Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direloka si.jpg

Berita Kawasan

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direlokasi

Dengan musim penghujan yang saat ini membayangi wilayah Ibu Kota maka penampakan genangan sudah tak asing lagi di sejumlah titik yang memang menjadi “langganan” banjir. Hal inilah yang berusaha dicegah Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur di wilayahnya. Di mana salah satunya adalah melebarkan saluran aliran selain melakukan pengerukan atau pembuatan sumur resapan. Proyek pelebaran saluran air yang saat ini akan mulai dikerjakan Pemkot Jakarta Timur adalah melebarkan Kali Rengas dan ini diawali dengan relokasi warga setempat.

Normalisasi ini disebut dalam rangka solusi hilir aliran air khususnya ketika hujan turun. Langkah normalisasi ini penting mengingat kali yang memiliki luas lebar 12 meter itu sebenarnya mengalami penyempitan. Karena kondisi inilah maka tak ayal banjir dapat terjadi bahkan hingga ketinggian airnya mencapai 1,5 meter.

Normalisasi untuk Antisipasi Banjir, Warga Bantaran Kali Rengas Direlokasi.jpg

Pada 18 Oktober 2020 Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar sempat menggelar peninjauan ke Kali Rengas dan menyebut langkah ini demi memberi keamanan warga dari potensi banjir sesuai dengan arahan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Kita tinjau, Alhamdulillah antusiasme masyarakat di sini cukup proaktif. Mereka akan membongkar bangunan miliknya secara mandiri,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari timue.jakarta.go.id (18/10/2020).

Di bantaran Kali Rengas sendiri ada sekitar 25 Kepala Keluarga yang ada di 18 bidang bangunan dan mereka akan direlokasi ke Rusunawa Albo Keluragan Cakung Barat dan Rawa Bebek Kelurahan Pulo Gebang. Langkah ini sebagai awal dari proyek nomalisasi untuk cegah banjir tersebut dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur yang bertanggung jawab untuk proses pengerjaannya.

[Baca Juga: BNPB: Jakarta Timur Wilayah Paling Terdampak Banjir]

Pada 19 Oktober 2020 warga yang tinggal di bantaran Kali Rengas pun mulai direlokasi dengan Anwar yang turut langsung turun ke lapangan untuk memimpin prosesnya. “Saya terima kasih kepada warga yang tinggal di bantaran Kali Rengas yang mau mengikuti dan mendukung pemerintah dengan mau direlokasi ke Rusun Albo Kelurahan Cakung Barat dan Rusun Rawa Bebek Kelurahan Pulo Gebang,” tutur orang nomor satu di Jakarta Timur itu.

Proses relokasi ini lancar karena menurut Camat Cakung Achmad Salahudin, warganya sudah diberikan sosialisasi terlebih dahulu. Selain itu, para warga bantaran Kali Rengas sebenarnya memang tinggal di tanah yang bukan milik mereka dan sudah tak ingin terkena banjir lagi ketika musim hujan. “Alhamdulillah mereka mau pindah ke rusun,” tambahnya.

Read More

Artikel Lainnya

Kuliner Otentik di Restoran NSNTR untuk Rayakan Imlek

Kuliner

Kuliner Otentik di Restoran NSNTR untuk Rayakan Imlek

25 January 2021, 18:35

Para tamu dapat menikmati masakan Tionghoa autentik dan hidangan khas Indonesia sekaligus sebagai pengalaman kuliner yang unik di restoran NSNTR.

Depok Tingkatkan Kampanye Donor Plasma Konvalesen

Kesehatan

Depok Tingkatkan Kampanye Donor Plasma Konvalesen

25 January 2021, 17:39

Mohammad Idris mengatakan, pencanangan kampanye plasma konvalesen ini merupakan salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Penyelundupan 380 Burung Asal NTT ke Surabaya Digagalkan

Bisnis

Penyelundupan 380 Burung Asal NTT ke Surabaya Digagalkan

25 January 2021, 16:38

Sebanyak 380 ekor burung berkicau asal Ende, Nusa Tenggara Timur, gagal diselundupkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak.

Aldiv Bahas Realitas Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Melalui Single Perdananya .jpg

Hobi dan Hiburan

Aldiv Bahas Realitas Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Melalui Single Perdananya

25 January 2021, 15:41

Penyanyi solo Aldiv secara resmi merilis single perdananya yang berisi curahan hati mengenai cinta yang bertepuk sebelah tangan.


Comments


Please Login to leave a comment.