip dari beritajakarta.id (27/10/2019).

Mobil Antik Bertenaga Listrik Meriahkan Karnaval Langit Biru

Rudi menjelaskan, baterai yang digunakan untuk mobilnya berkapasitas 20 KwH dengan jarak tempuh 150 kilometer untuk pengisian penuh. "Ramah lingkungan dan lebih ramah suara. Tingkat kebisingan mesin boleh dikatakan hampir tidak ada lagi," terangnya.

Ia berharap, semakin banyak warga yang bisa menggunakan kendaraan berbasis listrik. Sehingga, kualitas udara di Jakarta bisa semakin baik. "Selain bisa dengan cara modifikasi, saya juga ingin ke depan kendaraan elektrik beroda empat juga semakin murah harganya. Apalagi kalau sampai pengguna kendaraan listrik ini bebas pajak, tentu saya sangat menyambut baik," tandasnya.

Mobil Antik Bertenaga Listrik Meriahkan Karnaval Langit Biru

Ingin Perbanyak Kendaraan Listrik

Dalam acara yang dibuka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini, berbagai jenis kendaraan listrik, mulai dari skuter, sepeda, motor, becak, bajaj, mobil, taksi, dan bus, memeriahkan Jakarta Langit Biru 2019 dengan rute pulang-pergi dari Bundaran Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia dan menempuh jarak sekitar 10 km dengan durasi lebih kurang 50 menit.

"Sore hari ini kita Pemprov DKI Jakarta bersama PLN menyelenggarakan program Jakarta Langit Biru. Di sini nanti akan ada konvoi kendaraan-kendaraan berbasis tenaga listrik. Dan dari sisi jumlahnya, itu cukup banyak. Dan kita berharap kampanye ini membangun kesadaran masyarakat sekaligus juga harapannya regulasi-regulasi pemerintah yang terkait dengan kendaraan berbasis listrik bisa segera dituntaskan, sehingga masyarakat bisa menaiki kendaraan berbasis listrik," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

[Baca Juga: Persiapan Jelang Saturday French Automobile Meet-up 2019]

Anies menjabarkan terdapat tiga kebijakan utama Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong penggunaan kendaraan bebas emisi di Jakarta. Pertama adalah pembangunan jalur sepeda dan kampanye sepeda sebagai alat transportasi jarak dekat. Kemudian berikutnya adalah integrasi transportasi umum yang berdampak pada turunnya peringkat kemacetan Jakarta dan peningkatan penumpang kendaraan umum sebanyak dua kali lipat selama dua tahun terakhir.

Mobil Antik Bertenaga Listrik Meriahkan Karnaval Langit Biru

Adapun kebijakan ketiga yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta adalah pembebasan bea pajak balik nama untuk kendaraan-kendaraan bermotor berbasis listrik, baik roda dua maupun roda empat. "Kami di Pemprov DKI Jakarta berkeinginan juga untuk memperbanyak kendaraan-kendaraan berbasis listrik. Tetapi apabila harganya masih amat mahal karena masuk kategori barang mewah, maka sulit bagi kami memberikan justifikasinya, begitu juga dengan masyarakat umum. Kita berharap pemerintah pusat bisa memberikan kelonggaran, lebih cepat lebih baik, supaya Jakarta makin cepat menjadi kota yang kualitas udaranya lebih baik," terangnya.

[Baca Juga: Pemprov DKI Rencanakan Pemasangan Panel Surya]

Anies menjelaskan, kategori barang mewah bagi kendaraan listrik menyebabkan usaha konversi kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan ramah lingkungan itu menjadi sulit dilakukan. Kategori barang mewah menyebabkan bea pajak yang cukup tinggi dan berimbas pada harga kendaraan listrik yang sulit dijangkau masyarakat secara luas.

"Tim dari Transjakarta baru saja kembali dari (studi) beberapa negara. Mereka melakukan review atas kualitas-kualitas bis listrik yang bisa kita gunakan. Jadi yang pasti, semua bis baru, kita akan menggunakan yang berbasis listrik. Itu komitmen kita," ungkapnya. Melalui kegiatan Jakarta Langit Biru 2019, Anies juga turut mengampanyekan penyelenggaraan Formula E yang akan berlangsung di Jakarta tahun depan. Kegiatan Karnaval Langit Biru Jakarta 2019 mendapatkan penghargaan rekor MURI untuk kategori "Karnaval Kendaraan Listrik Jenis Terbanyak" yang diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta dan PLN.


Read More

Artikel Lainnya

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng.jpg

Kuliner

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng

15 August 2022, 16:05

Berasal dari jerih payah serta bumbu-bumbu yang digunakan, Mih Kocok Mang Dadeng berhasil eksis selama 58 tahun terakhir dan terus dicari oleh konsumen setianya.

2 Inovatur Indonesia Digandeng dalam Program Plastic Waste to Value Southeast As ia Challenge.jpg

Bisnis

2 Inovator Indonesia Masuk Program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge

15 August 2022, 14:04

Dari lima inovator di Asia Tenggara, dua datang dari Indonesia, terpilih ikut dalam program untuk membenahi tata kelola sampah plastik.

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara.jpg

Berita Kawasan

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara

15 August 2022, 12:01

Setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, Jakarnaval akhirnya kembali digelar dengan sukses pada akhir pekan kemarin.

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.


Comments


Please Login to leave a comment.