Pedagang Nasi Kapau di Kawasan Senen Dipindahkan

Kuliner

Pedagang Nasi Kapau di Kawasan Senen Dipindahkan

Bila membahas mengenai salah satu kuliner yang khas di kawasan Kecamatan Senen Jakarta Pusat, tentu saja pusat penjualan nasi Kapau yang menjajakan dagangannya di Jalan Kramat Raya masuk ke dalam kategori ini. Namun setelah puluhan tahun berjualan di sisi jalan tersebut, mereka pun harus siap untuk meliburkan sementara usahanya selama beberapa hari. Pasalnya, para pedagang kuliner ini tengah bersiap untuk direlokasi.

Para pedagang nasi Kapau disebut sudah mulai membereskan dagangannya sejak 5 September 2019. Sehingga untuk sementara waktu, pemandangan serta aroma masakan Sumatera Barat yang biasanya menjadi ikon khas saat Anda melewati Jalan Kramat Raya tidak akan terlihat dulu.

Pedagang Nasi Kapau di Kawasan Senen Dipindahkan

Jadi yang biasanya Anda dapat melihat jajaran baskom yang berisi gulai sayur nangka, gulai tunjang, gulai cincang, gulai bebek, hingga sambal lado hijau yang menggugah selera di area Jalan Kramat Raya hingga 9 September akan “libur” sementara hingga proses pemindahan rampung. Di mana tempat relokasinya pun tidak jauh dari lokasit mereka berjualan sebelumnya, yakni di bagian belakang area Food Street Kramat.

[Baca Juga: Menikmati Olahan Daging Sapi di Matraman]

Proses penertiban dan relokasi ini disebut dilakukan karena Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan segera melakukan proyek pelebaran trotoar. Hal ini dilakukan atas dasar Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 dengan salah satu poinnya adalah mendorong peralihan ke moda transportasi umum dan meningkatkan kenyamanan berjalan kaki melalui percepatan pembangunan fasilitas pejalan kaki di 25 ruas jalan protokol, arteri dan penghubung.

Atas instruksi tersebut maka akses pejalan kaki di Jalan Kramat Raya pun akan diperlebar. “Trotoarnya bakal diperlebar seperti di Cikini, Wahid Hasyim. Kramat jadi lebih lebar nanti,” ujar Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, sebagaimana dikutip dari antaranews.com (6/9/2019).

[Baca Juga: Menikmati Lemang Khas Minang di Kramat Raya]

Proses relokasi ini tentu saja tidak disambut secara positif oleh semua pedagang nasi Kapau yang sudah berjualan di area Jalan Kramat Raya selama puluhan tahun. Salah satunya diungkapkan oleh Budi yang berjualan nasi Kapau semenjak tahun 1994 di sini. Sebagaimana dilansir dari jakarta.tribunnews.com (6/9/2019), Budi menyebut, ia sudah bersusah payah dalam membangun usaha nasi Kapaunya agar dapat pelanggan setia, sehingga disinyalir dengan pemindahan ini ia khawatir akan kehilangan para pelanggan tersebut.

Read More

Artikel Lainnya

5 Pilihan Busana Pantai untuk Pesta di Pinggir Kolam Renang

Kecantikan dan Fashion

5 Pilihan Busana Pantai untuk Pesta di Pinggir Kolam Renang

09 August 2020, 15:00

Tentunya Anda tidak bisa hanya mengenakan kaus kebesaran malas yang biasa dipakai di rumah. Penutup baju renang harus fungsional, ringan, dan nyaman, tetapi bukan berarti tidak bisa bergaya.

Mengenali Batasan OCD yang Makin Samar di Tengah Pendemi

Kesehatan

Mengenali Batasan OCD yang Makin Samar di Tengah Pendemi

09 August 2020, 09:00

Di manakah dokter menarik garis batas antara kewaspadaan agar tidak tertular virus corona dan gangguan obsesif-kompulsif yang bisa berbahaya?

Pentas Virtual Saksikan Aksi Budayawan Modern dalam Dongeng Ala Cinta Jiwo

Hobi dan Hiburan

Pentas Virtual: Saksikan Aksi Budayawan Modern dalam Dongeng Ala Cinta Jiwo

08 August 2020, 19:00

Bersama beberapa seniman pendukung, Sujiwo Tejo menghadirkan eksperimental pewayangan dalam sensibilitas kontemporer melalui dongeng sastra yang atraktif.

100 Kolaborator dan 150 Sukarelawan Rayakan Hari Hutan Indonesia

Berita Kawasan

100 Kolaborator dan 150 Sukarelawan Rayakan Hari Hutan Indonesia

08 August 2020, 15:00

Para Kolaborator ini bergotong royong menyiapkan platform dengan berbagai materi audio visual menarik untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta masyarakat Indonesia pada hutan.


Comments


Please Login to leave a comment.