Pameran Closure, Ajang Unjuk Karya Seni Rupa Mahasiswa UNJ

Berita Kawasan

Pameran Closure, Ajang Unjuk Karya Seni Rupa Mahasiswa UNJ

Senang melihat pameran seni rupa? Nah, masih ada kesempatan bagi Anda yang tertarik dengan pameran seni rupa untuk datang mengunjungi Taman Benyamin Sueb, Jatinegara, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, sedang berlangsung pameran seni rupa yang digelar Himpunan Mahasiswa (HIMA) Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta. Pameran yang bertajuk Closure ini dibuka sejak 2 Agustus 2019 dan akan berakhir pada 9 Agustus 2019.

[Baca Juga: Kunjungi Pameran di Museum Seni Rupa dan Keramik]

Pameran seni rupa ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apa pun alias gratis. Berbagai seni rupa hasil karya mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa tingkat akhir UNJ ditampilkan dalam pameran Closure. Ada delapan belas perupa dari Seni Rupa UNJ tersebut yang terlibat dalam pameran ini yang memang mengambil jalur penciptaan, di antaranya Adi Priyatna, Agung Mashudi, Ariffal Nur Arochman, Chelvi, Dwi Aji Susilo, Faris Farhan Faisal, dan lain-lain.

Pameran Closure, Ajang Unjuk Karya Seni Rupa Mahasiswa UNJ

Kurator dari pameran ini pun merupakan salah satu pengajar atau Dosen Prodi Pendidikan Seni Rupa UNJ Jeong Ok Jeon. Berdasarkan rilis yang diterima PingPoint.co.id dari salah satu perupa Adi Priyatna melalui pesan singkat, Jeong Ok Jeon telah merancang beberapa pameran seni berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, serta terlibat aktif dalam seni kontemporer Asia Tenggara, terutama yang bekerja untuk memberikan eksposur Internasional untuk seniman daerah di dalam dan di luar Indonesia.

Pameran Closure, Ajang Unjuk Karya Seni Rupa Mahasiswa UNJ

Pameran Closure menampilkan karya dalam bentuk seni rupa murni, desain produk, kerajinan, seni multimedia, serta desain komunikasi visual. Proses penciptaan karya yang ditampilkan dalam pameran Closure memakan waktu sekitar satu tahun. Mulai dari melakukan penelitian, mengembangkan ide, eksplorasi, eksperimen, dan pencarian bentuk akhir yang paling cocok untuk mengekspersikan menjadi ide yang baru. Proses penciptaan karya tersebut tentu bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan komitmen yang besar. Sehingga, tidak ada salahnya kan jika Anda mengapresiasi hasil karya seni rupa dari mahasiswa-mahasiswi Prodi Pendidikan Seni Rupa UNJ tingkat akhir dalam pameran Closure ini.

[Baca Juga: Pameran Dunia Dalam Berita Tawarkan Sejarah Seni Rupa Indonesia]

Selain pameran, ada juga rangkaian acara lainnya yang berupa diskusi, loka karya custom painting bersama Ornare Industry dan Rajut atau Crochet bersama Dayang dan Aprilia. Penasaran seperti apa hasil karya tugas akhir dari delapan belas perupa dari Prodi Pendidikan Seni Rupa UNJ?

Anda juga bisa mengintip ke akun Instagram kegiatan pameran Closure @closure.exhibition sebelum mengunjungi lokasi pameran.


Read More

Artikel Lainnya

Konser 36 Tahun Kahitna Sukses Hadirkan 2 Tema yang Pukau Penonto n.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser 36 Tahun Kahitna Sukses Hadirkan 2 Tema yang Pukau Penonton

09 August 2022, 18:22

Dengan menghadirkan dua tema yang berbeda dalam konsernya yang dibagi menjadi dua sesi, fans Kahitna berhasil dipukau pada akhir pekan kemarin.

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi.jpg

Kesehatan

Pakar RSND Sebut ASI Merupakan Investasi untuk Bayi

09 August 2022, 15:20

Dokter spesialis anak di RSND Kota Semarang memaparkan mengapa pemberian ASI eksklusif dapat menjadi investasi bagi bayi Anda.

Jelang 17 Agustus, Ini Cara Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Sura baya.jpg

Berita Kawasan

Jelang 17 Agustus, Ini Cara Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Surabaya

09 August 2022, 11:18

Walau perayaan HUT Kemerdekaan RI masih satu pekan lagi tapi suasana 17 Agustusan sudah mulai terlihat di Kota Surabaya dengan beberapa kegiatan.

Musisi Jalan Digandeng Melalui Beranda Kreatif Medan.jpg

Hobi dan Hiburan

Musisi Jalan Digandeng Melalui Beranda Kreatif Medan

08 August 2022, 17:15

Tak hanya para seniman serta band konvensional atau yang sudah memiliki nama saja yang diundang Pemko Medan ke Beranda Kreatif Medan, ternyata musisi jalanan juga turut digandeng.


Comments


Please Login to leave a comment.