Pakar Ragu Pelonggaran PSBB Mampu Kembalikan Roda Perekonomian.jpg

Bisnis

Pakar Ragu Pelonggaran PSBB Bisa Mengembalikan Roda Perekonomian

Pemerintah terus melaporkan perkembangan dari penyebaran virus SARS-CoV-2 di tanah air. Melalu situs covid19.go.id, data terbaru mengenai pandemi COVID-19 hingga Kamis (11/6/2020) pagi, di tingkat nasional tercatat 34.316 kasus dengan 12.129 pasien sembuh dan 1.959 pasien meninggal dunia di Indonesia.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi urutan teratas, total kasus 8.503 dengan rincian pasien sembuh sebanyak 3.517 pasien dan 535 pasien meninggal dunia. Diikuti Provinsi Jawa Timur tertinggi dengan jumlah kasus sebanyak 6.806 dengan 1.681 pasien sembuh dan 530 pasien meninggal dunia.

Terbaru, Pemerintah mulai melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat dan ruang publik, sebagai upaya menuju kenormalan baru atau new normal. Sejumlah perkantoran di Ibukota pun sudah mulai beroperasi secara efektif.

Catatan ILO dari Pandemi Flu Spanyol COVID-19 dalam Ketenagakerjaan

Di sisi lain, pusat perbelanjaan atau Mal di DKI Jakarta rencananya akan mulai dibuka pada 15 Juni 2020 mendatang, sedangkan taman rekreasi baru akan mendapatkan ijin kembali beroperasi pada 20-21 Juni 2020 mendatang.

Apa bila kebijakan ini nantinya berjalan efektif, pemerintah meyakini akan mampu memberikan dampak positif untuk ekonomi nasional. Setidaknya, diharapkan langkah ini bisa membuat perekonomian domestik bertahan di tengah terpaan pandemi yang sudah berlangsung selama tiga bulan belakangan ini. Lantas bagaimana potensi keberhasilannya?

Mencoba Realistis

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mencoba realisitis dan meminta pemerintah untuk tidak berharap terlalu banyak. Sebagaimana dilansir cnnindonesia, Kamis (11/6/2020), yang menjadi permasalahan dalam menakar efektif atau tidaknya kebijakan pelonggaran PSBB ini bfokus pada masih rendahnya tingkat permintaan akibat belum pulihnya daya beli masyarakat.

Maka, menurutnya, kenaikan kapasitas maksimal pada ruang publik, tempat perbelanjaan, tempat rekreasi dan lain sebagainya dirasa tidak terlalu signifikan. Sehingga, kata dia, roda perekonomian belum bisa bergerak sesuai dengan harapan pemerintah atas pelonggaran PSBB ini.

"Kemauan orang melakukan konsumsi itu bergantung pada data kesehatan. Kalau angka penularan virus justru melonjak seperti beberapa hari terakhir ini, maka akan mempengaruhi kemampuan dan kerelaan orang untuk mengeluarkan uang," ujar Fithra.

[Baca Juga: Persiapan New Normal, Pemkot Bogor Pastikan Protokol Kesehatan]

Logikanya, kata Fithra, orang akan lebih hati-hati untuk belanja jika penularan COVID-19 semakin meningkat. Menurutnya, kondisi terus bertambahnya angka penularan akan membuat seseorang memilih menyimpan uangnya di tengah situasi yang serba tak pasti seperti sekarang. "Jadi, lebih memikirkan kebutuhan-kebutuhan prioritas saja," terang dia.

Dia juga mengingatkan, kalau pemerintah tak hati-hati, bisa saja kebijakan new normal justru berbalik menjadi bumerang. Bukannya pulih, ekonomi justru akan semakin hancur karena kebijakan yang dilakukan terburu-buru, pada saat kondisi kurva penularan semakin meningkat. "Ini kan Indonesia mencapai puncaknya juga belum, masih naik terus. Ini jangan sampai gelombang penularan virus corona pertama belum selesai, nanti timbul gelombang kedua," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.