Cafe Bule

Bisnis

Nongkrong sambil Belajar Bahasa Asing di Café Bule

Terkadang, café tidak hanya menawarkan tempat nongkrong yang menarik saja bagi pengunjung atau mungkin memberikan sajian yang nikmat, karena ada hal-hal lain yang diberikan kepada pengunjung yang datang, salah satunya yang ditawarkan Café Bule yang menawarkan kesempatan belajar bahasa asing atau pun seni serta budaya kepada pengunjung yang datang.

Berlokasi di Jalan Danau Tondano, Kota Malang, nama Café Bule bukan asal nama saja, karena café ini memang dikelola oleh seorang warga Prancis bernama Malorie bersama suaminya yang seorang warga Malang asli. Saat Pingpoint mengunjungi tempat ini (14/9/2021), terlihat bagaimana suasana di café ini menampilkan pelbagai hal yang berkaitan dengan luar negeri, seperti papan dengan pelbagai istilah bahasa asing, atau pun hiasan bendera pelbagai negara yang dipajang di tempat ini.

Cafe Bule

Kepada Pingpoint, pengelola café ini menceritakan sedikit kisah dari Café Bule ini, “Café ini Oktober besok udah genap 1 tahun, memang dibukanya oktober tahun lalu dan dari awal tempatnya memang di sini. Memang tempatnya terlihat sederhana, karena memang tempatnya terbatas, tapi kita berusaha memanfaatkan apa yang ada. Di tempat ini, kita tidak hanya menawarkan nongkrong saja, tapi kita juga menawarkan kesempatan belajar bahasa asing bersama-sama, mulai belajar bahasa Prancis, Jerman, Latin, dan beberapa bahasa lainnya. Selain belajar bahasa asing, orang-orang yang datang juga bisa belajar seni dan kebudayaan, seperti seni lukis, pahat, tulisan, y akita belajar bareng-bareng lah di sini.”

Cafe Bule

Selain menawarkan kesempatan belajar bersama, Café Bule tidak hanya menganggap pengunjung yang datang sebeli pembeli saja, karena setiap pengunjung yang datang dianggap sebagai keluarga dan merasakan kehangatan yang diberikan di tempat ini. Selain itu, karena ada embel-embel bule di namanya, tempat ini tentunya juga sering dikunjungi tamu-tamu dari luar negeri, yang memang datang untuk nongkrong. Ke depannya, tempat ini juga masih akan dikembangkan lebih lanjut, tidak hanya sekedar café saja, tetapi mungkin bisa menjadi tempat berisitirahat juga bagi pengunjung yang datang.

Sama seperti café pada umumnya yang menawarkan pelbagai pilihan menu kepada pengunjungnya, Café Bule juga menawarkan aneka menu, seperti kopi rakyat, kopi bule, kopi susu gula aren, kopi lanang, kopi gunting, teh, lemon tea, milkshake, wedang jahe, wedang uwuh, dan aneka minuman lainnya. Selain itu, untuk menu makanan juga tersedia di tempat ini, seperti lalapan ayam, tahu crispy, kentang goreng, sosis bakar, dan beberapa pilihan makanan lainnya. Untuk harganya, meskipun dikelola oleh orang Prancis, harganya sangat terjangkau untuk kocek, karena berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 12.000. Café ini dibuka setiap hari, mulai pukul 1 siang hingga 10 malam.


Read More

Cafe BULE Malang

Kafe

+6281770082268
None

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.