PABD Melawai Hadirkan Alat Bantu Dengar Berteknologi Terkini

Kesehatan

PABD Melawai Hadirkan Alat Bantu Dengar Berteknologi Terkini

Pusat Alat Bantu Dengar (PABD) Melawai kembali meluncurkan pelayanan terbaru dengan menghadirkan Widex Evoke. Widex Evoke merupakan alat bantu dengar dengan inovasi teknologi machine learning yang canggih secara real time.

Chief Executive Officer (CEO) Widexx Jorgen Jensen mengatakan, bersamaan dengan kemajuan besar teknologi di bidang alat bantu dengar, Widex Evoke memberikan pengalaman mendengar yang lebih alami dan lebih personal dari alat sebelumnya.

Lanjutnya, tantangan untuk bisa mendengar secara nyaman terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan bersifat personal. Oleh sebab itu, dibutuhkan alat bantu dengar yang dapat beradaptasi dan menyesuaikan sendiri dengan kondisi lingkungan.

[Baca Juga: Kawanmain.co Bantu Teman Tuli dan Disabilitas Daksa Berbisnis]

“Sekarang untuk pertama kalinya alat bantu dengar dapat belajar mengenali suara di sekitar sesuai keinginan pengguna. Bahkan bisa membagikan pengetahuan ini dengan pengguna lain di seluruh dunia,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima PingPoint.co.id (15/5/2019).

Widex Evoke akan mengubah persepsi yang orang harapkan dari alat bantu dengar. Dirinya yakin bahwa Widex Evoke menjadi awal era dan cara berfikir yang baru dalam teknologi alat bantu dengar.

“Ini adalah alat bantu dengar pertama yang benar-benar cerdas dan dapat tumbuh lebih pintar saat Anda menggunakannya,” tambahnya.

[Baca Juga: ThisAble Enterprise Berdayakan Ekonomi Disabilitas Dengan Pelatihan]

Widex Evoke tidak hanya belajar pada alat yang digunakan pengguna, namun juga dari seluruh alat Widex Evoke yang digunakan seluruh dunia. Widex Evoke memiliki beberapa bentuk varian, yakni Widex Evoke 440, Widex Evoke 330, Widex Evoke 220, Widex Evoke 110.

Sales & Merketing Marketing Manager PABD Melawai Andreas Tanujaya mengatakan, PABD Melawai berpengalaman 22 tahun di bidang pelayanan alat bantu dengar tetap konsisten mengemban misi memberikan soslusi terbaik bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran.

“Gangguan pendengaran bisa terjadi di setiap usia. Penyebab utamanya adalah infeksi telinga, faktor usia dan akibat terpapar suara bising >85 Db terus menerus lebih dari empat jam sehari. Data kami menunjukkan ada sekitar 0,1 persen dari total penduduk yang mengalami gangguan pendengaran,” katanya.

Read More

Artikel Lainnya

Anda Hanya Egois atau Benar Narsistik Ini 3 Tendensi Penentunya

Kesehatan

Anda Hanya Egois atau Benar Narsistik? Ini 3 Tendensi Penentunya

30 September 2020, 15:03

Mengartikan tingkat narsistik "normal" itu rumit, tetapi tiga tendensi penentu berikut dapat lebih memperjelas apa masalah yang Anda hadapi.

Pasca Kafe Broker, Wali Kota Bekasi Kumpulkan Pengusaha Kafe dan Hiburan Malam .jpg

Bisnis

Pasca Kafe Broker, Wali Kota Bekasi Kumpulkan Pengusaha Kafe dan Hiburan Malam

30 September 2020, 14:02

Pepen baru-baru ini mengumpulkan semua pengusaha kafe hingga hiburan malam demi mencegah keadaan seperti di Kafe Broker Galaxy Bekasi kembali terjadi.

Bodebek Zona Merah, Ridwan Kamil Turun Langsung untuk Ngantor di Depok .jpg

Berita Kawasan

Bodebek Zona Merah, Ridwan Kamil Turun Langsung untuk Ngantor di Depok

30 September 2020, 13:05

Mulai pekan depan Gubernur Jawa Barat akan berkantor di Kota Depok untuk langsung mengawasi penangangan COVID-19 di wilayah Bodebek.

Wali Kota Jakarta Barat Kembali Ngantor Usai Pulih dari COVID-19 .jpg

Berita Kawasan

Wali Kota Jakarta Barat Kembali Ngantor Usai Pulih dari COVID-19

30 September 2020, 12:10

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat COVID-19, Wali Kota Jakarta Barat akhirnya kembali beraktivitas setelah pulih sepenuhnya.


Comments


Please Login to leave a comment.