Omzet Pedagang Sepatu di Sumut Turun Drastis Akibat Pandemi

Bisnis

Omzet Pedagang Sepatu di Sumut Turun Drastis Akibat Pandemi

Dampak pandemi COVID-19 di Sumatera Utara juga dirasakan oleh para pedagang sepatu. Betapa tidak, selama setahun lebih pandemi ini melanda Sumut, para pedagang sepatu mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan.

Bahkan, beberapa diantaranya harus gulung tikar dan berganti menekuni bisnis lain. Seperti yang terjadi di Toko Sepatu Ardiyanto Jaya di Jalan Pasar 7, Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Rafles karyawan toko mengatakan, dirinya tak menampik penurunan omzet lantaran pandemi COVID-19 tersebut.

IMG_13112021_143115_(1100_x_600_piksel).jpg


“Kalau dipersentasi, mungkin penurunan omzet mencapai 50 persen. Pasokan dari distributor juga tak lagi sebanyak dulu, karena pandemi juga berimbas pada sektor hulunya, yakni pabrik-pabrik sepatu yang ada di Pulau Jawa,” ujarnya.

Rafles mengatakan, tokonya merupakan spesialis menjual sepatu serba Rp50.000. Sepatu-sepatu tersebut berasal dari Bandung, Jawa Barat.

"Makanya toko kami disebut toko sepatu Bandung karena memang barangnya asli dari Bandung," ujarnya kepada PingPoint.co.id (13/11/2021).

Rafles menyebutkan, tokonya sebelum COVID-19 melanda dapat menjual sepatu sebanyak 40 pasang per hari. Namun, ketika pandemi hanya dapat terjual 10 pasang.

[Baca Juga: Omzet Penjual Kain Ulos di Medan Anjlok Terkena Dampak COVID-19]

"Padahal kami menjual sepatu dengan harga terjangkau, yaitu serba Rp50.000. Namun tetap saja sepi pembeli saat COVID-19," sebutnya.

Biasanya sebut Rafles, banyaknya pembeli di toko sepatu tempat dia bekerja terjadi pada hari sabtu dan minggu. Serta mengalami peningkatan drastis saat musim sekolah, Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Rafles menyebut, biasanya kalau mau mulai ajaran baru seperti sekarang, banyak anak sekolah yang nyari sepatu, ada juga sekolah-sekolah swasta yang mesen sepatu buat seragam sekolah. "Tapi ini enggak, mungkin ya karena sekolah lagi daring seperti ini, jadi enggak perlu pake sepatu," jelasnya.

IMG_13112021_143129_(1100_x_600_piksel).jpg


Tak hanya itu, di masa seperti ini, orang-orang mulai mengurangi kegiatan berpergian atau kegiatan di luar rumah, sehingga lebih memilih untuk membeli apapun secara online. Sedangkan beberapa lainnya yang terdampak tentu akan memilih menggunakan uangnya untuk kebutuhan makan saja, kata Rafles mengakhiri.


Read More

Toko Sepatu Ardiyanto

Toko Sepatu

None
None

Artikel Lainnya

Sambut Momen Akhir Tahun, realme Gelar Promo Golden Carnival.jpg

Bisnis

realme Gelar Promo Golden Carnival di Momen Akhir Tahun 2022

30 November 2022, 14:25

Dalam rangka mendekatkan diri dengan realme Fans, realme akan menggelar promo serta event dengan tema Let It Gold dalam rangka menyambut momen akhir tahun 2022.

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery.jpg

Bisnis

Bantu Permodalan Pembudidaya Ikan, Amartha Gandeng eFishery

30 November 2022, 14:24

Dalam rangka mendukung UMKM di ranah budidaya ikan, Amartha bekerjasama dengan perusahaan eFishery untuk membantu memberikan akses peminjaman modal usaha.

Cianjur Berduka, Dari Donasi Hingga Terus Bergerak di Lapangan Dilakukan Relawan Unpa d.jpg

Pendidikan

Cianjur Berduka, Donasi dan Bantuan Terus Berdatangan dari Relawan Unpad

30 November 2022, 11:22

Sejak H+1 gempa cianjur hingga saat ini, para relawan Unpad terus bergerak demi membantu korban bencana alam tersebut.

Selain One Republic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Selain OneRepublic, Dean Lewis dan Padi Reborn Siap Manggung di WUF 2023

29 November 2022, 15:46

Setelah mengumumkan OneRepublic dan Man With A Mission di line up pertama WUF 2023, penyelenggara kembali mengumumkan para musisi di line up fase kedua di konser yang akan digelar pada akhir Februari 2023 nanti.


Comments


Please Login to leave a comment.