Paving Block Dari Campuran Sampah Plastik Ramah Lingkungan Ciptaan Udinus

Properti dan Solusi

Paving Block dari Campuran Sampah Plastik Ciptaan Udinus

Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menciptakan paving block menggunakan campuran sampah plastik saat sosialisasi workshop oleh tim Kedaireka Paving Block Campuran Plastik kepada mahasiswa dan masyarakat. Workshop dihadiri peserta yang terdiri atas mahasiswa Fakultas Teknik Udinus, masyarakat Pendrikan Kidul, dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI).

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya berbagi ilmu pada masyarakat sekaligus mengenalkan adanya paving block campuran plastik yang lebih ramah lingkungan. Mengajarkan mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Dewa Kusuma Wijaya MSc sebagai Tim Kedaireka Paving Block Campuran Plastik. Demikian penelusuran tim Redaksi PingPoint.co.id, Selasa (28/12/2021) di laman dinus.ac.id.

[Baca Juga: Omzet Pengrajin Batu Bata di Sumatera Utara Menurun Karena Pandemi]

Proses pembuatan paving block campuran plastik meliputi plastik cacah, pasir, dan abu batu sampai homogen dicampurkan dengan komposisi yang bervariasi tergantung kuat tekan paving block yang dikehendaki. Komposisi aman yang digunakan antara 1-8 persen dari total massa agregat yang batas maksimumnya 12 persen.

“Pembuatan paving block campuran plastik dilakukan dalam enam tahap dimulai dari pencacahan material plastik cacah menjadi seukuran 9 mm. Hingga dicetak menggunakan mesin press hydraulic- vibro press yang memiliki tekanan minimal dua ton,” jelas Dewa Kusuma yang sekaligus dosen S-1 Teknik Biomedis Udinus.

[Baca Juga: 3 Besar 2020: Brand Penyumbang Sampah Plastik Terbanyak Sedunia]

Dewa Kusuma memaparkan dalam riset yang dilakukan bahwa jumlah sampah plastik di laut Indonesia menduduki peringkat ke-2 setelah Cina. Hal memprihatinkan itu diperkirakan berjumlah 10 persen dari total sampah plastik di seluruh dunia atau setara dengan 1,29 juta metric ton. “Penelitian tentang aspal modifikasi menggunakan polimer ini telah dilakukan sejak tahun 2004 dan atas inisiasi dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan berlanjut kembali pada awal tahun 2017,” papar Dewa Kusuma

Sebelumnya Udinus juga telah melakukan pemanfaatan sampah plastik untuk campuran bahan aspal jalan. Penggunaan aspal plastik tersebut sudah dilakukan di beberapa wilayah seperti Pendrikan Kidul, Gempol, dan Makassar pada tahun 2020. Di sisi lain, Ketua tim Kedaireka Paving Block Campuran Plastik Dr Ir Dian Retno Sawitri MT menyampaikan program kedaireka memperoleh hibah sekitar Rp1,6 miliar.

kbmi udinusOK3.jpg

Hibah tersebut dimanfaatkan oleh Udinus untuk alat pembuatan paving block campuran plastik dan aplikasi resiq.id untuk melakukan pemasaran. Pembuata paving block ini sudah sesuai dengan Standar Nasilnal Indonesia (SNI) dengan keunggulan adanya bahan yang ramah lingkungan. Memanfaatkan sampah plastik yang tidak memiliki nilai ekonomis. Sehingga tujuan workshop ini memberikan wawasan mengenai pembuatan paving block dengan campuran plastik dan berbagai manfaatnya.

[Baca Juga: Marimas Manfaatkan Sampah Plastik Bangun Taman Ecobrick di Semarang]

Sementara itu, Udinus adalah universitas swasta terkemuka berstatus terakreditasi institusi “A”di Kota Semarang. Udinus telah memiliki lima fakultas yaitu Ilmu Komputer, Ekonomi, Bahasa dan Sastra, Kesehatan Masyarakat, dan Teknik. Untuk Fakultas memiliki 10 program studi, baik jenjang D3, S1, dan S2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki tiga program studi jenjang S1 dan S2. Fakultas Bahasa dan Sastra memiliki tiga program studi jenjang S1. Fakultas Kesehatan Masyarakat memiliki tiga program studi jenjang D3 dan S1. Fakultas Teknik memiliki tiga program studi jenjang S1

Untuk terus berupaya meningkatkan mutu, pada tanggal 5 Juli 2002 Udinus menambah dua program studi lagi yakni Teknik Industri di Fakultas Teknik dan Program Pascasarjana Magister Komputer. Udinus sendiri saat ini juga berstatus Kampus Merdeka dan berlokasi di Kampus Utama Jalan Imam Bonjol No. 207 Semarang dan Kampus Kedua tak jauh dari kampus utama berada di Jalan Nakula I No. 5-11 Semarang. Untuk informasi lebih lanjut, pointers bisa hubungi kampus utama di nomor (024) 351 7261 dan kampus kedua di nomor (024) 352 0165


Read More

Artikel Lainnya

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi.jpg

Bisnis

Jelang Imlek 2022, Ini Curhatan Pengrajin Barongsai di Tengah Pandemi

18 January 2022, 16:06

Walau menjelang perayaan Imlek 2022, pengrajin barongsai di Kota Tangerang mengaku kesulitan menjual produknya akibat pandemi COVID-19.

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu .jpg

Pendidikan

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogyakarta Dirikan Tugu

18 January 2022, 15:01

SMPN 6 Yogyakarta menghadirkan tugu khusus dengan tujuan menggaungkan budaya literasi di sekolahnya.

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun.jpg

Pendidikan

Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar Tantangan Baca Jakarta 4 Kali Setahun

18 January 2022, 14:02

Dengan tujuan semakin mendorong geliat minat baca di Ibu Kota, program tantangan Baca Jakarta di tahun 2022 ini siap digelar lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad.jpg

Pendidikan

Bahas Kampus Merdeka, Mendikbudristek Temui Mahasiswa Unpad

18 January 2022, 13:03

Mendikbudristek Nadiem pada pekan ini berkunjung ke Unpad untuk membahas mengenai penerapan program MBKM di universitas negeri tersebut.


Comments


Please Login to leave a comment.