Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

Pendidikan

Pelaku Industri Diharapkan Terlibat Aktif Dalam Pendidikan Vokasi

Sektor industri tentu membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas, tidak saja dari keilmuan, namun tak luput juga dari penguasaan keterampilan dan sikap dalam bekerja. Kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) industri berkualitas, diharapkan bisa dipasok dari jalur pendidikan khususnya yang berbasis kejuruan atau vokasi, baik itu di tingkat menengah maupun pendidikan tinggi.

Langkah strategis ini dimaksudkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan dunia industri saat ini. “Kami sedang gencar membentuk link and match antara lembaga pendidikan vokasi dengan dunia industri. Hal ini sesuai implementasi roadmap Making Indonesia 4.0,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S.A Cahyanto, pada rilis yang diterima PingPoint.co.id (7/8/19).

[Baca Juga: Warga Binaan Lapas Cipinang dapat Pelatihan Soft Skill Vokasi UI]

Dalam acara Peluncuran Kelas Industri Alat Berat di PT. Komatsu Indonesia, Eko menyampaikan apresiasinya kepada PT. Komatsu Indonesia yang telah membuka kelas vokasi untuk pendidikan sektor manufaktur alat berat. “Komatsu berhasil menyusun tiga kompetensi keahlian yang khusus, yakni tentang pengelasan, perakitan, dan pengecoran. Ini merupakan sebagian dari 35 kompetensi yang telah difasilitasi Kemenperin dalam modul kurikulum keahlian,” tambahnya.

Komatsu ialah salah satu perusahaan yang ikut terlibat dalam kegiatan pendidikan vokasi yang diinisiasi oleh Kemenperin sejak tahun 2017, yaitu program link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri. Hingga kini Komatsu membuka kelas vokasi dan mampu menjaring sebanyak 35 SMK di Pulau Jawa.

[Baca Juga: Roadshow Festival Vokasi Teman Disabilitas Berakhir di Jakarta]

“Dengan didukung oleh SDM yang mumpuni, kami yakin bahwa industri kita akan lebih produktif, inovatif, dan kompetitif. Terlebih, industri manufaktur merupakan penggerak utama perekonomian nasional. Salah satunya ditopang dari industri alat berat,” ungkap Eko.

Insentif Pengembangan Pendidikan Vokasi

Untuk meningkatkan peran industri dalam pengembangan pendidikan vokasi industri, Kemenperin telah mengusulkan pemberian insentif berupa pengurangan penghasilan kena pajak sebesar 200% dari total biaya yang dikeluarkan perusahaan. Insentif fiskal ini diberikan bagi sektor industri yang melakukan kegiatan pembinaan dan pengembangan pendidikan vokasi.

Kebijakan insentif tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 Tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan. “Aturan ini diyakini dapat memberikan perubahan dalam pengembangan pendidikan vokasi industri di Indonesia. Kami pun berberharap industri dapat memanfaatkan insentif tersebut,” imbuh Eko.

[Baca Juga: Astra Bangun Kampus Politeknik Berbasis Industri di Bekasi]

“Di setiap sekolah akan ada 35 siswa yang ikut program ini, sehingga setiap tahunnya akan lulus sekitar 1.225 siswa yang akan bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor industri alat berat,” papar Direktur Utama PT Komatsu Indonesia Pratjojo Dewo. PT Komatsu Indonesia telah menjalankan program pendidikan vokasi link and match sebagai bentuk komitmen dalam rangka menyiapakan siswa SMK agar siap kerja di sektor industri alat berat.

Sebelum peluncuran kelas Komatsu, dilakukan uji coba pembelajaran dan praktik kerja di Pusat Pelatihan Komatsu Indonesia yang diikuti sebanyak 508 siswa SMK sejak April 2018 sampai Juli 2019. “Pada tahun 2018, Komatsu telah menyerap 281 siswa sebagai tenaga kerja dari 345 siswa yang mengikuti program ini. Semoga langkah ini diikuti perusahaan lain dalam menyiapkan SDM industri kompeten,” tutup Pratjojo.

Read More

Artikel Lainnya

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

Bisnis

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

20 September 2019, 13:00  |  8 Views

Untuk mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia, Kemenperin kembali menggelar kompetisi fesyen untuk IKM dimulai dengan gelaran road to MOFP di Bandung dan Semarang.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

Pendidikan

Songsong Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Digitalisasi Sekolah

20 September 2019, 12:00  |  10 Views

Kemendikbud memberikan bantuan berupa peralatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mempersiapkan sekolah songsong Revolusi Industri 4.0.

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

Berita Kawasan

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

20 September 2019, 11:00  |  7 Views

Mendekati musim penghujan, Pemkot Jakarta Selatan mulai melakukan beberapa langkah persiapan. Apa saja yang dilakukan?

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

Properti dan Solusi

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

20 September 2019, 10:00  |  13 Views

Ragam kaktus hias dapat membuat ruangan rumah menjadi menarik. Agar berusia panjang, ada sejumlah cara merawat kaktus hias dengan tepat.


Comments


Please Login to leave a comment.