Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi.jpg

Kesehatan

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi

Pemberian Air Susu Ibu atau ASI bagi si kecil tak bisa dipungkiri menjadi aspek yang penting guna tumbuh kembang anak. Bahkan hal ini dipertegas oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang merekomendasikan agar selama enam bulan pertama, bayi harus diberikan ASI eksklusif serta diberikan sebagai tambahan ketika si kecil menginjak usia satu hingga dua tahun. Rekomendasi ini turut diamini oleh pakar sekaligus dokter spesialis anak di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dr. Yetty Movieta Nency, Sp.A (K) yang memandang ASI sebagai investasi untuk bayi.

Paparan dari dr.Yetty ini digelar pada 4 Agustus 2022 lalu di momen Pekan ASI Sedunia. Di mana dijelaskan bahwa ASI memiliki nutrisi yang sudah ideal untuk bayi dan lengkap dengan berbagai kandungan seperti DHA, AA, Omega 6, laktosa, taurin, protein, laktobasius, vitamin A, kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin and lisozim. Di mana semua kandungan nutrisi ini telah sesuai takaran yang memang dibutuhkan oleh si kecil. Semua kandungan penting ini serta sifat ASI yang memang aman ini yang digarisbawahi oleh pakar dari RSND itu mengapa ASI eksklusif sifatnya wajib.

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bay i.jpg

“Ibu, sejak ANC (Antenatal Care) harus sudah mempersiapkan ASI, guna mencegah berbagai kemungkinan sebelum bayi lahir. Jika ASI tergantikan, selain berimbas pada bayi, juga akan mempengaruhi pendapatan keluarga yang semakin membengkak karena uang yang harusnya untuk membeli bahan pokok malah digunakan untuk membeli susu formula. Ditambah jika takaran berlebih bisa menyebabkan obesitas pada anak atau jika diencerkan akan mengakibatkan anak terdampak gizi buruk,” paparnya, sebagaimana dikutip dari Undip.ac.id (5/8/2022).

[Baca Juga: Disiplin Pegang Peranan Penting Sukses ASI Eksklusif]

Ia melanjutkan, terdapat penelitian di Asutralia yang mengungkapkan bahwa anak-anak yang mendapatkan pemberian ASI eksklusif memiliki IQ yang tinggi serta daya ingat yang baik. Bahkan pemberian ASI juga dapat membantu untuk peningkatan sistem imun untuk si bayi dan ini berasal dari cairan berwarna kuning yang keluar dari ASI yang bernama kolostrum. Inilah yang menjadi investasi bagi si bayi, karena kolostrum memiliki kandungan protein yang tinggi dan ini bila mengalir ke usus bayi maka dapat turut meningkatkan imun si bayi.

Selain itu, tentu saja dengan pemberian ASI ekslusif menurut dr. Yetty tercipta ikatan yang kuat antara anak dan ibu. “Teruntuk para ibu atau calon ibu, niatnya harus kencang jika sedang menyusui karena ASI adalah yang utama, yang terbaik, dan tak tergantikan. Jika ASI tidak keluar, bisa diupayakan dan diselesaikan dengan beragam solusi, bukan dengan mengganti ASI dengan susu formula. Jika menyerah untuk tidak memberikan ASI eksklusif itu sangat disayangkan karena hal ini merupakan anugerah dari Tuhan di mana saat hamil akan dibarengi dengan produksi ASI. Bagi ibu yang keluar ASI, menyusuilah sesering mungkin,” tambahnya.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.