Pakar Genetik UGM Gejala Omicron Tidak Jinak .jpg

Kesehatan

Pakar Genetik UGM: Gejala Omicron Tidak Jinak!

Asumsi yang memicu banyak masyarakat di Tanah Air memandang enteng penyebaran COVID-19 varian Omicron adalah kabar yang mengungkapkan bahwa penyakit dari varian terbaru SARS-CoV-2 ini gejalanya tidak berat. Sehingga tak ayal ada saja masyarakat yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Melihat kondisi tersebut, pakar genetika Universitas Gadjah Mada (UGM) meningatkan masyarakat bahwa Anda tidak boleh menganggap Omicron remeh karena walau gejalanya tidak berat, COVID-19 ini juga tidak jinak.

Peringatan itu disampaikan Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM dr.Gunar Ph.D., Sp.Ba. Ia membenarkan bahwa gejala yang disebabkan Omicron umumnya tidak berat tapi hal yang perlu dipertegas adalah bila penyakit ini menyerang mereka yang masuk kategori rentang maka bisa saja menjadi berat gejalanya.

Pakar Genetik UGM Gejala Omicron Tidak Jinak  .jpg

“Jangan sampai karena menganggap kurang berat jadi kurang waspada. Varian Omicron memiliki transmisi 70 kali lebih cepat dari varian Delta. Jika mengenai orang di sekitar kita itu menjadi lebih berat terutama pada lansia, komorbid dan mereka yang belum mendapatkan vaksin atau belum divaksin karena alasan kesehatan,” tegas Gunardi, sebagaimana dikutip dari UGM.ac.id (27/1/2022).

Bahkan mereka yang telah divaksinasi juga tidak boleh luput dari disiplin protokol kesehatan. Pasalnya, Gunardi mengungkapkan, COVID-19 varian Omicron dapat mengelabui sistem imun tubuh dan ini bisa berujung turunnya kadar antibodi dalam tubuh Anda, baik Anda yang telah divaksinasi atau yang berstatus sebagai penyintas dari penyakit yang disebabkan virus Corona itu.

[Baca Juga: Omicron di Jakarta Pusat Sentuh 35 Kasus, Irwandi: Jangan Remehkan]

Situasi yang perlu diwaspadai adalah potensi rumah sakit yang bisa mengalami overload akibat meningkatnya okupansi pasien COVID-19 seperti yang terjadi pada hantaman Gelombang Kedua pada pertengahan tahun 2021. Karena situasi meningkatnya pasien COVID-19 yang masuk rumah sakit serta ICU menurut pakar genetik UGM itu bisa dilihat dari situasi saat ini di Amerika Serikat dan negara maju lainnya.

Oleh karena itulah Gunadi meminta masyarakat tetap terus menjaga protokol kesehatan dan bagi yang belum menuntaskan dua kali dosis vaksinasi COVID-19 maka ia mendorong agar segera melakukannya. Selain itu, ia juga meminta dalam mengejar target peningkatan antibodi COVID-19, bagi Anda yang memang sudah boleh mendapatkan tiket vaksin booster maka lakukanlah yang di mana semua langkah ini dalam rangka melindungi mereka-mereka yang masuk kategori rentan.


Read More

Artikel Lainnya

Setelah Vakum Lama, Festival Rujak Uleg Digelar Akhir Pekan Ini - Copy.jpg

Kuliner

Setelah Vakum Lama, Festival Rujak Uleg Digelar Akhir Pekan Ini

19 May 2022, 19:46

Kerinduan warga Suroboyo dengan Festival Rujak Uleg siap terobati pada tanggal 22 Mei 2022 nanti.

Akhir Pekan Ini Festival Adu Bedung dan Dondang di Mustika Jaya Siap Digela r.jpg

Berita Kawasan

Akhir Pekan Ini Festival Adu Bedung dan Dondang di Mustika Jaya Siap Digelar

19 May 2022, 17:45

Dalam rangka mempertahankan budaya daerahnya, Kecamatan Mustika Jaya akan kembali menggelar Festival Adu Bedug dan Dondang pada akhir pekan ini.

Literasi Digital Jaga Data Pribadi Jadi Kunci Cegah Penipuan Online.jpg

Pendidikan

Literasi Digital: Jaga Data Pribadi Jadi Kunci Cegah Penipuan Online

19 May 2022, 15:24

Dengan ribuan kasus kejahatan siber yang terjadi, mayoritas memanfaatkan data pribadi korban yang dibagikan di dunia maya.

Demi Masa Depan Si Kecil, Ini Instrumen Warisan ala Astra Lif e - Copy.jpg

Bisnis

Demi Masa Depan Si Kecil, Ini Instrumen Warisan ala Astra Life

19 May 2022, 14:43

Walau Anda termasuk generasi muda atau milenial yang sudah berkeluarga, aspek warisan juga menjadi yang sudah mulai Anda bisa siapkan dari sekarang demi masa depan buah hati.


Comments


Please Login to leave a comment.