Slide2.JPG

Pendidikan

Museum Gedung Juang 45, Ikon Baru Kabupaten Bekasi

Peresmian Gedung Juang 45 ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Kepala Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi Rahmat Atong. Tampilan Gedung Juang 45 dengan konsep museum digital diharapkan dapat memperkenalkan sejarah Bekasi kepada masyarakat khususnya generasi muda dengan konsep digital sesuai dengan zaman saat ini.

"Dengan tahu sejarahnya Kabupaten Bekasi, saya berharap ke depannya masyarakat dapat mencintai Kabupaten Bekasi," kata Eka kepada wartawan, Jumat, 19 Maret 2021 malam.

Slide3.JPG

Eka juga mengajak masyarakat untuk berwisata ke Gedung Juang 45 agar bisa mengenang sejarah Bekasi dari masa perjuangan, masa kemerdekaan hingga sampai sekarang. Bagi masyarakat yang ingin datang ke museum Gedung Juang bisa menggunakan transportasi Kereta Api Listrik ( KRL) dan turun di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi.

"Saya berharap masyarakat datang kesini agar bisa mengenal Bekasi dari sejarahnya. Kemarin saya mencoba naik KRL dari Cikarang untuk ke Gedung Juang, sangat cepat mudah dan praktis dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi," katanya.

[Baca Juga: Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Sartono: Sang Pejuang Demokrasi]

Dalam laman Kemdikbud.go.id Gedung Juang 45 dahulu bernama Landhuis Tamboen, gedung dengan gaya Eropa dan Tionghoa dibangun pada abad ke-20 oleh keluarga Khow van Tamboen, pembangunanya sendiri dilakukan sebanyak dua tahap, tahap pertama yaitu pada tahun 1906 hingga tahun 1910, kemudian dilanjutkan pada tahap kedua yang dilakukan pada tahun 1925.

Pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan renovasi pada gedung berlantai dua tersebut, renovasi dilakukan pada atap dan plafon yang telah rusak.

Gedung Juang Tambun mempunyai bentuk atap yang unik. Atapnya merupakan modifikasi dari atap tumpang. Selain berfungsi sebagai ventilasi udara, atap ini juga difungsikan sebagai tempat masuknya cahaya ke dalam bangunan. Pada masa pendudukan Jepang gedung ini difungsikan sebagai salah satu basis militer di Bekasi. Kemudian pada masa revolusi fisik, gedung ini dijadikan Kantor Kabupaten Jatinegara, sekaligus pusat komando perjuangan rakyat.

Gedung Juang Tambun Direncanakan Menjadi Kota Tua Bekasi

Pada Agresi Militer I, Belanda berhasil menguasai gedung ini hingga 1949. Setelah itu, digunakan untuk beberapa keperluan. Di antaranya digunakan sebagai kantor DPRD Tingkat II Bekasi, dan Kampus Akademi Pembangunan Desa.

Saat ini Gedung Juang 45 telah berubah menjadi museum kekinian dengan konsep digital. Di dalam museum Gedung Juang terdapat ruang pameran dan perpustakaan digital. Diharapkan dengan pembangunan Gedung Juang yang baru, banyak masyarakat khususnya generasi muda yang datang agar mengetahui sejarah Bekasi.


Read More

Artikel Lainnya

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng.jpg

Kuliner

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng

15 August 2022, 16:05

Berasal dari jerih payah serta bumbu-bumbu yang digunakan, Mih Kocok Mang Dadeng berhasil eksis selama 58 tahun terakhir dan terus dicari oleh konsumen setianya.

2 Inovatur Indonesia Digandeng dalam Program Plastic Waste to Value Southeast As ia Challenge.jpg

Bisnis

2 Inovator Indonesia Masuk Program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge

15 August 2022, 14:04

Dari lima inovator di Asia Tenggara, dua datang dari Indonesia, terpilih ikut dalam program untuk membenahi tata kelola sampah plastik.

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara.jpg

Berita Kawasan

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara

15 August 2022, 12:01

Setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, Jakarnaval akhirnya kembali digelar dengan sukses pada akhir pekan kemarin.

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.


Comments


Please Login to leave a comment.