PLUIT-KAWASAN-TIPS BIJAK GUNAKAN KARTU KREDIT SAAT HARBOLNAS 2018-KIKI-1100 px X 600 px-03.jpg

Bisnis

Pandemi Mempercepat Perubahan Perilaku Konsumen Bertransaksi

Nilai transaksi e-commerce pada hampir semua kategori produk rata-rata mengalami kenaikan pada 2020 jika dibandingkan tahun 2019.

Pengguna metode pembayaran paylater pun meningkat selama pandemi.

Dari konsumen yang menyatakan pernah menggunakan paylater, 55 persen pengguna baru menggunakannya di saat pandemi. Selain untuk membeli kebutuhan mendesak atau berbelanja dengan cicilan pendek, sebanyak 41 persen konsumen memilih fitur paylater untuk mengontrol pengeluaran bulanan mereka.

Nilai pembelanjaan di e-commerce yang meningkat dan pembayaran dengan metode paylater yang makin diminati ditunjukkan dalam riset tahunan Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia 2021 Kredivo dan Katadata Insight Center yang dikeluarkan pada Juni 2021.

Pandemi Mempercepat Perubahan Perilaku Konsumen Bertransaksi Mulya Amri.jpg

Data primer 10 juta sampel transaksi dari enam pelaku e-commerce terbesar Indonesia bulan Januari-Desember 2020 yang diperkuat dengan survei online dipercaya dapat memberikan gambaran langsung mengenai industri e-commerce di Indonesia.

Riset ini menunjukkan juga sejumlah temuan menarik. Di antaranya:

  1. Peningkatan rata-rata nilai transaksi secara konsisten di hampir semua kategori produk karena konsumen yang bergeser ke pembelanjaan secara online. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap transaksi digital walaupun belum merata di beberapa wilayah.
  2. Konsumen yang berusia lebih tua semakin nyaman berbelanja online. Generasi X, yakni kelompok usia 36-45, mengalami peningkatan jumlah transaksi berbelanja online dari 13 persen pada 2019 menjadi 19 persen pada 2020 di tengah dominasi gen Z dan milenial.
  3. Pandemi ubah preferensi belanja konsumen saat bertransaksi online. Konsumen membeli produk yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi belanja produk non pokok. Hal ini terlihat dari penurunan volume transaksi produk fashion, yakni 30 persen di tahun 2019 menjadi 22 persen di tahun 2020. Sedangkan peningkatan signifikan di kategori produk peralatan rumah tangga, isi ulang pulsa dan voucher, serta makanan.
  4. Promosi dan festival belanja online masih efektif tarik konsumen untuk berbelanja. Hari Belanja Online Nasional (12.12) dan festival belanja tanggal kembar seperti 9.9 dan 11.11 terbukti masih efektif dalam menarik konsumen untuk berbelanja. Jumlah rata-rata transaksi pada tanggal 11.11 dan 12.12 tahun 2020 meningkat hingga 3 kali rata-rata transaksi harian tahun 2020.
  5. Paylater berpotensi semakin diminati sebagai pembayaran pilihan yang cepat, aman, dan nyaman. Paylater diperkirakan menjadi salah satu pembayaran digital yang tumbuh paling cepat di e-commerce dalam satu tahun terakhir.

Studi ini menunjukkan bahwa hampir 90 persen konsumen menyadari bahwa paylater merupakan sebuah opsi pembayaran. Mereka yang sudah menggunakan paylater sangat puas dan 50 persen di antaranya berencana menggunakan paylater lebih sering daripada sebelumnya.

Pandemi Mempercepat Perubahan Perilaku Konsumen Bertransaksi Indina.jpg

Menurut VP Marketing and Communications Kredivo Indina Andamari, pandemi menjadi faktor yang mengubah banyak hal dalam keseharian. Termasuk dalam perilaku bertransaksi.

Dia mengatakan, “Pandemi telah mengubah banyak hal dalam keseharian kita, termasuk perilaku kita saat bertransaksi digital. Riset yang dilakukan Kredivo Bersama Katadata Insight Center tahun ini memperkuat kesimpulan kami bahwa adopsi e-commerce akan terus meningkat tiap tahunnya. Di samping meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap e-commerce, pandemi juga mendorong masyarakat untuk berpindah ke transaksi digital.”

“Riset pada tahun ini menunjukkan bahwa pandemi juga berdampak pada akselerasi penggunaan paylater menjadi metode pembayaran pilihan yang cepat, mudah, dan aman di e-commerce,” tambahnya.

[Baca Juga: Masih Banyaknya Fintech yang Tidak Terdaftar di OJK]

Expert Panel Katadata Insight Center (KIC) Mulya Amri menyebutkan bahwa data Kredivo yang diteliti memberi gambaran secara dekat terkait perubahan maupun dampak yang terjadi pada industri e-commerce dari tahun 2019 ke tahun 2020 di tengah pandemi saat ini.

Dia menjelaskan bahwa riset ini memiliki keunggulan dalam penggunaan data. “Melalui pendekatan bottom up yang berdasarkan data primer, riset ini hadir sebagai pelengkap dari laporan atau riset yang selama ini hanya menggunakan pendekatan makro atau analisis top down, tanpa menganalisis perilaku konsumen e-commerce secara lebih komprehensif,” terangnya.

Pandemi membawa banyak perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena itu menjadi penting untuk bisa mempelajari tren dan perilaku konsumen online bukan hanya bagi pelaku industri e-commerce. Tetapi juga bagi para pelaku industri digital lainnya.

Pandemi Mempercepat Perubahan Perilaku Konsumen Bertransaksi Bima Laga.jpg

“Kita sadari pandemi membawa banyak perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari. Jadi memang penting untuk bisa mempelajari tren dan perilaku konsumen online. Bukan hanya bagi pelaku industri e-commerce tapi juga para penyedia layanan digital pendukung ekosistem e-commerce seperti fintech. Industri digital memang ditantang untuk terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan konsumen. Seiring meningkatnya popularitas e-commerce maupun paylater sebagai metode pembayaran selama setahun terakhir. Kami berharap riset Kredivo ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi digital negeri ini lebih cepat lagi,” kata Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga.

[Baca Juga: Kinerja Transaksi tiket.com Melonjak Tajam di Kuartal I Tahun 2021]

Riset ini menggunakan data primer pengguna Kredivo yang tersebar di 34 provinsi dan dari lima kelompok umur dan pendapatan serta ditentukan berdasarkan random sampling.

Penelitian dilakukan pada kuartal 1 tahun 2021 tersebut juga menganalisa profil dan tipe-tipe konsumen yang berbelanja online dari pelbagai aspek. Termasuk gender, umur, dan lokasi, hingga menggali lebih jauh jenis-jenis produk yang dibeli oleh konsumen.

Sedangkan perilaku pembayaran konsumen dianalisis secara khusus dengan menggunakan data yang diperoleh dari survei online yang berlangsung pada tanggal 26-30 Maret 2021 dengan 3.560 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.


Read More

Artikel Lainnya

Rayakan HUT ke-432, Warga Kota Medan Disajikan Hiburan Hingga Pemecahan Rekor Muri.jpg

Berita Kawasan

Rayakan HUT ke-432, Warga Kota Medan Disajikan Hiburan Hingga Pemecahan Rekor Muri

04 July 2022, 15:35

Pada pekan kemarin warga Kota Medan melihat langsung berbagai rangkaian perayaan HUT ke-432 Kota Melayu Deli yang berisi hiburan, termasuk menyaksikan langsung wali kotanya manggung!

Wow! Westlife Siapkan Konser Tambahan di Surabaya dan Sentul pada September 202 2.jpg

Hobi dan Hiburan

Wow! Westlife Siapkan Konser Tambahan di Surabaya dan Sentul pada September 2022

04 July 2022, 13:33

Setelah pengumuman tiket konser Westlife The Wild Dreams Tour di 11 Februari 2023 ludes terjual, ternyata boyband asal Irlandia itu akan menggelar konser tambahan lebih cepat di Indonesia pada tahun ini!

asuransi_anak_1.jpg

Kesehatan

Begini Langkah Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Anak

04 July 2022, 13:00

Para orang tua tentu akan merasa lebih tenang jika buah hati kesayangannya telah memiliki proteksi kesehatan sejak dini.

Dear Orangtua, Pendaftaran PPDB SD Kota Depok 2022 Mulai Hari Ini.jpg

Pendidikan

Dear Orangtua, Pendaftaran PPDB SD Kota Depok 2022 Mulai Hari Ini

04 July 2022, 10:32

Bagi Anda yang memiliki buah hati yang memasuki usia sekolah SD maka persiapkan segala dokumen yang dibutuhkan mulai hari ini untuk pendaftaran PPDB.


Comments


Please Login to leave a comment.