Pakar Unair Ungkap Hubungan Pernikahan Dini dan Potensi Kanker Servik s.jpg

Kesehatan

Pakar Unair Ungkap Hubungan Pernikahan Dini dan Potensi Kanker Serviks

Indonesia disinyalir masuk ke dalam daftar 10 besar negara dengan kasus pernikahan dini terbanyak di dunia. Bahkan angka ini melejit ketika awal masa pandemi COVID, yakni di tahun 2020-2021 yang di mana Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pernah menyampaikan pada akhir Juni 2022 bahwa perkawinan anak melejit angkanya 300 persen bila dibandingkan tahun 2019. Tentu saja angka ini sangat mengkhawatirkan, mengingat terdapat potensi negatif dari pernikahan diri, baik dari sisi sosial hingga kesehatan. Untuk sisi kesehatannya, ancaman kanker serviks disebut dapat membayangi pihak perempuan yang menjalani pernikahan dini.

Peraturan mengenai pernikahan sebenarnya sudah diatur oleh pemerintah di UU Nomor 16 Tahun 2019 yang menegaskan bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun untuk kedua mempelai. Bila terjadi pernikahan di bawah ambang batas tersebut maka akan masuk kategori pernikahan dini. Namun aturan dari pemerintah ini tampaknya masih banyak tak diindahkan oleh masyarakat Tanah Air. Hal tersebut terbukti dengan selalu munculnya kabar viral mengenai pernikahan dini, contohnya yang terjadi pada Mei 2022 di Sulawesi Selatan yang di mana remaja usia 14 tahun menikahi pacarnya yang masih berusia 15 tahun dan sayangnya keduanya masih berstatus sebagai murid SMP.

Pakar Unair Ungkap Hubungan Pernikahan Dini dan Potensi Kanker Serviks.jpg

Kondisi ini turut disayangkan oleh Ketua Program Studi Spesialis 1 Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Dr. dr. Ernawati SpOG (K). Ia mengungkapkan gangguan kesehatan kepada istri yang menjalani pernikahan dini diawali dengan kehamilan yang bisa saja terjadi. “Secara reproduksi bisa saja pada usia empat belas tahun fungsi reproduksinya sudah berkembang, sudah mendapatkan haid pertamanya. Tapi ketika kehamilan terjadi pada remaja maka yang perlu dipikirkan adalah kesehatannya saat dia hamil,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Unair.ac.id (20/9/2022).

[Baca Juga: 4 Penyebab Stres Hadapi Persiapan Pernikahan dan Cara Mengatasinya]

Pada saat kehamilan di usia yang masih terbilang remaja ini menurut Ernawati meningkatkan risiko komplikasi ketika bayi di kandungan, contohnya terjadi preklamsia atau hambatan pertumbuhan bayi. Kemudian dari sisi alat reproduksinya, pihak perempuan yang melakukan fungsi seksualnya pada pernikahan dini sebenarnya terjadi ketika organnya belum matang dan di sinilah risiko kanker serviks meningkat. Kondisi ini terjadi ketika terdapat sel-sel di leher rahim yang berkembang secara tidak normal serta tak terkendali.

Oleh karena itulah, Pakar OBYGN Unair itu mendorong agar pernikahan dini sangat direkomendasikan tak terjadi. “Salah satu faktor risiko kanker serviks itu pernikahan dini jadi hubungan seks yang dilakukan terlalu awal,” imbuhnya


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.