Pakar Unair Sarankan Daun Meniran Sebagai Obat Alternatif PMK.jpg

Kesehatan

Pakar Unair Sarankan Daun Meniran Sebagai Obat Alternatif PMK

Akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Tanah Air, pemerintah saat ini terus meningkatkan upayanya dengan mengatasi penyakit itu dengan vaksinasi. Upaya ini tak terlepas dengan data yang dimiliki oleh pemerintah pada pekan ini yang disebut sudah ada 430.171 hewan ternak, mayoritas sapi, di Indonesia yang terkena PMK dengan 220.519 ekor yang sembuh dengan sisanya masih sakit, mati, dan ada yang telah dipotong dengan syarat khusus. Melihat kondisi ini, pakar kesehatan hewan Universitas Airlangga (Unair) memberikan resep obat alternatif bagi peternak yang hewannya terkena PMK.

Menurut Dosen D3 Paramedik Veteriner Fakultas Vokasi Unair Dony Crishmanto, drh., Msi., daun meniran yang memiliki nama latin Phyllanthus urinaria dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif untuk hewan yang terinfeksi PMK. Di mana selain melalui obat suntik atau vaksinasi, daun meniran mampu membantu meningkatkan potensi hewan ternak untuk kembali sehat dan ini tak terlepas dari kandungan antioksidan yang ada di dalam tanaman herbal itu.

Pakar Unair Sarankan Daun Meniran Sebagai Obat Alternatif PM K.jpg

“Untuk penyembuhan tetap membutuhkan suntikan, tetapi untuk meningkatkan metabolisme dapat menggunakan daun meniran,” tutur Dony dalam International Community Engagement, sebagaimana dikutip dari Unair.ac.id (26/7/2022).

Dosen Unair itu turut memaparkan metode pengolahan daun meniran agar bisa diberikan ke hewan ternak. Ini bisa dimulai dengan peternak mengumpulkan daun meniran dan menimbangnya sebanyak 30-60 gram. Lalu daun-daun itu direbus bersama tiga gelas air dan tak lupa ditambah dengan gula jawa secukupnya saja. Lalu tunggu sampai mendidih sampai air rebusannya hanya tinggal satu gelas saja atau sekitar 250 ml. Barulah diberikan ke hewan ternak dengan takaran 250 ml untuk sapi sedangkan kambing 150 ml dan ini untuk sekali minum. Dari sisi dosisnya, menurut drh Doni, untuk hewan ternak yang sakit diberikan dua kali sehari sedangkan untuk menjaga kesehatan hewannya, dosisnya cukup sehari sekali.

[Baca Juga: Peternakan Sapi Perah Greenfields Bebas PMK, Produkya Dipastikan Aman]

Lalu untuk luka atau lesi yang mucul di ambing serta puting hewan ternak akibat PMK, Dony memberikan tips bagaimana cara perawatannya. Untuk lesi di putting sapi perah yang disebabkan infeksi bisa dilakukan dengan mencampur larutan iodine dan glierin yang nantinya dimasukan ke gelas. Kemudian sebelum dan sesudah diperah, puting sapi bisa dicelupkan ke larutan tersebut. Sedangkan untuk luka di ambing, ini bisa dibersihkan serta disemprot dengan larutan povidone iodine di area lukanya.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.