Ilustrasi hunian 1.jpg

Properti dan Solusi

Pandemi Berdampak pada Tren Pencarian Hunian oleh Konsumen

Situasi pandemi yang mendorong keluarnya kebijakan bekerja dari rumah berdampak pada tren pencarian hunian oleh konsumen.

Hal ini ditunjukkan pada hasil survei berkala Rumah.com Consumer Sentiment Study pada bulan Oktober ini yang bekerjasama dengan lembaga riset Intuit Research Singapura. Survei ini melibatkan 1031 responden dari seluruh Indonesia.

Kebijakan perusahaan untuk menerapkan bekerja dari rumah membuat banyak orang menjadi sadar bahwa bekerja tidak harus di kantor atau tidak harus lagi tinggal di kota besar yang hiruk pikuk. Ini membuat pencarian properti oleh konsumen semakin merata keluar Jakarta.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menyebutkan lebih dari separuh atau sekitar 55 persen responden mengaku terpikir untuk mencari hunian di luar wilayah Jabodetabek jika bisa terus menjalani sistem bekerja dari rumah. Angka ini merupakan kenaikan dari 53 persen responden pada semester sebelumnya.

Ilustrasi hunian 2.jpg

Ada sejumlah wilayah yang akan dipertimbangkan jika para pencari rumah bisa tinggal di luar Jabodetabek.

“Yakni Jawa Barat dinyatakan oleh 46 persen responden, Bali dinyatakan oleh 22 persen responden, Yogyakarta dinyatakan oleh 21 persen responden, dan Jawa Tengah dinyatakan oleh 16 persen responden,” katanya.

Sementara persentase pencarian properti di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok berkurang 3 hingga 5 persen dibanding kuartal sebelumnya. Sebaliknya, pencarian di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bogor mengalami peningkatan 3 hingga 5 persen pada periode yang sama.

Perubahan tren ini bisa jadi terkait dengan situasi pandemi COVID-19 atau kebijakan bekerja dari rumah. Selain karena pembangunan infrastruktur di wilayah penyokong Jakarta serta penurunan dan stagnasi harga di kota atau kabupaten tersebut.

Marine Novita menambahkan bahwa konsumen Indonesia juga mulai menyadari akan pentingnya bermacam-macam fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen incaran mereka. Rumah ramah lingkungan bukan lagi hanya sekadar wacana namun dianggap bisa berdampak langsung terhadap penghematan dan kenyamanan.

[Baca Juga: Perumahan Green Eleven, Hunian Bernuansa Vila Melihat Gunung Semeru]

"Sebanyak sembilan dari sepuluh responden Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2 2021 merasa fitur-fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen yang mereka akan beli sangat penting. Kesadaran akan sustainable living ini muncul setelah konsumen merasakan manfaat dari berbagai fitur ramah lingkungan yang ditawarkan pada hunian-hunian yang mengusung konsep tersebut," ungkapnya.

Sebanyak 48 persen berharap fitur ramah lingkungan dapat mengurangi penggunaan listrik dan 40 persen berharap rumah yang ramah lingkungan itu mudah dijangkau angkutan umum.

Di sisi lain, hasil survei Rumah.com ini menunjukkan bahwa konsumen sudah kembali berminat untuk melakukan transaksi pembelian properti. Apalagi hunian merupakan kebutuhan pokok.

Beberapa pergeseran sentimen konsumen harus disikapi oleh pelaku industri. Baik para pengembang maupun kalangan perbankan. Masyarakat kini juga mempertimbangkan lebih sedikit faktor ketika mengambil pinjaman rumah namun faktor utama masih sama yaitu besaran angsuran, jangka waktu pinjaman dan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR). ***


Read More

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.