Pamsimas, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Air Bersih

Properti dan Solusi

Pamsimas, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Air Bersih

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap masyarakat dapat mengelola sendiri kebutuhan air bersih mereka. Ditambah Hendi juga menekankan pentingnya air bersih dalam kehidupan masyarakat. Apalagi di dalamnya ada potensi ekonomi. Hal ini disampaikan Hendi pada saat meresmikan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kelurahan Banyumanik.

Namun hal yang patut Hendi sampaikan yaitu meski memiliki potensi ekonomi, pengelolaan Pamsimas tidak ditujukan untuk kepentingan komersial. Sebab pengelolaan Pamsimas tidak ditujukan untuk kepentingan komersial, sehingga pengelolaan Pamsimas harus dilakukan dengan gotong royong dan diniatkan untuk pengabdian pada wilayah. “Dengan begitu maka potensi ekonomi yang ada tidak justru menjadi potensi perselisihan antarwarga,” kata Hendi berdasarkan keterangan tertulis yang diterima oleh tim redaksi PingPoint.co.id, Sabtu (11/9/2021).

Hendi meminta iuran bulanan yang dibayarkan oleh pengguna air Pamsimas dapat digunakan kembali untuk biaya pemeliharaan pompa dan pipa. Dengan demikian, apabila terjadi kerusakan dapat langsung memperbaiki sendiri tidak bergantung pada pemerintah. “Pamsimas ini ada yang berhasil atau justru terjadi perselisihan. Kalau ingin kaya jangan mengelola Pamsimas. Pamsimas lebih kepada pengabdian kepada masyarakat. Iuran dipakai untuk saving, persiapan apabila permasalahan. Pipanya bocor, tidak perlu menunggu sampai tahun depan, menunggu bantuan pemerintah. Pompanya rusak tidak perlu menunggu bantuan pemerintah,” kata Hendi.

Pamsimas, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Air Bersih

Di sisi lain, Hendi berharap kehadiran Pamsimas dapat meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan oleh masyarakat setempat. Sebab sebelum ada Pamsimas, masyarakat memanfaatkan sumur di daerah perumahan yang berpotensi mengalami pencemaran. Hal tersebut lantaran letak sumur dan septictank yang berdekatan. “Pasti ada bakteri- bakteri yang masuk ke sumur tersebut. Kalau hanya untuk mencuci, insyallah masih aman, hanya kadang-kadang air itu digunakan untuk kegiatan memasak dan air minum,” ujar Hendi.

Program Hibah Khusus Pamsimas (HKP) menelan anggaran Rp306,825 juta, yang merupakan gabungan pendanaan dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) oleh Pemerintah sebesar Rp245 juta dan sisanya berangkat dari swadaya masyarakat. Dengan HKP total sambungan rumah bertambah dari sebelumnya 153 sambungan rumah yang akhirnya bertambah 195 rumah sehingga menjadi 350 sambungan rumah.

Pamsimas, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Air Bersih

Sementara itu, berdasarkan penelusuran kami di laman pamsimas.org bahwa Pamsimas telah menjadi salah satu program andalan nasional, baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses penduduk terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Sebagai pelayanan publik yang mendasar, berdasarkan UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah. Untuk mendukung kapasitas Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), Program Pamsimas berperan dalam menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non-fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.

Program Pamsimas dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat melalui keterlibatan masyarakat, baik perempuan dan laki- laki, kaya dan miskin, dan lain- lain, dan pendekatan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat (demand responsive approach). Kedua pendekatan tersebut dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan prakarsa, inisiatif, dan partisipatif aktif masyarakat dalam memutuskan, merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, mengoperasikan, dan memelihara sarana yang telah dibagun, serta melanjutkan kegiatan peningkatan derajat kesehatan di masyarakat termasuk di lingkungan sekolah.

Ruang lingkup Program Pamsimas mencakup lima komponen program antara lain

  1. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembangaan daerah dan desa
  2. Peningkatan perilaku higienis dan pelayanan sanitasi
  3. Penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum
  4. Hibah Insentif
  5. Dukungan teknis dan manajemen pelaksanaan program

Jadi bisa disimpulkan untuk mencapai akses universal air minum dan sanitasi di Indonesia dibutuhkan upaya bersama dari pemerintah pusat sampai dengan pemerintah daerah/ desa dan masyarakat, termasuk donor dan swasta (CSR). Pamsimas menjadi program air minum dan sanitasi yang dapat digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan untuk menjadi program bersama dalam rangka pencapaian akses universal air minum dan sanitasi di daerah/ pedesaan.


Read More

Artikel Lainnya

Penanjakan

Berita Kawasan

Sensasi 8 Derajat dan Sunrise yang (Nyaris) Tidak Terlihat di Penanjakan

21 September 2021, 21:09

Sejak dini hari, tempat ini sudah mulai dikunjungi masyarakat, beberapa bersama pasangan, keluarga, atau pun rekan-rekannya.

Desa Wisata Edelweis

Berita Kawasan

Desa Wisata Edelweis, Tempat Baru dengan Hamparan Bunga Abadi

21 September 2021, 20:08

Baru sekitar satu bulan disediakan café bagi pengunjung di tempat ini. Sebelumnya, tempat ini hanya berupa perkebunan saja.

Permudah Konsultasi Dokter Spesialis via Telemedicine, AlteaCare Resmi Dilunc urkan.jpg

Kesehatan

Konsultasi Dokter Spesialis via Telemedicine, AlteaCare Resmi Diluncurkan

21 September 2021, 19:07

Dengan menggandeng RS Mitra Keluarga, AlteaCare permudah pasien, khususnya dengan penyakit kronis, berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa perlu keluar dari rumah.

Laque Outfit 3.jpg

Kecantikan dan Fashion

Model Baju Kekinian Ala Drama Korea? Cek di Laque Outfit

21 September 2021, 18:08

Sedang mencari aneka outfit ala Drama Korea? Cobalah untuk melihat-lihat di Laque Outfit, sebuah toko Butik di Bandung.


Comments


Please Login to leave a comment.