Di Bekasi Jam Operasional Toko Swalayan Dibatasi

Kesehatan

Pasar Swalayan Berisiko Jadi Tempat Penyebaran COVID-19

Di beberapa wilayah di Indonesia ramai terdengar kabar bahwa mal atau pusat perbelanjaan akan kembali beroperasi. Hal itu didasari pada kebijakan new normal yang digaungkan pemerintah pusat pasca penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kalaupun resmi dibuka kembali, tentunya ada beberapa prosedur yang harus dipatuhi oleh masyarakat yang ingin mengunjungi pusat perbelanjaan. Pasalnya di beberapa negara, pusat perbelanjaan masih menjadi tempat yang berisiko tinggi menyebarkan COVID-19.

[Baca Juga: Joging dan Bersepeda Tinggi Risiko Penularan COVID-19]

Tidak hanya disebabkan oleh kerumunan banyak orang, namun beberapa faktor seperti kemasan makanan yang ada di pusat perbelanjaan juga turut membantu penyebaran virus ini. Sebab menurut beberapa penelitian seperti yang dilansir dari theatlantic.com, virus Corona SARS-CoV-2 dapat menempel pada kemasan makanan karton selama sehari, dan pada plastik selama beberapa hari.

Terlebih, kemasan makanan merupakan objek yang paling sering disentuh oleh banyak orang di dalam sebuah pusat perbelanjaan. Meski begitu, penularan COVID-19 melalui kemasan makanan ini dapat dihindari dengan cara rajin mencuci tangan untuk menghilangkan virus yang menempel.

Yang sulit dihindari justru ketika kita mendapati seseorang yang batuk di dalam pusat perbelanjaan. Sebab sejauh ini, menurut Badan Kesehatan Amerika Serikat, cara penularan utama virus corona adalah melalui droplets atau tetesan air liur dari orang yang positif terinfeksi. Nah, penyebaran droplets tersebut sering kali dikaitkan dengan batuk atau bersin. Penggunaan masker pun sangat dianjurkan untuk menghindari penularan COVID-19 yang disebabkan oleh batuk dari seseorang.

“Jika pelanggan batuk atau bersin di dekat seorang karyawan saat antrean, kemungkinan penularan virus melalui percikan pernapasan juga tinggi,” kata Brandon Brown, seorang profesor di UC Riverside yang telah mempelajari penyakit menular.

[Baca Juga: Tengok Kasus Negara Lain, 5 Tempat Ini Risiko Tinggi Penularan COVID-19]

Pegawai Rentan Tertular

Selain menyiapkan protokol agar para pengunjung mal tidak tertular COVID-19, pengelola pusat perbelanjaan juga harus tetap memerhatikan kesehatan para pegawainya. Terlebih para pegawai yang sering berhubungan langsung dengan konsumen seperti kasir.

Seperti yang diketahui, kasir berdiri hanya beberapa meter dari ratusan pelanggan dalam sehari. Selain itu, mereka juga harus memeriksa belanjaan konsumen serta harus menerima uang yang disentuh pelanggan di mana dalam objek tersebut rentan menempel virus.

Ada baiknya pengelola pusat perbelanjaan selalu memastikan kebugaran setiap karyawan, memperhatikan kebersihan gerai, serta selalu menyiapkan sarung tangan dan masker bagi para karyawannya.


Read More

Artikel Lainnya

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.


Comments


Please Login to leave a comment.