Obat Atasi Cytokine Storm, Salah Satu Penyebab Kematian pada COVID-19

Kesehatan

Obat Atasi Cytokine Storm, Salah Satu Penyebab Kematian pada COVID-19

Wabah COVID-19 belum mereda, di Indonesia justru angka kasus positif semakin hari bertambah drastis dan dipercaya belum mencapai puncaknya. Walau banyak pasien yang berhasil sembuh, tapi per 28 Maret 2020 sudah ada 102 orang meninggal akibat virus SARS-CoV-2 asal Wuhan ini. Angka kematian menurt data internasional pun belum pasti karena terus bertambah. Jika diperkiraan, angka kematian akibat COVID-19 sekitar satu persen atau 10 kali mematikan dibanding flu musiman.

Tingginya angka kematian ini, berdasarkan penelitian yang dilakukan di China, banyak pasien yang meninggal karena sistem kekebalan tubuh mereka, bukan karena COVID-19 itu sendiri, hal ini diakibatkan sebuah kondisi yang disebut cytokine storm.

Obat Atasi Cytokine Storm, Salah Satu Penyebab Kematian pada COVID-19

Itu merupakan sebuah reaksi tubuh yang berlebihan dalam memproduksi sel-sel kekebalan serta protein sitokin yang bisa menghancurkan fungsi organ lain. Secara kebetulan, gejala cytokine storm serupa dengan COVID-19, yaitu sendi dan otot, mual, muntah, diare, pernafasan cepat, detak jantung cepat, tekanan darah rendah, kejang, sakit kepala, dan lain sebagainya.

Dilansir dari vox.com (27/3/2020), petugas medis harus sigap untuk mengetahui cytokine storm yang dialami pasien untuk segera mengobatinya. Kesigapan dari tim medis ini disebutkan dapat membantu mengurangi jumlah kematian.

[Baca Juga: Cytokine Storm: Reaksi Imun Ini Sebabkan Kematian pada COVID-19?]

Di China, pasien COVID-19 yang terindikasi cytokine storm diberikan obat anti-radang Actemra (tocilizumab). Berdasarkan kutipan dari oregonlive.com, obat ini disebut memiliki rasio 90 persen untuk mengobati pasien COVID-19 dengan cytokine storm. Di Amerika, obat asal Swiss ini biasa digunakan untuk gangguan sendi. Tocilizumab membantu menurunkan kadar protein interleukin- 1 (IL-1), IL-6, IL-18 dan interferon gamma.

Penelitian mengenai Actemra masih berjalan hingga kini, terdapat 188 pasien yang telah diuji coba dan dipantau hingga 10 Mei mendatang. Sejauh ini, hasil Actemra yang diberikan pada pasien Covid-19 menunjukan hasil yang baik. Pasien cepat pulih dan semua gejalanya membaik. Bahkan 15 dari 20 pasien dapat menurunkan kadar asupan oksigen.

[Baca Juga: Avigan, Obat yang Disebut Ampuh Menangani Pasien COVID-19]

Obat yang digunakan untuk mengatasi cytokine storm ini berfungsi untuk mengatasi peradangan, termasuk protein sitokin itu sendiri. Obat ini juga tak memiliki efek membuat imun menjadi kebal karena terdapat pengaruh dari kortikosteroid. Obat ini dinilai mampu mengatasi masalah cytokine storm dengan sukses, sembari menunggul anti-viral untuk COVID-19 rampung dibuat.

Namun sejauh ini, belum ada pernyataan resmi terkait Actemra. Namun WHO (World Health Organization) mengumumkan untuk terus melakukan uji coba global dan mencari tahu obat-obatan yang tersedia, mana yang paling tepat untuk mengatasi COVID-19.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.