ads
Musik dan Meditasi Memiliki Efek yang Sama.jpg

Kesehatan

Musik dan Meditasi Memiliki Efek yang Sama

Setiap orang secara sadar atau tidak ketika mendengarkan musik akan berpengaruh pada emosi dan mengubah keadaan pikiran. Musik memiliki kemampuan mengubah keadaan pikiran dengan kuat dari peningkatan suasana hati dan relaksasi.

Sama halnya dengan meditasi yang juga mempengaruhi emosi dan pikiran setiap orang dengan proses penurunan hormon stres kortisol dan mengembalikan otak dengan sejumlah kualitas emosional yang positif sebagaimana kutipan dari qz.com (8/3/2019).

Tujuan dari musik dan meditasi adalah untuk menciptakan perubahan yang kuat dan positif dalam kondisi mental setiap orang. Musik adalah sumber pengalaman transformasional yang dapat diandalkan bagi banyak orang. Mengutip dari Quartzy pada qz.com (8/3/2019), musik dan meditasi memungkinkan pengalaman emosi yang lebih penuh dan lebih kaya seperti menghentikan obrolan mental kita yang tak henti-hentinya dan sering negatif dan memberi kita kesempatan untuk menjalani saat ini dengan penuh dan bermakna.

[Baca Juga: Neurosains Terapan Ingin Ciptakan Generasi yang Lebih Baik]

Ludwig van Beethoven bahkan pernah mengatakan musik adalah mediator antara kehidupan indera dan kehidupan roh. Namun, benarkah musik dan meditasi memiliki efek yang sama pada manusia?

Anne Gracia seorang praktisi Neurosains Terapan yang memiliki Vigor sebagai brand-nya mengatakan musik memang benar memiliki efek yang sama seperti saat meditasi tetapi keduanya memiliki proses yang berbeda dan bisa saja menghasilkan efek yang berbeda diantara keduanya jika pada proses tidak sesuai arahan yang tepat.

Anne menjelaskan dalam aplikasi pesan singkat kepada PingPoint.co.id (7/3/2019), musik dalam aktifitasnya akan memberi dampak ketenangan, kegembiraan, dan konsentrasi seperti yang akan terjadi dengan bermeditasi.

Namun, untuk mencapai titik meditatif atau keseimbangan antara logika dan emosi yang memicu cairan saraf (neurotransmitter) dan hormon yang "sehat" jika melalui musik akan memerlukan tahapan di antaranya adalah paham lirik, harmoni dengan nada, hafal dan mencapai meaning untuk persepsi nyaman dari keseimbangan logika dan emosi. Sedangkan melalui meditasi ada langkah singkat tanpa keributan proses untuk mencapai titik seimbangnya.

[Baca Juga: Jangan Takut Konsumsi Obat Demi Kesehatan Jiwa]

Anne juga menjelaskan efek yang sama belum tentu melalui proses yang sama. Orang dewasa yang bijak dan cerdas seharusnya menggali untuk mengenali proses. Menurutnya, menerjemahkan secara singkat pada efek yang sama akan menggiring orang pada hasil akhir yang berbeda. Tidak semua orang dengan mendengar musik yang sama dapat mencapai kondisi meditatif. Selera musik seseorang juga berperan pada proses dengan musik untuk mencapai kondisi meditatif.

Bagaimana? Sudah tahu kan kalau musik punya efek yang sama seperti meditasi, tetapi proses dengan mendengarkan musik tidak lebih singkat dibandingkan dengan melakukan meditasi.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  11 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  5 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads