paralayangOK2.jpg

Hobi dan Hiburan

Mulai Dilirik Masyarakat, Bupati Kendal Kembangkan Wisata Aero Sport

Pada Sabtu 9/10/2021 lalu dilaksanakan kegiatan Latihan Dasar Paralayang yang digelar oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Kendal. Lokasi pelaksanaan acara berada di Lapangan Desa Gubugsari, Kecamatan Pegandon dan dihadiri oleh beberapa pejabat seperti Plt Kepala Dinas Disporapar Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi, Camat Pegandon, Endah Ispriyandini, Kepala Desa Gubugsari, Nur Azizah serta masyarakat umum. Dalam acara tersebut juga hadir Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Kapolres Kendal AKBP, Yuniar Ariefianto yang mencoba menerbangkan paralayang.

Menurut Dico M Ganinduto, olah raga paralayang saat ini mulai dilirik masyarakat, ini terlihat dari antusiasme masyarakat ketika telah melakukan beberapa latihan. Ia berharap kegiatan ini nantinya bisa menjadi salah satu daya tarik sport tourism di Kendal. “Saya melihat di Kendal kegiatan paralayang juga sangat aktif dan antusiasme masyarakat tinggi, serta sudah ada beberapa yang terlatih. Sehingga sesuai dengan visi misi nantinya akan kita sinkronasi untuk jadi sport tourism,” ujar Dico.

Dico berujar jika pihaknya akan senantiasa mendukung program apapun yang diajukan jika itu bertujuan untuk kemajuan Kendal. Beberapa persiapan yang sedang dilakukan oleh pihaknya antara lain menyediakan tempat latihan sebagai tempat menerbangkan paralayang seperti di Curug Sewu dan Pantai Indah Kemangi. Tak hanya sampai disitu saja, beberapa waktu ke depan akan dilangsungkan event yang bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan FASI di Kendal. Sehingga pada akhirnya masyarakat bisa mencoba berlatih paralayang ditempat yang telah disiapkan.

paralayangOK.jpg

Sunoto selaku Ketua FASI Kendal memberikan apresiasinya dan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Kendal atas dukungan yang diberikan. Dengan adanya fasilitas yang diberikan tersebut, ia berharap agar kedepannya Sport Tourism ini akan lebih berkembang sehingga mendukung pariwisata di Kabupaten Kedal. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Dico, yang telah mendukung kami. Karena keberadaan paralayang di Kabupaten Kendal sudah bertahun-tahun, tapi hari ini kami merasa senang karena sudah difasilitasi oleh Bapak Bupati Kendal,” ujar Sunoto dalam keterangan tertulis yang diterima Pingpoint.co.id (9/10/2021).

Perlu diketahui, jika olah raga paralayang atau sering pula disebut dengan paragliding ini merupakan salah satu olah raga yang memacu adrenalin karena dilakukan di ketinggian tertentu. Olah raga ekstrim ini pada awalnya muncul pada tahun 1980 dan terus berkembang hingga saat ini. Kejuaraan Dunia Paralayang pertama kali diselenggarakan pada tahun 1989 di Kossen, Austria. Namun baru pada awal tahun 1990an olah raga paralayang baru hadir di Indonesia yang ditandai dengan bedirinya Mega Raya Paralayang Indonesia (MERAPI) di Yogyakarta.

[Baca Juga: Luasnya Semesta Kota Batu dari Teropong Bukit Paralayang]

MERAPI kerap disebut sebagai cikal bakal olahraga Paralayang karena klub ini juga menjadi sekolah paralayang pertama di Indonesia. Persatuan Layang Gantung Indonesia (PLGI) menjadi induk organisasi olahraga Paralayang di Tanah Air. Kesemuanya itu berada di bawah naungan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Olah raga paralayang tidak menggunakan mesin untuk menerbangkannya dan hanya mengandalkan parasut serta angin saja. Para pilot paralayang juga hanya bertumpu pada kaki untuk melakukan lepas landas ataupun pendaratan.

Lepas landas paralayang memang dilakukan di daerah dataran tinggi karena memang olah raga ini mengandalkan angin. Sayangnya olah raga ini masih bergantung pada cuaca, jika cuaca buruk maka kegiatan paralayang tidak dapat dilakukan karena akan sangat beresiko pada keselamatan. Meskipun menjadi salah satu olah raga yang tergolong ekstrim, namun sensasi yang dirasakan ketika melakukan kegiatan ini sangat menegangkan hingga memacu adrenalin, bayangkan saja para pilot yang mengontrol paralayang dapat menikmati pemandangan alam dari ketinggian secara langsung layaknya seekor burung.

paralayangOK3.jpg

Faktor keselamatan menjadi hal yang utama ketika melakukan olah raga ini, untuk itu resiko kecelakaan pada paralayang bisa diminimalisir dengan mematuhi prosedur yang berlaku. Salah satunya adalah pendampingan yang dilakukan oleh instruktur profesional kepada pegiat pemula. Selain itu perlengkapan wajib juga harus selalu dipersiapkan antara lain parasut utama dan cadangan, harness, dan helm. Adapun perlengkapan pendukung yang bisa dibawa saat terbang antara lain baju terbang, variometer, radio/HT, GPS, windmeter dan peta lokasi.

Parasut yang digunakan juga tidak boleh sembarangan karena harus disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan berat sang pilot. Ukuran parasut tersedia dalam size XS, S, M, L dan LL untuk mereka yang melakukan tandem. Adapun jenis parasut pada olah raga paralayang antara lain parasut untuk pemula, parasut untuk penerbang menengah, dan parasut untuk penerbang profesional. Saat ini spot paralayang di Indonesia yang telah dikenal antara lain di Puncak Lawang Sumatera Barat, di Gunung Banyak Malang, di Bukit Timbis Kuta Bali dan di Bukit Gantole Paralayang Puncak.


Read More

Artikel Lainnya

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung 2.jpg

Kuliner

Mencicipi Kelezatan Iga Bakar si Jangkung di Bandung

07 December 2021, 18:02

Iga Bakar si Jangkung bisa dijadikan pilihan kuliner saat akan berkunjung ke Kota Bandung. Rasa yang ditawarkan begitu gurih dan lezat, apalagi sangat cocok disantap saat panas.

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara.jpg

Berita Kawasan

Banjir Rob Bayangin Warganya, Ini yang Dilakukan Pemkot Jakarta Utara

07 December 2021, 17:35

Dari mulai pompa hingga mengerahkan petugas untuk membersihkan sampah yang diakibatkan banjir rob menjadi bagian upaya Pemkot Jakarta Utara untuk tangani situasi ini.

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

Bisnis

Sabun Nature DK Sabun Mandi Pas Untuk Kulit Dengan Bahan Alami

07 December 2021, 17:05

Sabun Nature DK bisa dipakai untuk wajah dan tubuh. Fungsinya menutrisi dan membersihkan kulit kita jadi lebih mulus sehat dan wangi.

padepokan talangOK4.jpg

Pendidikan

Lama Mangkrak, Padepokan Silat Gunung Talang akan Dibangun Kembali

07 December 2021, 16:34

“Harapannya tahun depan terealisasi, dan lahan aset Pemkot Semarang ini bisa dimanfaatkan untuk sarana latihan para atlet, khususnya olahraga silat untuk mengasah kemampuan, sehingga berprestasi di ajang event olahraga.”


Comments


Please Login to leave a comment.