BEKASI-KAWASAN-KARTU SEHAT KOTA BEKASI MASIH AKTIF DAN BISA DIGUNAKAN-KIKI-1100 px X 600 px-02.jpg

Kesehatan

Patahkan Isu, Kartu Sehat Kota Bekasi Masih Bisa Digunakan

Salah satu program pemerintah untuk para warganya agar mendapatkan akses kesehatan yang lengkap adalah Kartu Sehat. Pemerintah Kota Bekasi memfasilitasi warga Kota Bekasi dengan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) sejak tahun 2017. Melansir dari metro.tempo.co (7/1/2019), anggaran pemerintah yang digunakan untuk mendukung fasilitas Kartu Sehat ini capai Rp90 miliar pada tahun 2017, kemudian naik menjadi Rp263 miliar di tahun 2018. Anggaran tersebut rupanya belum termasuk RSUD Kota Bekasi yang mencapai Rp100 miliar.

Karena anggaran untuk fasilitas kesehatan masyarakat ini terus membengkak, beberapa kali pemkot mengubah regulasi pemakaian kartu. Bukan hanya itu, rupanya memasuki tahun 2019, masih ada warga Kota Bekasi yang belum pernah merasakan fasilitas ini.

Seperti temuan Wali Kota Bekasi Dr. Rahmat Effendi saat sedang menemui warga yang mengantri untuk membuat Kartu Sehat di area Wali Kota. Tak butuh waktu lama, ia segera membantu para warga agar dapat menerima Kartu Sehat dengan cepat. Benar saja, atas instruksi Rahmat sebagai Wali Kota, Kartu Sehat warga yang mengantre hari itu langsung jadi dalam waktu 10 menit.

[Baca Juga: Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bekasi Siap Fasilitasi Promosi UMKM]

Melansir dari laman resmi Kota Bekasi, bekasikota.go.id (7/1/2019), pada saat pertemuannya dengan warga ia juga sempat meluruskan berita buruk yang beredar mengenai Kartu Sehat. Menurutnya Kartu Sehat hingga kini saat masih aktif dan berlaku di beberapa Rumah Sakit Swasta yang ada di Kota Bekasi.

“Tidak ada rumah sakit yang menolak Kartu Sehat seperti informasi yang beredar luas. Warga harus bijak memilih berita, jangan sampai termakan berita hoaks,” kata Rahmat Effendi di depan para warga. Ia juga menjelaskan mengenai tata cara penggunaan Kartu Sehat, jika warga mengalami sakit yang tergolong ringan seperti, pusing, demam, batuk, dan flu, datang ke Puskesmas terdekat.

Wali Kota Bekasi dalam Pertemua dengan Warga tentang KS-NIK

Namun jika penyakit yang diderita membutuhkan penanganan lebih, dapatkan rujukan dari Puskesmas untuk mengunjungi rumah sakit atau jika sakit parah dan kritis, warga bisa langsung datang ke UGD rumah sakit. Hal serupa juga dijelaskan oleh Wakil Wali Kota Tri Adhianto Tjahyono pada sambutan sholat jumat di Masjid Jami Al-Mutaqqin, Pondok Melati. Tri menjelaskan kepada warga yang masih memegang Kartu Sehat dengan masa berlaku 2017 dan 2018, tidak perlu diperpanjang.

[Baca Juga: Ulurkan Tangan pada Anak Jalanan di Kota Bekasi]

Menurutnya, Kartu Sehat tersebut masih berlaku hingga lima tahun mendatang. Walau begitu, Tri juga menambahkan akan ada perbaikan mekanisme agar lebih efektif dan efisien. “Untuk mengoptimalkan kartu tersebut, kami masih dalam tahap perpanjangan kerja sama dengan beberapa rumah sakit swasta di Kota Bekasi,” kata Tri di harapan para warga (4/1/2019).

Selain itu, warga juga bisa memanfaatkan ambulance yang siap dihubungi 24 jam di layanan Patriot Quick Respone 1500 444.

Read More


Artikel Lainnya

MMA Ajak Startup Indonesia Ikut Penghargaan Smarties

Bisnis

MMA Ajak Startup Indonesia Ikut Penghargaan Smarties

20 June 2019, 10:00  |  11 Views

MMA sebentar lagi menggelar penghargaan Smarties, asosiasi ini mengajak pengusaha lokal di Indonesia untuk ikut dalam perhelatan tersebut.

Mengenal Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

Kesehatan

Mengenal Kanker Otak Seperti yang Diderita Agung Hercules

20 June 2019, 11:00  |  13 Views

Kanker masih jadi penyakit yang menyeramkan di Indonesia. Kenali kanke rotak lebih dalam agar bisa ditangani dengan tepat.

Ayo Persiapkan Diri di Kelas Berlari MILO

Berita Kawasan

Ayo Persiapkan Diri di Kelas Berlari MILO

20 June 2019, 09:00  |  9 Views

Kelas Berlari MILO merupakan wadah bagi para peserta khususnya pelari pemula untuk mempersiapkan diri mengikuti MILO Jakarta International 10K.

Pemkot Jaktim dan PT JIEP Bekerjasama Memajukan Wilayah Jakarta Timur

Berita Kawasan

Pemkot Jaktim dan PT JIEP Kerjasama Majukan Wilayah Jakarta Timur

20 June 2019, 12:00  |  4 Views

Pemkot Jaktim menerima audiensi PT. JIEP pada 17 Juni 2019. Kedua pihak membahas penataan kota demi bersama memajukan wilayah kota Jakarta Timur.


Comments


Please Login to leave a comment.